Youth Love

Youth Love
eps 38


__ADS_3

...Biasakan like setelah membaca...


Anggia menatap kesal saat Millie dan Rafael kembali berangkat ke sekolah bersama, Bahkan Rafael menuntun tangan Millie dan mengantarkannya ke kelas membuat para wanita iri


"Kenapa muka lo? " Millie dengan senyum smirk nya berhenti di meja Anggia


"Apaan sih gak jelas deh" ketus Anggia


"Lo pikir Rafael kayak bocah yang gampang terpengaruh? itu gunanya lo harus pacaran sama orang yang dewasa" sebelum pergi Millie mengambil handphone Anggia dari saku depannya


"Hei.. kembaliin HP gue" Anggia berusaha mengambil handphonenya


"Kita liat ada apa di dalem HP lo" Millie membuka handphone Anggia yang tidak memakai pasword


Dalam galeri nya benar saja ada foto foto Millie yang tersebar di sekolah juga fotonya ketika menyuapi Aldi, banyak juga foto foto orang lain yang sepertinya akan di cepukan juga oleh Anggia


Anggia selalu menggertak orang orang yang dia ketahui aibnya agar orang tersebut tidak berani macam macam padanya, Millie menekan tombol format dan dalam hitungan detik segala yang ada di handphone Anggia hilang dan handphonenya kosong sekarang


"Nih.. gue balikin jangan gitu lagi ya, jadi anak baik" ucap Millie memberikan handphonenya lalu berjalan melewati Anggia


"Millie.. kenapa lo hapus semuanya? lo keterlaluan" teriak Anggia membuat mereka berdua jadi perhatian teman temannya yang lain


"Karena HP lo isinya sampah, dan kalian yang aibnya ada di HP dia tenang aja gue udah hapus semua fotonya" ucap Millie


Karena marah dan merasa di permalukan Anggia melemparkan kursi kearah Millie, Millie berbalik menendang kursi itu hingga patah dan tergolek di lantai


"Jangan sampe kepala lo yang gue bikin remuk dan satu lagi.. lo beruntung gue gak ngaduin kelakuan lo sama orang tua lo" ucap Millie lalu pergi


Anggia kembali ke kursinya bagaimanapun dia menyembunyikannya tetap saja tubuh gemetar nya terlihat, teman satu kelasnya saja tidak berani bersuara ketika melihat Millie marah


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Udah lama Ellia gak pernah kesini"


"Iya tante sibuk kuliah, Dirly kemana tan? " tanya Ellia


"Sore sore gini mungkin pergi main bola sama temennya, Dirga... bawain air dingin dong di kulkas" Gita berteriak memanggil Dirga


"Biar aku aja tan" ucap Ellia


"Gak usah.. kamu kan tamu, lagian Dirga juga lagi di dapur"


"Nih.. mama kerjaannya teriak-teriak mulu" Dirga datang membawa air dingin lalu duduk di sebelah Ellia


"Kamu kapan mau lulus kuliah? masa sekarang satu kelas sama Ellia? "

__ADS_1


"Mama... aku bukan keturunan om Max dan tante Allea, jadi otak aku gak bisa kayak mereka" cicit Dirga yang langsung mendapatkan lemparan bantal sofa dari Gita


"Maksud kamu apa? mau ngatain orang tua kamu bodoh? alasan aja, kamunya aja yang males belajar" gerutu Gita


"Ya.. gimana lagi, kata orang kecerdasan itu menurun dari orang tuanya"


"Ini anak minta di tabok.. bener-bener ya" Dirga hanya tertawa


Dia begitu senang melihat ibunya menggerutu marah marah, sehari saja ia tidak marah marah maka hari itu Dirga akan menjadi hampa


"Bikin emosi aja" Gita menghembuskan nafas kasar


Ellia terkekeh ternyata keluarga Dirga masih sama seperti dulu, tidak ada yang berubah meskipun kini mereka sudah tumbuh besar


"Sayang... mau kemana sekarang? " tanya Dirga


"Sa.. sayang? kalian? " Gita menunjuk Dirga dan Ellia bergantian


"Ellia pacar aku ma" jawab Dirga


"Ohh.. jadi mama sama Allea besanan? oh my god... seneng banget punya mantu cantik dan pintar" Gita memeluk Ellia


"Gimana Dirga? apa dia berani macem-macem? kalo dia macem-macem sama kamu, bilang aja sama tante"


"Enggak kok tan.. kak Dirga baik dia gak berani macem macem" Jawab Ellia


"Aku sebenarnya masih bingung, siapa yang ada di hatinya kak Dirga.. dia terlalu peduli sama Millie meskipun dia selalu prioritasin aku" batin Ellia


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Kita harus bikin bang Rafael marah sama cewek itu" ucap Sony


"Tapi gimana? " tanya Arumi


Sony membisikkan sesuatu pada Arumi juga teman dekatnya, Arumi tidak setuju dengan usul Sony yang mengorbankan orang lain


"Itu kriminal.. kalo ketauan kita yang akan di tangkap polisi" ucap Arumi


"Kalo gitu jangan sampe ketauan, lo tenang aja gue bisa atasi semuanya"


"Apa lo tega ngorbanin temen lo sendiri? gue gak setuju" ucap Arumi


"Lo gak perlu ikutan.. lo pengen bales dendam kakak lo kan? Kalo kita berhasil bang Rafael akan marah besar dan dia mau gak mau pasti balas dendam dia temennya"


"Gue gak mau terlibat, gue gak mau sampe bunuh orang" ucap Arumi

__ADS_1


"Lo tenang aja biar gue sama temen-temen gue yang kerja"


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Millie mau kemana? gue mau ngomong bentar" Dirga menahan tangan Millie ketika hendak keluar


"Mau jalan sama temen gue, emang kenapa? "


"Ikut gue bentar" Dirga menarik tangan Millie menjauh dari rumahnya


"Mau ngapain sih? nanti di liat kak Ellia bisa salah paham" Millie menepis tangan Dirga


"Dengerin gue dulu please.. ini penting"


"Ya udah ngomong aja"


"Jangan terlalu percaya sama Rafael, dia salah satu geng werewolf" Millie awalnya mematung lalu tertawa


"Dia.. anggota werewolf? bela diri aja dia gak bisa, culun gitu mana mungkin" ucap Millie di sela tawanya


"Percaya sama gue, gue ikuti dia beberapa hari dan dia setiap malam pergi ke sana "


"Mana buktinya? lo selalu sensi sama dia, jangan jangan lo asal ngomong lagi" Millie menadahkan tangannya


"Gak ada.. tapi sumpah gue gak bohong, dia selalu cepet masuk jadi gue gak sempet foto"


"Terserah lah.. gue gak percaya kalo gak ada bukti, itu temen temen gue udah jemput.. duluan ya" Millie pergi ketika mobil Abra datang


"Gue udah memprediksi ini, lo gak akan percaya kalo belum ada bukti kuat" gumam Dirga


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Millie dan Abra juga ketiga temannya yang lain sedang jalan jalan malam di sebuah mall, Abra kerap mencoba topi dari mulai topi pria sampai topi wanita juga kacamata dan aksesoris aneh membuat teman temannya tertawa


"Gue ke toilet bentar ya, lo sih bikin ngakak mulu" Millie pergi ke toilet


Setelah keluar dari toilet tiba-tiba seseorang menabrak Millie sampai dia terjatuh, tanpa mengatakan apapun orang tersebut pergi dengan berlari


"Liat liat woi" teriak Millie lalu berdiri dan kembali pada teman temannya


"Kita mau kemana lagi? " tanya Abra


"Gue mau beli tanaman dulu buat mama, lo mau nganterin gue gak? " tanya Millie


"Ya pasti gue anterin dong, Ya udah ke mobil sekarang aja" Mobil Abra melewati jalanan gelap untuk sampai di tempat penjual tanaman hias

__ADS_1


"Itu apaan di tengah jalan? "


Jangan lupa like komen vote dan bunganya ya 🤗🤗🤗🥰🥰🥰


__ADS_2