Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)

Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)
BAB 119


__ADS_3

Penyesalan begitu kuat mendera batin Pieter yang telah melakukan hal tak sepantasnya pada gadis yang masih mengurai air mata itu. Kata maaf terus Ia ucapkan dengan terus mencoba menenangkan Alexa.


" Alexa cepat keluar !" terdengar teriakan Adiyaksa dari balik jendela kamar yang tertutup rapat dekat taman.


Perlahan Alexa mulai bangkit dari atas tempat tidur, dengan rasa sakit pada miliknya. Kaki nya mulai menuruni ranjang beriringan wajah menahan rasa sakit dengan mata terpejam dan menggigit bibir bawah nya kuat.


" Aku akan membantumu" seru Pieter melihat ekspresi Alexa begitu kesakitan.


" Lepas! " tegas Alexa menghempaskan tangan Pieter pada lengan nya, dan berjalan tertatih ke kamar mandi dengan membalut tubuhnya menggunakan sweater berukuran besar miliknya.


Mata terus memperhatikan gadisnya, seraya mengumpat dalam hati memaki dirinya sendiri. Hal yang tak pernah ingin Ia lakukan pada Alexa, malah Ia lakukan dalam keadaan emosi dan melukai fisik serta batin gadis yang kini tengah membersihkan diri di kamar mandi.


Dengan sudah mengganti pakaiannya, Pieter melepas sprei dengan bercak darah di atasnya untuk Ia simpan, sama halnya dengan Brandon yang menyimpan kenangannya bersama Angel tanpa diketahui oleh istrinya hingga kini.


Mata nya begitu sendu melihat ke arah Alexa yang sudah keluar dari kamar mandi dan membalut tubuhnya dengan handuk melingkar di dada. Seakan tak ingin melihat lagi wajah lelaki yang amat Ia cintai, Alexa berlalu menuju almari untuk mengenakan pakaian. Ia terkejut melihat banyak nya bekas merah di dada ketika dirinya mulai mengenakan pakaian untuk menutupi kedua benda miliknya.


" Alexa, Aku akan mengatakan hal ini pada Om Adi juga Brandon dan bertanggung jawab atas semua yang sudah Aku lakukan " ucap Pieter masih duduk di tepi ranjang dengan menundukkan wajah, tak ingin melihat gadisnya memakai pakaian.


" Jangan pernah mencoba untuk mengatakan apapun pada mereka atau Aku akan membunuhmu dengan tanganku! " tegas Alexa penuh ancaman karena tak ingin membuat keluarganya kecewa.


" Kenapa? apa Kamu tetap akan menikah dengan Darell setelah ini? " tanya Pieter beranjak dari duduknya dan mendekati Alexa.

__ADS_1


" Aku tidak akan menikah dengan siapapun, termasuk dirimu! " tegas kembali gadis yang tengah mengenakan kaos di depan almari itu.


" Alexa! Aku akan menikahi mu dan bertanggung jawab, karena Aku tidak mau kehilangan dirimu setelah apa yang terjadi " ucap Pieter memegang lengan Alexa dengan penuh kemantapan hati.


" Tapi Aku sudah sangat membencimu setelah apa yang terjadi!" tegas Alexa menatap dalam mata Pieter.


" Kenapa? apa Kamu marah? mau melakukan lagi padaku? " seru Alexa kembali, melihat sorot mata lelaki dengan rasa ingin marah mendengar ucapannya.


" Aku akan membuatmu mencintaiku karena Kamu hanya milikku! " tegas Pieter dan berlalu pergi tak ingin kembali tersulut amarah yang membuatnya tak masuk akal.


" Brengsek " gumam Alexa lirih dengan membanting keras pintu almari.


" Kamu kenapa? apa Kamu jatuh? " tanya Angel duduk di sebuah kursi menunggu suaminya mengambilkan sosis bakar.


" Iya Kak, tadi di kamar mandi " sahut Alexa duduk di samping Angel dengan mengembangkan senyum.


" Coba Aku lihat, mungkin Aku bisa memijat kakimu " pinta Angel mencoba meraih kaki Alexa yang ditarik mundur oleh gadis dengan celana legging panjang itu.


" Tidak perlu Kak, nanti akan sembuh sendiri. Lagipula Kakak sedang hamil jangan membungkuk seperti itu, bukankah tante Oliv sudah memberitahu Kakak? " seru Alexa tak ingin membuat Angel tahu jika kakinya baik baik saja.


" Kakak, Aku mau itu " manja Alexa melihat Brandon menyodorkan piring berisi sosis bakar pada istrinya.

__ADS_1


" Ini makanlah " senyum Angel menyodorkan piringnya pada Alexa.


" Jangan! susah susah Aku membuatkan mu malah tidak dimakan" kesal Brandon menarik kembali piring yang sudah di raih Alexa.


" Sayang, Alexa sedang sakit Dia baru saja terjatuh di kamar mandi " lirih Angel mengarahkan pandangan pada suami yang terkejut dan langsung berjongkok di hadapan Adiknya.


" Lihat! bagaimana bisa Kamu jatuh! apa Kamu anak kecil?! dasar bodoh! " gerutu kesal Brandon meraih kaki Adiknya.


" Bukan itu yang sakit Kak, tapi hati Aku. Hati Aku sakit karena Kakak tidak mau membuatkan ku sosis bakar " manja Alexa memasang wajah sedih seperti orang teraniaya dengan berpura pura menangis, membuat Brandon berekspresi jengkel dengan senyum sinis nya.


" Pieter, buatkan anak manja ini sosis bakar pedas manis " pinta Brandon melihat sahabatnya berjalan ke arah Olivia di dekat pemanggang.


" Daddy, Kakak jahat " teriak manja Alexa ke arah Adiyaksa yang berdiri bersama Olivia.


" Berisik! diam sini Aku buatkan!" kesal Brandon beranjak pergi dengan terus menggerutu.


Brandon menyeret Pieter untuk memanggang bersama, walaupun malas harus membuat lagi namun Brandon tetap membuatkan Adiknya yang amat suka sosis bakar dengan rasa pedas bercampur manis.


Angel bersama Alexa saling melontarkan canda dan membuat keduanya tertawa, menghiasi acara malam ini yang di buat oleh Adiyaksa. Brandon begitu menyukai kedekatan istri juga Adiknya, meski harus repot karena sikap manja keduanya. Sementara Pieter masih tetap dengan wajah dingin nya seperti biasa, bergabung di dekat pemanggang listrik yang ada di tengah taman.


Dio yang juga ikut bergabung dalam acara tersebut langsung menghampiri Pieter, karena Viena juga masih asik membakar bersama Olivia juga Adiyaksa. Kedekatan antara Pieter dan Dio yang lagi lagi di tunjukkan bahkan usai dirinya menyentuh Alexa, membuat gadis itu semakin jengkel dan marah hingga memutuskan tak ingin peduli pada lelaki yang mengembangkan senyum bersama Brandon menggoda Dio.

__ADS_1


__ADS_2