Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)

Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)
BAB 76


__ADS_3

Angel yang merasa lelah hanya terus berada di atas ranjang memilih turun dan berjalan jalan ketika ketiga lelaki di dekat kolam tersebut masih sibuk berbincang tanpa ada satupun yang menyadari jika Angel telah keluar dari kamarnya.


" Anda mau kemana Nyonya? " tanya Viena yang melihat gadis dengan balutan dress putih dan jaket rajut pink muda tersebut keluar dari pintu kamar.


" Aku ingin jalan jalan di sekitar sini, Aku bosan di kamar terus " sahut Angel.


" Baik, Saya akan menemani Anda " ucap Viena dan di angguki oleh Angel.


Viena dan Angel berjalan di sekeliling resort tanpa perempuan dengan balutan pakaian serba hitam itu tahu jika Nyonya nya pergi tanpa memberitahu Tuannya lebih dulu. Beberapa pengawal Brandon yang ada di depan resort menyapa Angel sopan ketika Angel dan Viena melewati mereka hendak menuju ke pantai atas keinginan dari Angel yang ingin menghirup udara bebas meaki sudah di larang oleh Viena.


Pieter yang hendak mengambil ponsel yang tertinggal di meja dalam kamar lebih dulu menyadari jika Adiknya tak ada di atas tempat tidur. Ia masuk dan mengetuk pintu kamar mandi mencari keberadaan Angel namun lama Ia menunggu tak ada jawaban dari dalam kemudian Ia memanggil Brandon agar melihatnya di dalam kamar mandi karena takut terjadi sesuatu pada Angel. Dengan cepat Brandon menuju kamar mandi dan membukanya tak ditemuinya Angel yang membuatnya cemas dan berjalan keluar bertanya pada pengawal yang mengatak jika Angel pergi bersama Viena untuk jalan jalan.


Pieter mwnghubungi ponsel Viena sembari berlari keluar resort bersama Brandon mendahuluinya.


" Apa Kau tahu kemana Viena membawa istriku? " tanya Brandon pada pengawalnya yang berjaga di depan menyapanya.


" Nyonya pergi ke pantai bersama Viena Tuan " sahut lelaki bertubuh tinggi besar tersebut.

__ADS_1


Brandon dengan cemas berlari ke arah pantai bersama Pieter yang masih berusaha menghubungi Viena namun tak ada jawaban yang membuatnya khawatir. Ketika tengah berlari begitu cepat, mata keduanya melihat adanya kerumunan orang yang langsung di hampiri oleh kedua lelaki dengan wajah terlukis kecemasan tersebut. Didapatinya Viena yang tangah berkelahi dengan dua orang pria memakai setelan warna hitam dan dengan cepat Pieter membantu Viena melumpuhkan kedua orang tersebut.


" Tuan, cepat pergi dari sini. Nyonya sudah di bawa pergi oleh kawanan mereka " teriak Viena yang masih berusaha melawan seorang laki laki dengan tubuh sangat gagah.


" Apa? " teriak Brandon terkejut dan berlari ke arah resort mengambil kendaraan yang Ia ambil dari hotel begitu Ia sampai di Bali.


Brandon meminta pengawalnya ikut mencari menggunakan mobil lainnya dan berpencar ke seluruh penjuru jalanan. Ia menghubungi Adiyaksa memberitahukan jika Angel telah di culik dan dengan cepat Adiyaksa menghubungi istrinya menanyakan tentang keberadaan Angel namun Sasmita mengelak dan menutup sambungan telponnya. Adiyaksa terus menghubungi Sasmita namun tak di angkat sama sekali lalu menghubungi beberapa orang untuk ikut mencari keberadaan menntunya yang dengan cepat Ia keluar mengendarai mobilnya bersama supir mencari Angel.


Pieter juga Viena yang sudah berhasil melumpuhkan kedua orang yang melawannya membawa mereka ke dalam mobil dengan tangan kaki terikat yang lebih dulu Pieter mengintrogasi mereka menggunakan kekerasan juga emosi yang memuncak. Viena yang ahli dalam mengemudi diminta Pieter untuk membawa mereka ke tempat yang ditunjukkan oleh kedua lelaki yanh duduk di jok belakang tersebut. Pieter menghubungi Brandon dan mengirimkan alamat sesuai dengan perkataan orang suruhan Sasmita dan segera Brandon menuju kesana bersama pengawal juga Adiyaksa yang Ia hubungi melalui sambungan telpon.


Sementara Angel yang sudah terikat tangan dan kakinya di sebuah kursi dalam gudang tua terus meronta meminta di lepaskan dengan wajah penuh katakutan.


" Siapa Kalian? kenapa membawaku kesini! " teriak Angel mencoba membuka ikatan tangannya di belakang kursi.


" Lepaskan Aku! " tambah Angel berteriak membuat salah satu dari ke empat orang bertubuh besar tersebut menampar keras pipi Angel hingga ujung bibirnya berdarah.


" Diam atau Aku habisi " ancam lelaki yang menampar Angel tersebut seraya menggertak.

__ADS_1


" Apa Kau tak takut dengan suamiku? Dia akan datang kemari dan menyelamatkanku" seru Angel mencoba kuat meski merasakan begitu sakit pada wajahnya dan malah di tertawakan oleh ke empat orang tersebut.


" Apa Kau bercanda nona kecil? apa Kau pikir Tuan muda akan menyelematkan simpanan sepertimu? bangunlah dari mimpimu " seru seseorang dari mereka dan tertawa bersama dengan lainnya.


" Hm, sepertinya Dia lumayan juga. Apa Kalian tidak ingin mencicipinya? " tambah lelaki dengan kaos hitam membalut tubuh besar berotot tersebut kepada teman temannya dengan tatapan mesum pada Angel.


Angel semakin merasa ketakutan ketika mendengar ucapan itu, Ia berharap akan ada seseorang yang datang menyelamatkan dirinya dari keempat Pria yang sudah mendekat padanya mulai menyentuh wajah mulus Angel dan tangan lainnya membuka jaket rajut yang tengah dikenakan gadis yang meronta dengan tangisan tersebut hingga memperlihatkan pundak putih mulus yang semakin membuat keempatnya seperti serigala kelaparan dengan tatapan mesum mereka.


" Jangan menyentuhku! " teriak Angel kuat di sela tangisnya ketika seseorang mulai menyibak roknya dan membelai paha mulus Angel.


" Kau benar benar sempurna pantas Tuan muda menjadikanmu mainan " gumam seseorang yang membelai paha mulus Angel hingga membuat gadis malang teraebut merinding.


" Tolong! siapapun tolong Aku! " teriak Angel kuat berharap ada seseorang yang mendengarkannya.


Ke empat lelaki yang terus meraba tubuh Angel menertawakan gadis yang menangis dan meronta tersebut karena begitu yakin tak ada yang akan mendengarkannya. Sonya yang telah meminta mereka meniduri Angel membuat mereka begitu berani menyentuh tubuh gadis tersebut hingga membuat dress atasnya robek karena pikiran kotor mereka mulai berfantasi melihat tubuh sintal Angel. Mata indah Angel terus mengeluarkan air mata beriringan dengan sumoah serampah yang Ia ucapkan atas kelakuan keempat orang tersebut. Tubuhnya terus meronta namun tangan dan kaki yang terikat di kursi tak mampu melawan mereka berempat dan hanya bis menangis ketika tangan tangan menjijikkan itu terus membelai tubuhnya.


Sonya juga Sasmita telah begitu tega memerintahkan anak buahnya menikmati tubuh Angel demi membuat Brandon merasa jijik dan meninggalkan Anger lalu menikahi Sonya. Hal hal licik yang mereka anggap wajar demi memuluskan rencana mereka meski mereka tahu jika Angel tengah mengandung anak Brandon. Mereka meminta anak buahnya untuk membuang gadis malang tersebut setelah mereka puas bermain dengan Angel melampiaskan setiap hasrat mereka sebagai seorang lelaki jantan dan membuat Angel tak akan pernah kembali lagi.

__ADS_1


__ADS_2