Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)

Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)
BAB 36


__ADS_3

" Apa ini yang kamu bilang baik baik saja " gumam Brandon ketika sudah kembali ke ruangan nya dan melihat Angel yang tidur di atas sofa.


Lelaki yang masih berdiri di depan sofa tersebut mulai menyibakkan helaian helaian rambut yang menutupi wajah cantik Angel. Ia pun mengambil posisi duduk di sofa dekat Angel agar dapat terus mengamati setiap wajah gadis yang sangat ingin ia nikahi secepat nya.


Brandon menyandarkan tubuh tegap nya di sandaran sofa lalu melipat kaki dan meletakkan tangan kiri nya di atas sandaran tangan sofa sebagai tumpuan untuk kepala nya agar dapat terus mengamati wajah lelap Angel.


Lelaki yang mengenakan pakaian kerja tersebut mengembangkan senyum nya ketika ia mulai berpikir tentang kenapa dirinya begitu ingin menikahi gadis yang perbedaan usianya sangat jauh. Brandon yang masih senyum senyum sendiri menatap wajah pulas Angel mulai menggeleng gelengkan kepala nya ketika melihat tidur gadis yang tengah mengenakan seragam kerja hitam tersebut terus mengubah posisi hingga terasa nyaman.


" Apa kamu tahu seberapa mahal jas ini " gumam Brandon mengambil jas miliknya yang di hempaskan ke lantai oleh Angel karena merasa gerah karena obat dari dokter membuat tubuh nya berkeringat.


Brandon yang masih membungkuk untuk mengambil jas di dekat sofa Angel membulatkan mata nya hebat ketika gadis tersebut mulai menaikkan kaki ke atas sandaran tangan sofa dengan rok hitam pendek yang menyingkap keatas memperlihatkan paha ramping dan mulus Angel.


" Sial, kenapa tidur saja kamu bisa begitu menggoda " gumam Brandon mengamati tubuh Angel dengan satu kaki berada di atas sandaran sofa dan satu nya ia tekuk.


Lelaki yang menggigit tipis bibir bawah dengan terus menghela nafas itu pun mulai menurunkan rok hitam yang masih membalut sebagian paha Angel dengan sangat hati hati. Ia merasakan jantung nya mulai berdegub dengan kencang ketika kaki Angel yang mulai terbuka tersebut mempertontonkan bagian sensitif yang terbalut dengan short legging, membuat pria yang masih berusaha menurunkan rok Angel mulai befantasi dengan pikiran dewasa nya.


" Apa kamu sengaja menggodaku " gumam Brandon merasa frustasi melihat pola tidur Angel yang begitu mengusik mata dan jiwa lelaki nya.


" Kenapa aku selalu menginginkan hal itu? " tambah Brandon dalam hati yang selalu ingin melakukan hubungan semenjak ia melihat Angel pertama kali meski sebelum nya dia selalu di dekati banyak wanita cantik dan sexi namun tak pernah terbesit pikiran ingin melakukan hubungan badan dengan gadis gadis itu sampai ia melakukan pertama kali dengan Angel.


Brandon yang sudah berjanji tak akan menyentuh tubuh gadis di hadapan nya sebelum gadis tersebut yang menginginkannya mulai menarik nafas panjang dan membuangnya kasar memilih beralih dari tubuh Angel untuk duduk di balik meja kerja miliknya yang berjarak sedikit jauh dari Angel yang masih pulas.


Setelah puas tidur selama dua jam dengan Brandon yang masih setia menjaga nya dari meja kerja, Angel membuka mata dan mulai duduk di sofa.

__ADS_1


" Apa kamu sudah baikan? " tanya Brandon dari kursi hitam yang berada di balik meja kerjanya menatap Angel yang berusaha merapikan seragam dan rambutnya.


" Hm, iya. Jam berapa sekarang? " sahut Angel dengan mengumpulkan nyawa.


" Pukul tujuh malam, tidurlah lagi " jawab Brandon masih tetap pada posisinya.


" Tidak, aku harus pulang sekarang " sahut Angel bangkit dari duduk nya dan meraih tas sekolah di atas meja di hadapan nya.


" Kenapa? " tanya Brandon yang juga bangkit dari posisi nya menghampiri Angel yang beranjak menuju pintu lalu meraih pergelangan tangan gadis tersebut.


" Aku harus mengambil seragam kerja ku dan bersiap untuk kerja " sahut Angel dengan menatap ke arah wajah Brandon.


" Apa aku harus mematahkan kaki dan tangan mu dulu agar kamu berhenti bekerja? kamu sedang sakit, berhentilah menyiksa dirimu sendiri " ucap Brandon dengan nada sedikit meninggi dan tegas.


" Tidak, kamu tidak boleh pergi " sahut Brandon menggendong tubuh Angel dan membawanya ke balik kursi kerja sambil meletakkan tubuh gadis tersebut di atas pangkuan yang ia kunci dengan kedua tangan memeriksa laporan keuangan mall di laptop yang terdapat di atas meja kerja dihadapan nya.


" Lepaskan, kamu membuat ku susah bergerak " protes Angel karena kepala Brandon yang bersandar di pundak untuk memfokuskan kedua mata ke arah laptop.


" Diamlah, aku masih harus memeriksa ini " sahut Brandon dengan masih fokus ke layar laptop.


" Aku bukan anak anak yang harus kamu pangku " jengah Angel terus bergerak di atas kedua paha Brandon.


" Diamlah Angel, apa kamu tahu di mana duduk mu sekarang? " ucap Brandon tegas karena pantat Angel terus bergerak di atas miliknya.

__ADS_1


Angel yang merasakan adanya sesuatu mengganjal di balik duduknya mulai memejamkan mata dan menggigit bibir bawah nya.


" Jangan macam macam " coba Angel memperingatkan Brandon yang memainkan jari di atas kursor sembari terus mematap layar laptop.


" Tenanglah aku sudah berjanji takkan memyentuhmu sebelum kamu yang menginginkan lebih dulu " sahut Brandon dengan nada santai.


Gadis yang masih duduk di atas pangkuan pria yang terlihat serius memperhatikan setiap nominal angka di layar laptop itu tak berani untuk menggerakkan tubuh nya dan hanya diam mematung sembari menelan ludah kasar merasakan benda di balik duduknya semakin terasa mengganjal.


" Apa kamu mau ?" goda Brandon tersenyum sambil melirik ke arah Angel yang masih menggigit bibir bawah nya.


" Tidak " singkat Angel membuang muka begitu menyadari Brandon mulai melirik nya dengan senyuman nakal.


Brandon mematikan laptop dan melingkarkan tangan di perut Angel dengan kepala tetap berada di pundak gadis yang wajahnya mulai memerah.


" Sudah aku bilang aku tidak mau melakukannya lagi " ucap Angel lirih merasakan dekapan Brandon yang semakin erat.


" Aku hanya ingin memelukmu " sahu Brandon memejamkan mata di pundak Angel sambil mengarahkan wajah ke arah leher jenjang Angel hingga hidung mancungnya menyentuh bagian leher gadis yang mengikat rambut nya kebelakang.


" Aku akan menunggumu " lirih Brandon mencium leher Angel hingga gadis tersebut merasakan ada yang berdesir dalam tubuh nya.


" Aku mau pulang " sahut Angel takut tergoda dengan Brandon.


" Baiklah kita pulang sekarang " jawab Brandon membalikkan wajah Angel untuk mencium bibirnya lembut.

__ADS_1


__ADS_2