
" Dimana Angel ? apa Dia tidak turun untuk makan ?" tanya Brandon yang sudah duduk di meja makan bersama wanita bayarannya ketika makan malam tiba.
" Pelayan akan mengantarkan makan untuk Nyonya ke kamar Tuan " sahut Santos.
" Kenapa ? apa Dia sakit?" tanya Brandon dengan nada dingin tanpa menatap ke Santos.
" Tidak Tuan, setiap hari Nyonya akan makan di kamar sambil belajar " jawab Santos.
" Panggil Dia turun, kalau tidak mau seret Dia " perintah Brandon ke arah salah satu pelayan wanita yang meletakkan piring berisi makanan ke hadapan Brandon.
" Baik Tuan " sahut pelayan tersebut yang bergegas untuk menuju kamar Angel.
Pelayan yang di utus oleh Brandon mengetuk pintu kamar Angel dan tak perlu menunggu lama gadis yang memakai celana panjang serta hoodie berwarna kuning tersebut langsung membukakan pintu dan tersenyum ke arah pelayan tersebut yang mulai meminta Angel turun untuk makan malam atas perintah Brandon. Gadis yang masih berdiri di ujung pintu tersebut menolak untuk turun karena tak ingin bertemu dengan suami serta wanita yang akan membuatnya sakit hati. Namun pelayan yang terus memohon karena takut akan kemarahan Brandon ketika gagal membawa Nyonya rumahnya turun untuk makan membuat Angel tak tega dan memutuskan untuk turun bersamanya ke meja makan.
Ketika sampai di meja makan, Angel mendapati brandon yang masih belum memulai makannya karena tengah menunggu Angel masih duduk diam bersama wanita yang terus menggenggam tangan Brandon di atas meja makan. Mata Angel yang mendapati pemandangan tersebut merasakan sesak dalam dadanya. Dengan tanpa memandang ke arah Brandon dan wanitanya, Angel duduk di kursi yang sangat jauh dan terus menundukkan wajahnya hingga salah seorang pelayan memberikan satu piring makanan di hadapan Angel.
" Terimakasih " ucap Angel pada pelayan tersebut dan memulai makannya dengan cepat karena tak ingin berlama lama dengan mereka berdua yang masih memperlihatkan keakraban di meja makan sambil wanita tersebut menyuapi Brandon.
Angel yang masih menundukkan wajahnya merasakan panas di telinga ketika wanita tersebut mengajak Brandon minum hari ini karena cuaca yang dingin dan di setujui oleh Brandon sambil menatap ke arah Angel.
" Saya sudah selesai makan, terimakasih ini sangat enak " ucap Angel kepada pelayan yang masih setia menunggu di meja makan.
Usai mengatakan hal tersebut, Angel bergegas mendorong kursinya dan beranjak dari meja makan untuk kembali ke kamar. Brandon menarik pergelangan tangan Angel ketika Ia melewatinya dan menghempaskan tubuh Angel duduk di sampingnya tepat di hadapan wanita bayaran Brandon.
__ADS_1
" Kamu tahu kalau tidak sopan meninggalkan meja makan ketika orang lain belum selesai makan ? dimana etika mu ?" tegas Brandon masih menahan tangan Angel untuk duduk di sampingnya.
Angel hanya duduk diam di samping Brandon yang masih di suapi oleh wanita dengan pakaian mini dan ketat tersebut hingga menonjolkan buah dadanya yang besar. Brandon sengaja melakukan hal tersebut karena merasa sangat jengkel dengan penolakan yang Angel lakukan ketika suaminya menyentuh tubuhnya tadi. Ia masih menahan rasa cemburu dan sakit hatinya melihat Brandon begitu manis bersikap pada wanita tersebut tepat di hadapan Angel yang malah semakin menjadi ketika Brandon dengan sengaja membelai belahan dada wanita yang mengeluarkan suara desahan tersebut dengan jari jari lembutnya.
" Apa Kamu suka ?" tanya Brandon pada wanita yang terus mengeluarkan desahan sexi karena sentuhan tangan Brandon yang membuat Angel sangat ingin marah.
Brandon menarik tubuh wanita itu ke arah pangkuannya dan memposisikannya menghadap ke arah Brandon dengan kedua kakinya mengapit paha atas lelaki yang menyusupkan wajah di belahan dada wanita yang semakin mendesah. Santos merasa tak tega dengan Angel dan menatapnya iba karena harus melihat suaminya melakukan hal seperti itu tepat di depan matanya.
" Istirahatlah Nyonya, Anda terlihat lelah. Saya akan meminta pelayan mengantarkan susu hangat untuk Anda ke kamar " seru Santos kepada Angel yang menahan air matanya jatuh.
" Jangan berani beranjak dari sini atau Aku akan menelfon Olivia dan menceritakan kondisimu agar jantungnya kembali sakit " ancam Brandon melirik ke arah Angel yang sudah beusaha untuk berdiri.
Ia kembali duduk dan menyaksikan suaminya melakukan hal yang semakin gila karena tak ingin jika Olivia tahu tentang kondisinya dan kembali di rawat di rumah sakit yang mungkin akan menghilangkan nyawa Ibunya tersebut.
Hatinya sudah tak sanggup lagi untuk tinggal dirumah yang terasa seperti neraka baginya, Ia ingin sekali kabur dari rumah Brandon dan melupakan semua tentang suami yang terus menyakiti dirinya dengan semua prasangka buruknya. Brandon yang semakin menjadi dengan menikmati bibir wanita tersebut dan tangan memainkan dada besar wanita yang masih berada di pangkuannya membuat Angel mengepalkan tangan hingga telapak tangannya terkena tekanan kuku kukunya dan emosinya sudah memuncak karena tak tahan lagi menahan sakit dalam dadanya.
" Cukup ! sudah cukup ! " teriak Angel kuat dan berdiri dari duduknya hingga mengejutkan semua orang.
" Kamu mau bilang pada mamaku ? silahkan! Kamu mau membunuhku dan mamaku ? silahkan ! Dengar ini Tuan Brandon yang terhormat, Saya tidak akan pernah tunduk pada semua keinginan Anda dan akan mengembalikan semua yang Anda berikan kepada Saya tanpa kurang apapun ! " tambah Angel dan pergi ke kamarnya meninggalkan Brandon yang menurunkan wanita yang sengaja Ia mainkan untuk memanasi Angel karena telah menolaknya.
Angel mengemas seluruh barang barang nya dan melangkah pergi dari rumah Brandon.
" Ini ! ambil semua milik Anda !" seru Angel melemparkan semua pemberian Brandon padanya lalu beranjak pergi.
__ADS_1
" Satu langkah Kamu keluar dari rumah ini, kupastikan hidupmu menderita bersama semua orang terdekatmu ! " ancam Brandon penuh emosi dan berteriak ke arah Angel yang sudah hampir sampai pintu.
" Silahkan ! " tegas Angel kembali melangkah keluar dari rumah Brandon yang dengan cepat lelaki tersebut mengejar Angel untuk menahannya pergi.
" Kembali ! " tegas Brandon membentak Angel dengan menarik kasar pergelangan tangan Angel yang menatap Brandon dengan menyunggingkan senyum sinis.
" Menjijikan " seru Angel menghempaskan kuat tangan Brandon dan berlalu pergi.
" Apa Kamu bilang ? " bentak Brandon menarik pundak Angel paksa dan menampar keras pipi istrinya.
Mata Angel yang membulat tak percaya dengan tamparan keras yang diberikan oleh suaminya semakin membuatnya membenci Brandon. Ia memegangi pipi yang masih terasa sangat sakit dengan menatap ke arah Brandon yang membulatkan matanya menyiratkan penyesalan karena telah menampar seseorang yang begitu Ia cintai.
" Terimakasih ! Anda benar benar menjijikan dan Saya sangat membenci Anda ! jangan pernah mencoba mencari Saya lagi " ucap Angel dan berlari pergi meninggalkan Brandon dengan tatapan penyesalannya.
Hatinya merasa begitu terluka karena suami yang baru menikahinya tersebut memperlakukan dirinya dengan begitu buruk hingga mampu untuk menamparnya. Perasaan benci dan terluka membulatkan tekad Angel untuk meninggalkan Brandon selama lamanya meski Ia harus menerima resiko hamil tanpa suami dengan segala pandangan buruk masyarakat. Sementara Brandon yang masih tak mempercayai jika Ia telah menampar istrinya masih berdiri mematung dalam penyesalan.
" Angel ! " teriak Brandon kuat dan menggelegar begitu Ia menyadari jika istrinya telah pergi.
Ia menjatuhkan dirinya duduk di bawah teras dengan air mata yang tanpa Ia sadari telah mengalir di pipinya. Perasaan nya begitu hancur karena Angel yang meninggalkannya, penyesalan atas apa yang telah Ia perbuat pada Angel semakin menghancurkan hati dan perasaannya.
" Jangan pergi " gumam Brandon lirih dalam penyesalan dan kehancuran hatinya.
Santos yang bergegas keluar begitu mendengar Tuannya berteriak tadi langsung melangkahkan kaki untuk membantu Tuannya berdiri dan membawanya masuk ke dalam kamarnya lalu kembali dengan meminta Yudha mengantarkan wanita bayaran brandon dan berpesan agar wanita tersebut menutup mata dan telinganya atas apa yang terjadi di rumah Tuannya selama Ia tinggal dengan mengancam akan melakukan hal buruk padanya jika sampai Ia berani mengatakan apapun yang langsung di sanggupi wanita tersebut karena tak ingin mencari masalah dengan orang yang berbahaya seperti Brandon.
__ADS_1