
" Lo di anatar siapa ?" tanya salah satu teman Angel yang memang sengaja menunggu Angel di pagar.
" Oh itu ? Gue tadi engga sengaja ketabrak sama Dia makanya Dia tanggung jawab buat antar Gue ke sekolah " kilah Angel yang tak mungkin jujur jika itu adalah suami nya karena tak ingin di keluarkan dari sekolah serta di anggap yang tidak tidak oleh teman teman nya di sekolah.
" Wah Gue juga mau di tabrak kalau kaya gitu " sahut teman kelas Angel dengan tersenyum dan beriringan pergi ke kelas bersama.
Seusai mengantar Angel ke sekolah, Brandon sengaja pergi ke rumah Olivia untuk melihat keadaan Ibu mertuanya serta membawakan beberapa dokumen penting perusahaan milik Ayah Olivia kepada Olivia agar bisa Ia pelajari sebelum Ia mulai mengurus perusahaan yang sementara ini di urus oleh Pieter selaku tangan kanan Brandon. Rumah Olivia yang di lengkapi dengan cctv serta penjagaan yang ketat dari beberapa orang kepercayaan Brandon membuat Brandon sedikit tenang karean keamanan Olivia di rumah akan terjamin dan tak akan membuat Angel merasa bersedih jika terjadi sesuatu dengan Ibu nya.
Brandon yang masih sengaja menahan Carlos dalam tangannya hingga perusahaan milik Ayah Olivia bisa bangkit kembali karena tak ingin jika Carlos akan menghancurkan usaha nya. Meski Carlos masih memiliki rumah, perusahaan dan aset yang di miliki atas dirinya sendiri, namun sifat serakahnya tak akan membiarkan Olivia kembali memiliki perusahaan serta segala aset orang tua Olivia yang pernah Ia rebut paksa.
__ADS_1
" Ambillah ini dan pelajari semuanya. Pieter akan membantumu " ucap Brandon pada Olivia ketika mereka telah saling bertemu dan berbncang di rumah Olivia yang sudah ada Pieter datang lebih awal atas perintah Brandon.
" Baik Tua, terimakasih banyak. Bagaimana keadaan Angel sekarang ?" tanya Olivia yang merindukan Angel karena tinggal di rumah yang sangat besar membuatnya merasa kesepian.
" Tenanglah Aku akan membahagiakannya jadi Kamu jangan terlalu memikirkan Angel. Fokuslah pada perusahaan dan jaaga kesehatan mu " jawab Brandon.
" Dan satu lagi jangan memanggilku Tuan karena Kamu adalah Ibu dari istriku, panggil saja nama ku " tambah Brandon merasa kurang pantas jika mertuanya harus memanggilnya seperti itu.
" Biasakanlah mulai hari, kalau beghitu Aku permisi" sahut Brandon lalu beranjak dan merapikan jas nya lalu beranjak pergi dengan di dam[pingi oleh Pieter dan Olivia yang mengantarnya hingga depan.
__ADS_1
" Pieter, bantulah Dia sebaik mungkin, jika ada sesuatu segera tangani dan laporkan padaku " ucap Brandon pada Pieter sebelum Ia memasukki mobil.
" Siap, tapi Aku sarankan Kamu mulai hari ini lebih ketat menjaga Angel karena Aku merasa Dia selalu dalam bahaya setelah menikah dengan mu " ucap Pieter.
" Aku tahu hal itu, Aku pergi dulu " ucap Brandon dan memasuki mobil untuk bergegas pergi ke kantor karena beberapa urusan sudah menantinya di sana.
Dalam perjalanan ke kantor, Brandon terngiang tentang perkataan Pieter yang memang Ia tahu nyawa Angel bisa dalam bahaya kapanpun ketika ada yang mengetahui pernikahannya.
Brandon yang sudah memutuskan pertunangan nya dengan Sonya, namun Ia tahu bagaimana watak Sonya yang mebuatnya begitu khawatir meninggalkan Angel sendiri di sekolah, dan hal itu pula yang di takutkan oleh Pieter karena jika orang tua Brandon mengetahui pernikahan Angel dan Brandon maka mala petaka besar akan menghampiri kehidupan Angel dan membawanya dalam arus yang begitu kuat hingga akan sulit untuk Angel bisa bertahan di sisi Brandon dengan segala tekanan dan sikap buruk yang akan dilakukan oleh Sonya dan juga Sasmita. Brandon berpikir jika Ia harus segera menyelesaiakan semua masalah yang akan menimpa Angel sebelum masalah itu datang menghampiri istri kecilnya.
__ADS_1
I