Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)

Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)
BAB 47


__ADS_3

Siang harinya Brandon yang sedang berkeliling mall bersama beberapa staff di mall miliknya tak sengaja mendapati Angel di depan kafe tempatnya bekerja berdiri dengan seorang laki laki tinggi putih dan tampan sambil tertawa yang sesekali Angel menepuk pundak lelaki tersebut di sela tawanya. Perasaan marah Brandon yang timbul membuatnya mengepalkan tangan dengan kuat sembari tatapan yang Ia tujukan kepada istrinya tersebut tajam. Ia tak menyukai melihat Angel begitu bahagia dengan pria lain yang bahkan di hadapan Brandon, Angel tak pernah tertawa begitu lepas membuat dada Brandon begitu sesak karena rasa cemburu.


" Apa Aku perlu memanggilnya ?" tanya Pieter yang mengetahui jika sahabat juga boss nya tersebut terlihat geram dengan mata yang tajam menatap Angel dengan Pria yang memakai seragam pelayan kafe tersebut.


Tanpa menjawab perkataan Pieter, Brandon melangkah dengan cepat meninggalkan semua staff yang langsung mengikutinya dari belakang. Meski sangat ingin menarik Angel pergi dari hadapan pria tersebut, Brandon tak bisa melakukannya karena banyaknya staff yang mengikutinya hari ini. Ia tak ingin jika ada yang tahu tentang status Angel dan membuat gadis kecilnya dalam masalah yang bisa membahayakan nyawanya jika sampai rival ataupun orang orang yang telah dihancurkan Brandon mengetahui Angel adalah istri dari Brandon.


Brandon memasuki ruangan meeting yang ada di lantai atas untuk mulai memimpin meeting bersama staff nya membahas tentang promo mall yang akan mereka lakukan di tahun baru. Dengan wajah dingin dan pancaran mata menahan amarah, Lelaki yang duduk di depan memimpin meeting tersebut melayangkan pikirannya pada tawa Angel yang bahagia bersama lelaki lain. Brandon meluapkan semua emosinya terhadap staff yang menghadiri rapat dengan meminta mereka merivisi ulang semua pengajuan yang mereka berikan pada pemimpin yang tak pernah merasa puas tersebut.


Usai memarahi semua staff, Ia pun pergi meninggalkan ruang meeting dan langsung menuju ke rumah menunggu kehadiran Angel disana. Dalam perjalanan yang Ia persingkat dengan laju mobil yang begitu kencang, pikirannya masih saja tertuju pada tawa Angel di mall tadi.


Sampainya di rumah, Brandon membuka jas dan dasi nya serta menarik lengan kemeja nya hingga siku lalu menunggu kehadiran Angel dengan perasaan masih marah dan merasa cemburu hingga Ia melampiaskannya kembali kepada semua pelayan yang membawakan Ia minum ke depan. Santos yang mengetahui jika Tuan nya tengah marah meminta seluruh pelayan agar tak menghampiri Brandon demi menjaga amarah Tuan nya tak semakin memuncak.


Pukul 16.30, Angel baru memasuki rumah dengan di jemput oleh Yudha dari sekolah tadi yang seharusnya Brandon sendiri yang menjemput namun karena ada meeting yang harus Ia pimpin, terpaksa Ia meminta Yudha yang menjemput Angel karena tak ingin membiarkan istri kecilnya naik angkutan umum.


" Dari mana saja ? kenapa baru pulang ?" tegur Brandon dingin begitu melihat Angel memasuki rumah.


Angel yang terkejut mendengar suara yang menegurnya tiba tiba, membulatkan mata dan mengarah ke sumber suara sambil memegangi dada nya.


" Kamu suka sekali mengejutkan orang " seru Angel yang masih merasa terkejut dengan teguran Brandon secara tiba tiba.


" Aku baru dari sekolah dan mampir ke tempat kerja sebentar " tambah Angel yang masih berdiri.


Tanpa membalas perkataan istrinya, Brandon menarik kasar lengan Angel dan menyeret gadis yang masih mengenakan seragam sekolah lengkap tersebut menuju ke kamar mereka dan menghempaskan kasar tubuh Angel ke atas sofa kamar.

__ADS_1


" Sakit " seru Angel memegangi lengannya.


Brandon langsung mencium paksa bibir Angel kemudian turun ke leher gadis yang mencoba melepaskan diri tersebut meninggalkan beberapa bekas merah di lehernya, lalu membuka paksa baju seragam Angel hingga kancingnya terlepas dan menggelinding ke lantai.


" Tolong jangan seperti ini " pinta Angel merasa ketakutan dengan sikap Brandon dan mendorong tubuh pria yang menikmati dadanya dengan kasar.


" Kenapa? apa Aku tidak boleh melakukan ini ? apa lelaki itu boleh melakukan ini ?" seru Brandon penuh emosi dan melanjutkan tingkah kasarnya pada Angel.


" Berhentilah Aku mohon, Kamu menakutiku " seru Angel mulai mengurai air mata yang seketika menyadarkan Brandon atas kelakuannya mendengar suara memelas Angel.


" Kenapa Kamu buat Aku seperti ini Angel ! " teriak Brandon kuat sambil duduk di samping Angel yang masih menangis dengan membetulkan pakaiannya.


" Apa yang Aku lakukan ? kenapa Kamu seperti ini ?" tanya Angel berusaha bangkit dengan masih menangis dan tangan nya menarik kedua sisi seragamnya hingga menutupi tubuhnya.


" Apa yang Kamu katakan ? Aku tidak mengerti " sahut Angel kebingungan dengan perkataan Brandon.


" Aku lihat Kamu di mall dan tertawa dengan pria lain " tegas Brandon yang membuat Angel teringat semuanya.


" Aku hanya pergi untuk menyerahkan surat pengunduran diri dan berpamitan dengan lainnya, Aku tidak melakukan apapun, Kamu bisa tanya pak Yudha setelah dari mall Aku ke SPBU mengantarkan surat pengunduran diri juga atas keinginan Kamu. Kamu salah paham " jelas Angel panjang lebar.


" Aku suami Kamu Angel, Aku cemburu lihat Kamu dengan pria lain apalagi Kamu terlihat begitu bahagia, apa Aku tidak boleh marah ?" sahut Brandon menatap dalam ke arah mata Angel yang mengurai air mata.


" Aku tidak mungkin menghianati Kamu karena Aku cinta sama Kamu dan Aku istri Kamu, Maaf kalau Aku buat Kamu marah, tapi tolong jangan seperti ini, Kamu membuatku takut " seru Angel karena memang hanya berbincang sebentar dengan Sean tanpa melakukan apapun.

__ADS_1


" Maafkan Aku, Aku hanya terlalu cemburu dan tidak suka ada pria lain yang membuatmu tertawa, sekarang diamlah maafkan Aku " ucap Brandon memeluk tubuh Angel.


" Maafkan Aku " tambah Brandon mengelus lembut kepala Angel.


" Jangan buat Aku takut dengan Kamu seperti tadi " pinta Ngel dalam air mata nya di atas dada bidang Brandon.


" Ya, maafkan Aku " sahut Brandon menyesali perbuatannya pada Angel.


" Gantilah pakaian setelah itu makan dan istirahat jangan menangis lagi " tambah Brandon melepas pelukannya dan menhapus air mata Angel denga lembut.


Brandon membantu Angel untuk beranjak dari tempat duduk dan membantunya mengganti pakaian, perasaan nya yang terlalu cemburu membuatnya begitu buta hingga mampu memperlakukan Angel dengan begitu kasar dan membuat istrinya begitu ketakutan. Ia hanya ingin dalam hidup Angel hanya Ia yang mampu membuatnya tertawa dan bahagia bukan orang lain. Air mata yang di urai Angel membuat Brandon benar benar merasa bersalah dan berjanji pada dirinya sendiri untuk tak lagi melakukan hal tersebut.


" Apa Kamu mau pergi lagi ?" tanya Angel usai mengganti pakaiannya.


" Iya, Aku harus mengerjakan beberapa hal mungkin akan pulang malam. Kamu tidurlah lebih dulu nanti " sahut Brandon memegang kedua pundak Angel dan menatap matanya dalam.


" Baiklah, jangan lupa makan dan hati hati " ucap Angel memeluk suaminya tersebut.


" Iya, Kamu juga. Aku cinta Kamu Angel " sahut Brandon mengeratkan pelukannya.


" Aku juga cinta Kamu " jawab Angel dengan menenggelamkan kepalanya di dada bidang Brandon.


Angel mengantarkan suaminya ke bawah hingga depan pintu dengan Brandon yang terus melingkarkan tangan di pinggan Angel lalu mencium bibir gadis tersebut lembut seraya mengucapkan maaf lagi sebelum Ia pergi. Angel masih setia menunggu hingga suaminya meninggalkan halaman rumah dengan terus melambaikan tangan yang di perhatikan oleh Brandon dari kaca spion mobilnya sambil merasa menyesal atas perbuatannya.

__ADS_1


__ADS_2