Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)

Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)
BAB 150


__ADS_3

Pagi hari sengaja Brandon tak masuk kerja dan meminta Darell untuk mengubah semua janjinya dua hari ke depan karena ingin lebih dulu fokus pada istrinya. Sebuah apartemen mewah sudah Ia dapatkan hanya dalam waktu semalam dengan mengutus Darell mencari melalui koneksinya.


" Apa Kamu sudah siap untuk menjalani kehidupan baru Kita? " tanya Brandon berjongkok di hadapan istrinya dengan menggenggam tangan gadis yang sudah saling menatap.


" Iya, tapi bolehkan Aku meminta padamu dua hal? " pinta tulus gadis berkemeja abu muda tersebut.


" Apapun sayang " tulus senyum Brandon mengembang menatap dalam mata istrinya.


Kalung menggantung indah pada lehernya, dilepaskan oleh Angel dimana kalung tersebut terdapat cincin pernikahan yang selama ini selalu berada di leher masing masing, karena tak ingin menunjukkan pernikahan mereka pada siapapun. Mata tak mengerti akan apa yang dilakukan gadis berikat rambut ekor kuda panjang tersebut ditunjukkan Brandon, seraya penuh tanya.


" Bolehkah Aku memakai ini di jari ku? dan Aku juga ingin home schooling saja karena Aku ingin menjadi istrimu yang sesungguhnya " lembut tulus Angel memegang kalung dengan cincin di tangan nya.


Senyum bahagia terukir dari wajah Brandon, sambil meraih kalung dan mengambil cincin pernikahan mereka. Dipasangkan nya penuh cinta cincin putih dengan berlian tersebut pada jari manis istrinya, lalu mencium lembut penuh ketulusan kening istri yang sudah bertekad menjadi istri dan merawat dirinya penuh.


" Terimakasih, Aku sangat berterimakasih " genggam erat tangan Angel beriringan tatapan ketulusan penuh cinta.


" Aku cinta Kamu " bulir air mata jatuh begitu saja dari wajah cantik tanpa polesan mak up tersebut memeluk suaminya.


" Aku juga sangat sangat cinta Kamu " balas erat Brandon memeluk istrinya.

__ADS_1


Usai melepas pelukan, lelaki masih setia duduk berjongkok tersebut juga meraih kalungnya dan mengambil cincin yang juga menjadi gantungan kalung hitam tersebut.


" Pakaikan ini untukku" pinta lelaki berkaos santai putih hitam tersebut memberikan cincin pernikahan pada tangan istrinya.


Seakan merasakan sebuah pernikahan baru, dalam dunia yang akan mereka arungi bersama, Angel memasangkan cincin pada jari manis suaminya. Bibir lembut saling mereka tempelkan bersama menunjukkan sebuah perasaan baru yang terikat semakin kuat.


Sambil menggandeng tangan, Brandon membawa istrinya keluar kamar dan beranjak pergi melihat apartemen mereka berdua. Tak ada satupun yang akan mengetahui dimana pun mereka tinggal, karena Brandon hanya menginginkan sebuah ketenangan dalam rumah tangganya.


Tak juga Olivia yang hanya di beritahu jika dirinya akan tinggal di apartemen, setelah meminta wanita yang ikut merasa bahagia tersebut tak memberitahu siapapun meski itu adalah Pieter.


Hanya Darell yang tahu dimana Tuan mudanya akan tinggal, karena dirinya yang mendatangi langsung apartemen tersebut dan segera memenuhi ruangan tersebut dengan barang barang milik Tuan juga Nyonya nya semalam.


Tangan masih saling mengisi setiap sela sela jari antara keduanya dalam perjalanan, tanpa sedikitpun melepas ekspresi kebahagiaan keduanya akan sebuah kehidupan baru yang sudah menunggu.


Sebuah impian dalam rumah tangga akan segera terwujud untuk kedua orang yang saling mencintai, dan bertambah walau dengan banyaknya cobaan serta hambatan dalam mereka menjalani sebuah rumah tangga.


Dua jam perjalanan ditempuh bersama dan membawa mereka pada hunian baru penuh harapan. Tetap mengutamakan kenyamanan istrinya, Brandon sudah mengutus Darell untuk memenuhi segala kebutuhan dapur juga rumah yang mungkin dibutuhkan Angel untuk mengurus sendiri apartemen, karena tak ingin menggunakan jasa asisten.


" Apa Kamu senang? " peluk Brandon dari belakang ketika mereka sampai pada sebuah apartemen mewah dimana sudah memiliki kelengkapan didalamnya.

__ADS_1


Anggukan serta senyum di gunakan Angel untuk mengekspresikan apa yang tengah dirasakan. Lelaki juga menghiasi wajah dengan kebahagiaan itu, membawa istrinya pergi ke beberapa tempat dan menunjukkannya.


" Ini milikmu dan lakukan sesuka hati di sini " ucap tulus Brandon menunjukkan dapur serba putih sudah lengkap beserta bahan bahan di sana.


" Apa Kamu tahu? Aku memiliki sebuah impian setelah menikah " ucap Brandon melangkah bersama istrinya untuk melihat kamar mereka.


" Oh ya? apa? " penasaran Angel karena suaminya sudah memiliki banyak hal.


" Aku ingin setiap hari menghabiskan waktu dengan istriku, berkencan, memasak bersama, membersihkan tempat tinggal bersama, dan berangkat serta pulang kerja hanya melihat wajah tersenyum istriku " ucap jelas Brandon melirik ke arah istrinya.


" Sederhana sekali? " heran Angel tersenyum sudah berada di balkon kamar mereka berdua.


" Benarkah? kalau Kamu? apa Kamu memiliki sebuah impian? " tanya Brandon meletakkan tangan pada pembatas balkon dimana istrinya berada tepat di depan tubuhnya.


" Aku tidak memiliki impian tentang pernikahan, Aku hanya ingin lulus dengan nilai terbaik dan mendapat beasiswa sekolah di luar negri, lalu membangun sebuah panti dimana disana akan diisi dengan banyak anak kecil lucu lucu " polos Angel menceritakan semua keinginan dalam hidupnya.


" Tapi sekarang mimpi itu sudah berubah, dan Aku hanya ingin mewujudkan mimpimu " tambah kembali gadis yang sudah membalikkan tubuh menghadap suaminya.


" Aku beruntung memilikimu, Kamu adalah surga kecil yang dikirim Tuhan untuk hidupku " tulus Brandon menatap lekat istrinya dan mulai saling menikmati bibir satu sama lain di balkon.

__ADS_1


Sebuah impian terdengar begitu sederhana bagi kebanyakan orang, namun menjadi sebuah hal terlalu langka bagi Brandon. Harapan akan sebuah kebahagiaan dan keindahan pernikahan selalu menjadi keinginan tersendiri seorang Tuan muda yang bahkan tak pernah merasakan kedamaian dalam hidupnya selama ini.


__ADS_2