
Sepeninggalnya Brandon, Angel memutuskan untuk masuk ke dalam rumah dan merebahkan Quenby di dalam. Melihat Alexa tengah makan, Ia pun merasa ingin makan juga dalam piring yang sama dengan Adik iparnya.
" Alexa, Aku mau itu" memelas Angel menghampiri Alexa tengah menikmati ayam bakar buatan Olivia.
" Mama ambilkan di dapur ya " lembut Olivia cepat di cegah Angel.
" Aku mau punya Alexa Ma " memelas kembali Angel melihat piring Adiknya.
" Tinggal sedikit Kak, lagipula Aku makan pakai tangan " ucap Alexa.
" Tapi Aku mau " memelas kembali Angel mengecap mulutnya yang kosong.
" Tidak mau, masa makan satu piring berdua " seru Alexa tetap menikmati makan dengan lahap.
Angel duduk di hadapan Alexa, terus mengamati piring Adiknya. Olivia yang melihat putrinya seakan benar benar ingin pun, mencoba membujuk Alexa agar mau berbagi dengan menawarkan menambahkan makanan lagi di piring Alexa.
" Ah, baiklah sini" ucap Alexa, bergegas Angel mencuci tangan dengan sumringah.
Olivia tak mengerti dengan anak perempuannya, yang selalu menginginkan banyak hal hal aneh selama hampir dua bulan terakhir ini. Ketika Angel memilih menikmati makanan milik Alexa, makin membuat Olivia aneh dan mengamati putrinya.
Perubahan bentuk badan Angel, juga sudah pernah ditanyakan wanita tetap duduk di meja makan itu. Namun jawaban menantu laki laki nya jika memang Angel banyak makan selama tinggal di apartemen, membuatnya tak memikirkan hal lain. Tapi tetap saja tanya mengusik pikirannya sendiri, melihat Angel yang suka makan satu piring berdua dengannya dan memakan banyak buah rasa asam.
Sementara Brandon yang sudah tiba di ruangannya, mengecek beberapa dokumen juga file perusahaan nya. Darell sudah ada di ruangan bos tengah terlihat tenang namun penuh pengamatan itu. Perusahaan di Singapore yang di kabarkan anak buahnya tadi membuat Brandon membuang napas kasar dalam wajah tenang. Kenan telah melakukan serangan balik untuk Brandon melalui salah satu perusahaan yang coba Ia ambil dari tangan Tuan muda tengah tersenyum sinis itu.
" Darel, agendakan rapat direksi. Kita pergi ke Singapore besok pagi" perintah Brandon pada laki laki sudah duduk di depan meja kerja nya itu.
__ADS_1
" Baik Tuan " tanggap Darell ikut memeriksa dokumen perusahaan.
" Kita lihat seberapa kuat Ia melawanku" senyum sinis Brandon tetap mengamati file dalam laptop nya.
Demi membalas dendam pada Brandon, Kenan mengupayakan banyak cara untuk menjatuhkan Tuan muda yang merupakan musuhnya. Amarah Kenan makin memuncak ketika tahu Clara menjadi calon istri Brandon, padahal jelas Ia sudah memiliki gadis masih Ia inginkan.
Melalu pemegang saham, Kenan yang suka menusuk dari belakang dengan cara licik itu, mencoba menjatuhkan Brandon untuk mengambil alih perusahaan juga mall milik Brandon di Singapore. Ia berharap dapat mengambil alih semua dengan diam diam, namun telinga juga mata sudah tersebar dimana mana, membuat Brandon cepat mengetahui kelakuan Kenan yang dilakukan dengan cara halus menggunakan orang lain.
Tetap sibuk mengurus perusahaan properti juga mall miliknya, menyusun strategi perlawanan untuk Kenan, Brandon hingga lupa waktu dan tak menyadari jika istrinya masih menunggu di rumah Olivia. Brandon sengaja memilih satu orang terlatih untuk berada di sisi Kenan, melaporkan segala pergerakan lelaki masih memiliki banyak dendam itu.
***
19.35, Brandon baru memasuki rumah Olivia dan melihat istrinya duduk bersandar bersama Alexa di ruang tengah, menikmati film komedi mereka bersama. Tuan muda masih mengenakan pakaian serba hitam itu. mencium kening Adiknya dan berganti ke istrinya. Tapi seperti sebelum sebelumnya, Angel selalu mual saat mencium tubuh suaminya.
" Alexa, kemari dan cium tubuhku " ucap Brandon, cepat Alexa berdiri mencium setiap sisi tubuh Kakaknya.
" Apa hidung nya bengkok? setiap kali Aku pulang kerja selalu mual seperti itu, Aku sangat tersinggung " lirih Brandon ke arah Adiknya yang tersenyum.
" Kakak, mana ada hidung bengkok? yang ada Kak Angel sudah bosan dengan mu, mungkin Dia mual lihat wajah Kakak bukan bau tubuh Kakak " celetuk Alexa tertawa, di sentil keningnya oleh laki laki berwajah kesal di depannya.
Brandon meninggalkan Alexa dan melihat Angel di dapur tengah di bantu Olivia memijat tengkuk putrinya. Masih mencoba mengeluarkan isi perutnya, Angel semakin mual mencium aroma tubuh suaminya yang bahkan belum sampai di dekatnya.
" Pergi, Kamu bau busuk. Mandi sana!" jengkel Angel mencegah suaminya mendekat dengan tangan di arahkan tepat pada arah Brandon.
" Hidung mu yang busuk! menyebalkan! " jengkel Brandon sedikit berteriak karena jarak masih jauh dari istrinya.
__ADS_1
" Ah, dasar sial " gerutu laki laki melangkah pergi ke kamar untuk mandi itu.
Tetap dengan rasa mual semakin menjadi, Angel terus di pijat tengkuknya oleh Olivia. Alexa sudah berdiri di samping kakak iparnya dengan botol minyak kayu putih. Cepat Angel meraih dan menghirup minyak kayu putih untuk melegakan pernapasannya sendiri.
" Kak, apa Kak Brandon segitu jelek nya sampai mual melihat? " tanya Alexa tertawa lirih, membuat mertuanya tersenyum menggelengkan kepala.
" Bukan, bau nya sangat busuk Aku tidak tahan " sahut Angel tetap menghirup aroma minyak kayu putih dari botol masih Ia pegang.
" Angel, lebih baik periksakan kondisimu " pinta Olivia mencurigai putrinya tengah berbadan dua.
" Tidak perlu Ma, ini akan hilang kok. Memang akan datang lagi kalau Dia belum mandi " ucap Angel melangkah duduk di meja makan.
Meluruskan satu tangan di atas meja makan, dan merebahkan kepala di atas tangan, Angel tetap menghirup aroma minya kayu putih sampai benar benar lega. Tubuhnya sudah lemas karena mual yang menyiksa tiap kali datang. Sedangkan Brandon sudah menghubungi Dokter sebelum membersihkan diri, tak mau keluar hingga Dokter tiba dan menghabiskan waktu di dalam kamar mandi.
Satu jam berlalu, dan Dokter juga sudah menunggu di ruang tamu di temani oleh Olivia. Laki laki dengan kaos panjang krem, di taring sampai siku itu menghampiri Angel dan meminta istrinya tidur di kamar tamu untuk di periksa, karena tak mau kamarnya di masuki oleh orang lain.
Dengan di temani Olivia, Alexa juga Brandon, Dokter mulai untuk memeriksa kondisi istri Tuan muda yang tak mau tubuh istrinya terjamah orang lain. Brandon pun meminta Dokter wanita yang memeriksa istrinya itu menggunakan sarung tangan lebih dulu, sebelum menyentuh kulit istrinya.
Melipat tangan di depan dada, dan berdiri bersandar pada tembok, Brandon terus mengamati Dokter tengah memeriksa istrinya,. Memastikan sendiri jika tak ada satu kulit pun tersentuh oleh kulit orang lain.
" Menurut pemeriksaan Saya, sepertinya Nyonya muda tengah hamil kira kira dua bulan. Tapi untuk pastinya Kita bisa melakukan pemeriksaan USG " terang Dokter membulatkan mata semua dalam kamar tamu itu, termasuk Angel sendiri.
" Hamil? " seru Angel, Olivia, Brandon juga Alexa bersamaan dengan nada terkejut, di balas senyuman oleh Dokter juga terkejut karena suara semua orang.
" Alexa, keluar dan minta orang untuk mengambil alat USG di rumah " pinta Brandon pada Alexa yang tengah duduk di ranjang itu.
__ADS_1
Cepat Alexa bergegas pergi keluar, meminta seseorang untuk pulang ke rumah mengambil alat yang di inginkan Brandon. Tuan muda tak ingin istrinya di periksa di rumah sakit dulu, sengaja menyediakan banyak alat kesehatan yang dibutuhkan Dokter untuk selalu mengontrol keadaan istri juga calon buah hati kembar nya ketika kehamilan pertama Angel.