
Angel yang sengaja tak memasang alarm pagi ini karena mamang hari minggu, mulai membuka matanya pukul setengah sembilan dan langsung bergegas membersihkan diri sebelum Ia turun kebawah.
" Pagi Nyonya, apa tidur Anda nyenyak? " sapa salah satu pelayan yang berada di tangga membersihkan sela sela pengangan tangga.
" Pagi, iya lumayan " jawab Angel dengan melebarkan senyumnya lalu berjalan kebawah untuk memasak makanan.
" Nyonya, biar pelayan yang memasak " seru Santos ketika mendapati Angel dengan mata sembab mulai mengenakan celemek di dapur.
" Tidak usah, Saya hanya mau masak telur saja " sahut Angel tersenyum ke Santos dan mengambil telur yang ada di lemari es.
Angel yang tak begitu selera makan, memilih untuk menikmati telur bersama roti dan susu saja pagi ini. Saat sedang menikmati sarapan di bawah, Brandon yang sengaja bertelanjang dada berjalan dengan wanita yang Ia bawa pulang dan mengajaknya ke meja makan karena Angel berada di sana.
" Siapkan makan untuk Kami " seru Brandon pada pelayan dan duduk di tempatnya biasa.
Ia dengan sengaja duduk dengan memangku wanita yang mengenakan piyama tidur Angel tepat di samping istri yang tengah memakan sarapan dengan sesekali melirik ke arah suami juga Wanita yang asik menggelayut di tengkuk suaminya sembari tangan Brandon melingkar di pinggang dan tangan kanan Ia letakkan di atas paha yang terbuka karena celana piyama yang mini. Angel mempercepat makannya dengan terus memasukkan roti kedalam mulut yang masih penuh lalu meneguk setengah susu dan beranjak ke dapur untuk mencuci alat makannya beriringan dengan mata Santos yang memperhatikan Angel dan berganti pada Brandon.
Usai membersihkan alat makannya, Angel berjalan cepat melewati Brandon masih dalam posisi yang sama. Angel menundukkan pandangannya karena tak kuat lagi harus melihat suami yang Ia cintai bermesraan dengan wanita lain, langkah yang Ia percepat menuju luar rumah beriringan dengan mata Brandon yang terus melirik ke arah Angel. Ia memilih untuk berdiam diri di taman luas rumah Brandon karena terasa sangat sesak jika Ia terus berada di dalam rumah.
__ADS_1
" Pulanglah setelah makan, Aku akan membayarmu satu minggu untuk tinggal di sini " ucap Brandon dingin setelah mengangkat tubuh wanita yang tak Ia sentuh sama sekali itu dari pangkuannya.
Brandon duduk di ruang tamu meninggalkan wanita yang Ia bayar untuk menyakiti Angel tersebut menikmati sarapannya sendiri.
" Udara di sini sangat segar " gumam Angel merasakan harumnya bunga dan hembusan angin di taman rumah Brandon terletak tak jauh dari rumah Brandon.
Angel duduk di sebuah kursi akar kayu jati yang terdapat di taman tersebut kemudian menelfon Olivia untuk sekedar menanyakan kabar Ibu nya serta berjanji akan mengunjungi ketika ujian telah usai. Selesai menelfon, Angel menatap ke arah Brandon yang keluar bersama wanita yang sudah berganti pakaian sama seperti ketika Ia datang menuju ke mobil yang sudah ada Yudha di sana membukakan pintu.
Brandon yang tak sengaja mengetahui jika Angel tengah menatapnya dari kejauhan menarik pinggang wanita yang hendak memasuki mobil tersebut dan memeluknya sebentar, dengan cepat Angel memalingkan wajahnya kasar agar tak melihat lebih lagi.
Lelaki yang masih duduk di balkon dengan mengenakan kaos putih serta celana pendek tersebut masih terus menatap lekat ke arah Angel yang menekuk kaki di atas kursi dan menahannya dengan tangan seraya kepala bersandar di sandaran kursi jati taman. Ia sangat ingin menghampiri istrinya dan menggendongnya masuk ke dalam, namun ingatan tentang kehamilan Angel membuatnya mengurungkan niat.
Tanpa terasa waktu telah menunjukkan pukul empat sore dimana Angel mulai terbangun dari tidurnya yang begitu lama dan terkejut ketika melihat jam yang ada di ponselnya. Ia bergegas ke kamar karena belum sempat belajar untuk ujian esok hari. Sampainya di dalam rumah didapatinya lagi suami dengan wanita yang sama sedang duduk di ruang tengah sambil kepala Brandon tidur di atas paha wanita tersebut menghadap ke arah perut wanita yang membelai rambut Brandon dengan lembut. CCTV yang terhubung dengan ponsel Brandon membuatnya tahu kapan Angel akan memasuki rumah yang membuatnya dengan cepat berpura pura mesra kembali dengan wanita bayarannya demi membuat Angel merasakan sakit hati yang Ia rasakan.
Perempuan yang mengenakan celana selutut serta kaos hitam tersebut melangkahkan kakinya cepat tanpa mau melihat ke arah Brandon dan bergegas ke kamarnya yang telah sebelumnya Ia berpesan pada pelayan agar mengantarkan makan malam ke kamar karena Ia ingin belajar.
***
__ADS_1
Setiap hari yang dilalui Angel dengan adanya wanita tersebut hanya membuatnya semakin sakit hati. Ia pun memutuskan pergi ke sekolah pukul 4 pagi dan kembali siang hari lalu mengunci diri di kamar dengan pelayan yang selalu mengantarkan makan untuknya atas permintaan dari Angel.
Uang yang tak lagi ada di rekening Angel karena harus melunasi sekolah sebelum ujian, memaksanya berjalan kaki hampir dua jam setengah untuk bisa mencapai sekolah dari rumah Brandon. Empat hari sudah Angel tak bertemu dengan Brandon karena Ia yang terus mengunci diri di kamar dan membuat suaminya merindukan Angel.
Sore hari Brandon memutuskan pulang lebih awal agar bisa melihat wajah istri yang sangat Ia rindukan dan bahkan tak pernah bisa Ia lihat meskipun mereka tinggal satu atap.
" Nyonya, kenapa Anda basah kuyup seperti ini ?" seru seorang pelayan yang mendapati Angel basah dengan seragamnya berdiri di bawah teras rumah.
" Tolong ambilkan handuk untukku " pinta Angel pada pelayan tersebut dengan ramah.
Santos yang sedari tadi menemani Brandon di ruang tamu melangkahkan kakinya keluar menghampiri Angel yang mengeringkan rambut dengan handuk yang diberikan oleh salah seorang pelayan.
" Kenapa Anda bisa hujan hujanan seperti ini? " tanya Santos kepada Angel yang berusaha mengeringkan rambut masih terikat ke belakang.
" Saya tadi berjalan dari sekolah, ternyata cukup jauh ya tapi menyenngkan karena Saya bisa bermain hujan" seru Angel dengan tertawa ke arah Santos.
Brandon yang mendengar perkataan Angel membulatkan matanya ketika tahu jika istrinya berjalan dari sekolah ke rumah namun pengawal yang Ia minta mengawasi Angel tak pernah melaporkan apapun dan hanya melaporkan jika Angel sampai sekolah dan tiba di rumah tanpa menemui siapapun.
__ADS_1