Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)

Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)
BAB 129


__ADS_3

Senyum sinis di kembangkan lelaki yang berjalan penuh ke angkuhan sembari mengantongi kedua tangannya. Mata nya tertuju pada sofa panjang merah yang berada tak jauh dari banyaknya orang mengantri tiket.


Pieter dan Brandon berjalan santai dengan wajah cool mereka menghampiri Kenan dan Ricko yang ternyata terus mengikuti Angel dari tadi. Lelaki tampan yang masih mengantongi tangan itu, langsung duduk di samping musuh bebuyutannya sambil menyilang kan kaki dan bersandar.


" Apa tempatmu sudah bangkrut sampai Kau ke tempatku? Aku dengar penjualan mu menurun tahun ini " santai Brandon dengan nada mengejek, sembari matanya mengisyaratkan Pieter untuk menghubungi Angel agar tak keluar lebih dulu.


" Apa Kau sangat mencintaiku sampai mengetahui semua tentangku? Aku benar benar terharu kawan " sahut Kenan dengan menyunggingkan senyum tipis ke arah Brandon.


Lelaki angkuh dan dingin itupun membalas tatapan Kenan lalu memberinya satu senyuman sinis, memperhatikan dalam mata musuh bebuyutannya. Sedangkan Pieter yang masih berdiri bersama Ricko merasa cemas di balik sikap tenang juga dinginnya, karena Angel tak bisa di hubungi.


Terlihat tiga orang gadis berjalan diikuti Angel yang membaca pesan dari Kakaknya berjalan bersama satu teman perempuan juga Alexa, dimana di belakang mereka sudah ada Darell berjalan beriringan dengan dua teman laki laki gadis yang fokus pada layar ponsel.


Ke enam siswa yang melihat adanya donatur sekolah mereka, langsung menghampiri untuk sekedar menyapa donatur idola siswi sekolah itu. Mereka bergantian menjabat tangan Kenan sambil melihat ke arah wajah dingin juga angkuh Brandon. Suami yang pura pura tak mengenal istrinya itu terus berharap dalam hati agar istrinya cepat pergi, namun Angel yang tak mengingat Kenan malah berjabat tangan dengan lelaki yang sudah berdiri dengan senyum amat tampan.


" Mumpung Kita bertemu, bagaimana kalau Aku traktir kalian makan? " seru Kenan dengan mata tertuju pada Angel yang hanya diam saja usai menyapa lelaki tampan di hadapannya.


" Boleh boleh " bahagia semua teman teman Angel.


" Sorry, Aku harus pulang lebih dulu masih ada pekerjaan yang harus Aku lakukan " pamit gadis yang juga pura pura tak mengenal suaminya tersebut.


" Ayolah Angel, jangan pulang dulu " rengek teman teman Angel menarik lengan gadis di sampingnya yang terus menolak.


" Maaf ya, Aku pergi dulu " pamit Angel melangkah pergi sudah memasang earphone dan mendengarkan lagu.


" Tunggu " Kenan menarik lengan Angel hingga tubuh gadis itu berbalik, membuat Brandon memejamkan mata kilas karena tak bisa berbuat apapun demi tetap menjaga identitas istrinya.

__ADS_1


" Tuan, Anda memang donatur tempat Saya sekolah. Tapi bukan berarti Anda bisa seenaknya menyentuh Saya, ini sudah dua kali jangan sampai Saya melupakan siapa Anda dan melakukan hal tidak sopan " ketus Angel usai menghempaskan tangan Kenan, menyunggingkan senyum suaminya.


" Itulah istriku" batin Brandon bangga akan sikap ketus juga dingin istri yang sudah berhasil membuat musuh bebuyutannya terbengong.


Tanpa mengatakan apapun lagi, Angel langsung meninggalkan Kenan yang masih berdiri dengan ekspresi tak percaya juga terkejut. Pasalnya baru kali ini bos besar tersebut diperlakukan seperti itu. Pieter mencegah Alexa dan Darell yang hendak menyusul Angel, karena mungkin akan membuat Kenan semakin curiga nantinya.


" Ricko, bawa mereka semua makan " perintah Kenan pada sekretarisnya.


" Terimakasih banyak Tuan Kenan " sahut bahagia semua siswa sekolah dari donatur yang sudah menatap lekat wajah santai Brandon, bahkan tak berkutik sama sekali.


" Apa Kalian tak mengejarnya? " tanya Kenan pada Pieter juga Brandon yang sudah duduk bersama menahan tawa mereka.


" Memang siapa Dia? " santai Brandon masih melipat kaki dengan bersandar nyaman pada sofa.


" Bukankah kalian mengenalnya? dan Kau Alexa, bukankah Kau nonton dengannya barusan? apa Kau juga tidak mengejarnya? " pancing Kenan sedikit kesal.


" Apa kalian bermain drama sekarang? " senyum tak percaya Kenan dengan memalingkan wajah kesal.


" Ayolah Kau sangat mengenal Kami, terlalu banyak perempuan di sekitar Kami dan tidak mungkin Kami mengingat satu satu " santai Pieter masih menahan tawa akan ekspresi Kenan.


" Dasar sial " dengus Kenan dan bergegas pergi mencari Angel agar bisa mengetahui dimana tempat tinggal gadis yang terus membuatnya penasaran.


" Dasar bodoh " gumam Brandon tersenyum puas melihat Kenan berlalu pergi.


Bergegas keempatnya pergi keruangan Brandon, dimana Angel sudah diminta Kakaknya untuk langsung ke sana melalui pesan yang Ia kirim. Sampainya di ruang kerja lantai atas bos paling berkuasa itu, mereka melepaskan tawa tanpa di sadari oleh Angel yang masih mendengarkan musik dan mengirim pesan pada teman temannya.

__ADS_1


Gadis 17 tahun yang merebahkan diri menyandarkan kepala pada sandaran tangan sofa itu, berkilah jika Mamanya tengah menunggu di rumah. Meskipun saat ini Olivia sedang berada di London untuk urusan bisnis bersama Viena juga sekretarisnya, didampingi oleh Adiyaksa yang selalu membimbing Ibu dari menantunya itu.


Masih tetap tak menyadari kehadiran empat orang dengan menertawakan Kenan itu, Angel tiba tiba di kejutkan oleh bibir yang mendarat pada keningnya dari atas dan seketika terperanjat. Earphone yang terpasang langsung Ia lepas begitu melihat suami dan lainnya tiba.


" Sayang, apa tadi Kamu bilang jika Kenan menyentuhmu dua kali? " tanya Brandon sudah duduk di samping istrinya.


" Iya, tadi di sekolah Dia sudah menarik ku seperti tadi. Apa Kamu mengenalnya? " polos Angel menceritakan, mengherankan semua orang akan pertanyaannya.


" Dasar kurang ajar " gerutu kesal Brandon.


" Apa Kamu lupa dengannya? Dia yang pernah Kamu tampar waktu di villa saat Kita bakar bakar " jelas Pieter pada Adiknya yang sudah Ia apit bersama Brandon.


Mata indah nya mengarah ke atas seraya berpikir untuk mengingat akan ucapan dari Kakaknya dan samar samar mulai mengingatnya.


" Ah, Aku ingat sekarang " teriak Angel menepuk tangannya, mengejutkan semua orang yang dari tadi hening menunggu ingatan Angel.


" Apa Kamu mau membuatku jantungan?! " protes keras Brandon terkejut sambil mengusap dada nya.


" Kak Angel, apa Kamu ingin Kita semua mati terkejut?!" protes Alexa menambahkan membuat gadis yang sudah mengusap lembut dada bidang suaminya itu cengengesan.


" Apa Kamu ingat? " tanya Pieter menatap Adiknya.


" Ya, tentu saja Aku ingat. Dia yang mengatakan kalau Aku seksi dan cantik kan? Dia juga bilang kalau Dia menyukaiku? pantas saja tadi di sekolah Dia sangat terkejut dan bertanya apa Aku melupakannya " polos kembali Angel panjang lebar.


" Apa begitu bangga di bilang cantik dan seksi oleh pria lain?! " tegas tak terima suami yang merasa kesal itu.

__ADS_1


" Sayang, bukankah Aku memang seperti itu? " goda Angel memainkan alisnya mengembangkan senyum sinis Brandon yang langsung mengapit kasar kepala istrinya di ketiak sambil mengacak rambut gadis yang meronta tak bisa bernapas itu.


Tawa Pieter dan Alexa kembali lepas, namun tak dengan Darell yang segan untuk menertawakan bos nya. Tingkah lucu Angel juga Brandon ketika bertengkar membuat keduanya selalu menjadi tontonan menarik, lebih lebih ketika sikap kekanakan Brandon sudah keluar. Seperti semalam sewaktu Ia tengah cemburu dan tidur memunggungi istrinya sambil terus mengomel.


__ADS_2