Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)

Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)
BAB 164


__ADS_3

Esok hari Brandon hanya berdiam diri di kamar menatap ke arah pakaian yang sudah di siapkan Oma nya di atas ranjang. Ia hanya duduk melebarkan kaki dengan mengisi sela sela jari yang disatukan, menatap ke arah pakaian yang tak ingin dikenakan. Pikirannya terus tertuju pada Angel dan berharap istrinya bisa memahami setiap apa yang Ia lakukan. Karena semua hanya dilakukan demi dirinya juga Alexa, agar tak ada yang mengusik kehidupan Angel juga pernikahan Adiknya.


Sama halnya dengan Alexa dan Pieter yang juga bersiap di kamar mereka. Gaun dengan punggung terbuka sudah melekat indah membalut tubuh Alexa.


" Seksi " seru Pieter membelai punggung istrinya yang tengah berdiri di depan kaca.


" Kenapa Kamu jadi mirip Kak Brandon sekarang " sahut Alexa masih membenahi gaunnya di bagian depan.


" Karena memang Kamu seksi sekarang, tapi jangan berharap Aku akan mengijinkan mu menggunakan ini. Jadi cepat ganti " ucap Pieter tersenyum ke arah kaca dengan tatapan jengkel istrinya.


" Kak, rambutku sudah Aku tata tidak mungkin Aku mengganti lagi " protes Alexa.


" Baik kalau begitu Aku akan mengunci mu di dalam kamar, dan tunggu sampai Aku kembali " ucap Pieter menaikkan kedua bahu.


Wajah jengkel ditunjukkan kuat oleh ekspresi Alexa menatap suaminya yang hanya memasang wajah santai. Dengan menggerutu, Alexa membuka kembali gaunnya dan mengganti dengan gaun yang sudah di ambilkan suaminya.


" Kenapa Aku sangat menginginkan mu sekarang " ucap lelaki yang sudah duduk di tepi ranjang menatap istrinya tengah membuka gaun.


Cepat Pieter meraih tubuh istrinya dan di rebahkan di atas ranjang, bibir mulai lembut beraksi beriringan dengan tangan yang menyusuri tiap senti tubuh sudah terlepas dari gaun tersebut.


" Kak, riasan ku bisa hilang " lirih Alexa hanya di balas senyuman suami yang tak henti melancarkan aksinya.


Pieter yang belum mengganti pakaian merasa santai saja karena tak perlu membuat kusut pakaian yang sudah disiapkan sendiri. Memang semenjak keduanya pisah rumah dan kembali bersama, belum sekalipun melakukan hubungan suami istri karena masalah yang ada.


Tanpa memperdulikan riasan ataupun tatanan rambut istrinya, Pieter terus melanjutkan apa yang diinginkan sampai kepuasan mereka raih bersama. Tak cukup dengan itu, Pieter membawa istrinya untuk mandi bersama karena memang dirinya belum membersihkan diri. Acara mandi berdua pun berubah mandi hangat berhasrat dilakukan sepasang suami istri tersebut di dalam.


Alexa yang memang menghabiskan hampir tiga jam waktu berias, sengaja diminta suaminya untuk mandi lebih dulu tadi. Namun karena keinginan tak bisa terbendung dari Pieter, membuatnya harus mengulang kembali riasannya dari awal.


" Begini kan Aku harus berias lagi " gerutu Alexa mengembangkan senyum suaminya.


" Sudah tidak perlu lagi memakai make up, Kita pasti terlambat kalau Kamu berias seperti tadi " celoteh Pieter mengenakan kemeja, mengembangkan senyum tak percaya istrinya yang mulai berias.


" Kecantikan itu penting Kak " bangga Alexa mulai memoles wajah dengan riasan.

__ADS_1


Sementara Angel sudah dibantu Olivia untuk bersiap. Ia memilih memenuhi undangan pribadi Oma dari suaminya untuk datang, dan mengikuti setiap permainan yang dimainkan Gaida.


" Apa Kamu yakin akan datang? " tak tega Olivia membantu merias putrinya, dan membalas dengan senyuman.


" Aku ingin menghadapi ini dengannya Ma, paling tidak Aku bisa menunjukkan pada Oma jika Aku tidak selemah yang Ia pikirkan " yakin Angel sudah berpikir dari semalam.


Tatapan tak tega dengan mata berkaca kaca ditunjukkan Olivia selama membantu putrinya bersiap. Angel hanya akan pergi bersama Viena, karena tak ingin jika Sasmita melihatnya maka akan menyakiti Mamanya juga.


***


Di hotel tempat acara, sudah ada Sasmita juga Adiyaksa serta Santos, menyambut tamu undangan mereka yang sebagian besar adalah relasi bisnis Brandon juga Adiyaksa. Tak lupa Kenan yang sudah lebih baik dengan wajahnya, juga ikut datang demi melihat siapa perempuan yang akan dinikahi musuhnya.


Brandon lebih memilih datang menggunakan kendaraan sendiri, diikuti Pieter dan Alexa di belakang. Sedangkan Gaida berada di depan bersama Yudha, memastikan sendiri jika Brandon takkan lari dari acara pertunangannya.


Pandangan langsung terarah pada laki laki dengan setelan jas full hitam favoritnya, rambut tertata ke belakang dengan langkah santai namun tak meninggalkan kesan angkuh. Brandon langsung duduk di sebuah kursi yang sudah tersusun di balik meja bulat tanpa ingin menyapa relasi bisnisnya, dan memang sangat di hapal jika penguasa kerajaan bisnis itu memang tak pernah terlihat menyapa ataupun tersenyum.


" Akhirnya Aku akan tahu siapa orang yang memasang cincin itu" santai Kenan duduk di samping Brandon, hanya menyunggingkan senyum sinis Tuan muda tampan tersebut.


" Kau akan sangat terkejut jika tahu siapa orangnya " santai Brandon tanpa melihat ke arah Kenan yang tertawa.


Kembali hanya senyum sinis ditunjukkan lelaki yang duduk melipat kaki dan bersandar, menunjukkan dada tegap juga wajah angkuh.


Terlihat wanita cantik dengan gaun gold panjang, dengan bentuk v di bagian punggung juga dada. Rambut tergulung di belakang, serta heels tinggi menambah kesan elegan perempuan yang menghampiri Brandon juga Kenan.


" Dia? " tawa Kenan melihat kehadiran perempuan yang berjalan tanpa meninggalkan senyum.


" Ayolah, cari wanita lebih menarik agar Aku bisa merebutnya, Dia terlalu membosankan dan serius " tambah kembali Kenan, hanya mampu membuat Brandon tersenyum menggelengkan kepala tanpa jawaban.


Sikap dingin dan angkuh di tunjukkan Brandon pada perempuan yang duduk di hadapannya. Tak sekalipun matanya memandang, dan hanya Kenan yang menyapa Jovanka dengan gaya don juan nya.


Mata Brandon tertuju pada Adiknya yang berlari sembari mengangkat gaun. Matanya membulat melihat gadis dalam balutan dress pink sampai lutut tanpa lengan yang tengah memeluk Santos dengan mengembangkan senyum.


" Itu baru menarik " senyum Kenan merapikan jas dan berdiri menghampiri gadis dengan rambut curly yang tersisip dengan jepit rambut di bagian kiri, menyisakan semua di sebelah kanan menutup telinga.

__ADS_1


" Berani Kau menyentuhnya, maka akan ku bunuh Kau hari ini!" geram Brandon melihat Kenan menghampiri Angel.


Matanya tak henti menatap ke arah istri yang terlihat amat cantik dan anggun dengan heels yang baru pertama dilihatnya. Angel yang terbiasa dengan sepatu kets, terlihat menawan dengan heels juga gaun mengembang warna pink muda tanpa.


Sudah ada Adiyaksa juga Alexa menyapa Angel dan membawa gadis itu berjalan menuju tempat yang tadi di tempati Alexa, dan sudah ada Pieter menunggu.


" Wah lihat siapa yang datang " sinis Sasmita menghadang langkah Angel, Alexa juga Adiyaksa.


" Malam Nyonya besar " sapa Angel sopan dengan senyum menawan, tak luput dari tatapan suaminya.


" Lihatlah siapa yang menang disini, cepatlah sadar diri dan enyah dari kehidupan putraku " sinis Sasmita kembali.


" Jangan membuat masalah Sasmita! minggir! " geram Adiyaksa, namun di hentikan oleh Angel yang menahan tangan mertuanya.


" Nyonya besar, mungkin Saya terlihat kalah tapi sebenarnya Saya pemenang sesungguhnya " senyum Angel kembali, membuat Sasmita geram.


" Lihatlah putra Anda, biarpun Anda sudah memberikan wanita tercantik di dunia, Ia akan tetap memandang Saya " sengaja Angel mengisyaratkan mata ke arah suaminya agar Sasmita melihat sendiri bagaimana tatapan Brandon.


Dengan niat teguh ingin melawan siapapun demi pernikahannya, dan selalu menemani di setiap masalah, Angel menguatkan diri untuk berani melawan keluarga suaminya. Bagaimanapun juga, banyak hal yang telah dilakukan lelaki yang masih menatapnya itu untuk hidupnya. Dan akan membalas semua pengorbanan suaminya dengan terus mendampingi dalam situasi apapun.


Alexa dan Adiyaksa mengembangkan senyum mereka melihat Sasmita hanya terbengong tanpa bisa mengatakan apapun. Ketiganya berlalu pergi dengan Viena mengikuti.


Terlihat Kenan yang hendak mendekati Angel, namun cepat Viena mencegah lelaki tersebut untuk lebih dekat dengan Nyonya yang tengah Ia jaga.


" Jangan macam macam di sini, atau Anda akan menyesal!" ancam tegas Viena menghadang langkah Kenan, yang menatapnya heran.


" Bagus Viena " batin Brandon merasa istrinya sudah aman sekarang.


" Siapa Dia?! " geram Kenan begitu Viena sudah berlalu dengan gaun panjang yang di kenakan nya.


" Viena Agnesca, bodyguard dengan ilmu bela diri tertinggi dan kesadisan sama dengan Pieter. Dia adalah orang yang dipercaya menjaga Nona Angel saat ini, dan Nona Angel adalah Adik angkat dari Pieter " panjang lebar Ricko mengejutkan Kenan yang membulatkan mata menoleh ke arahnya.


" Apa?! " terkejut Kenan di angguki oleh sekretarisnya.

__ADS_1


" Sial! " tambah kembali Kenan mengumpat.


Angel sudah duduk bersama Pieter, Alexa, Adiyaksa juga Viena tak jauh dari tempat Brandon duduk. Alexa menceritakan semua yang telah dilakukan Angel pada Sasmita, dan membuat Pieter tersenyum bangga mengusap ujung kepala Adiknya, diiringi tatapan Kenan ke arah keduanya yang terlihat begitu akrab. Sedangkan Brandon hanya tetap duduk diam menyatukan tangan di pangkuannya.


__ADS_2