Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)

Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)
BAB 56


__ADS_3

Brandon yang sengaja datang ke kantor sekolah menanyakan tentang Angel yang di jawab kepala sekolah sesuai dengan keinginan Pieter tadi, namun karena kekuasaan Brandon yang juga dikenal oleh kepala sekolah akhirnya ia memberitahu kebenarannya. Ketika Brandon keluar dafi kantor, dilihatnya seseorang yang mirip dengan Angel mengenakan masker juga jaket yang dengan cepat Brandon menghampiri gadis yang tengah berdiri di balik tembok gerbang sekolah tersebut. Brandon menarik lengan gadis yang dengan cemas mengintip ke arah mobil Brandon dengan menunggu Pieter. Mata Angel yang terbelalak melihat Brandon menarik kuat lengan nya dan melepas masker yang menutupi sebagian wajahnya mencoba untuk melepaskan diri dan kabur namun karena kuatnya genggaman Brandon, Angel tak bisa lepas darinya. Brandon menyeret Angel untuk masuk ke dalam mobil namun Angel menolak keras dengan berjongkok di dekat mobil Brandon menahan dirinya agar suaminya tak bisa memasukkan dirinya ke mobil. Pieter yang belum juga sampai membuat Angel ketakutan akan Brandon yang menatapnya tanpa henti.


" Angel aku minta maaf, ayo kita pulang. Kamu sedang hamil Angel dan aku tidak akan biarkan kamu pergi dalam keadaan seperti ini " ucap Brandon yang berdiri di hadapan Angel yang masih berjongkok dengan mata mengawasi ke jalanan menunggu Pieter.


" Angel, jangan seperti anak kecil. Ayo naik mobil kita pulang. Aku minta maaf sudah meragukan anak ini, aku sudah tau semuanya. Kasih aku satu kesempatan lagi " tambah Brandon yang mulai berjongkok bersama Angel yang membuang mukanya tak ingin menatap Brandon.


" Angel " teriak Brandon menarik lengan Angel kuat karena istrinya tak mendengarkan ucapannya malah menatap ke arah lain.


" Lepas, aku membencimu " tegas Angel menatap dalam kearah Brandon dengan penuh kebencian.


" Engga! kamu istriku, kamu sedang mengandung anakku, kita pulang sekarang jangan keras kepala " seru Brandon dengan tegas ke arah Angel.


Pieter yang melihat Angel sedang bersama dengan Brandon langsung menghentikan laju motornya tepat di depan mobil Brandon dengan memainkan gas agar Angel tahu jika ia sudah datang karena ia tak membuka helm nya sedikitpun. Angel yang tahu kehadiran Pieter dengan kuat melepas genggaman Brandon dan berlari naik ke atas motor Pieter dan langsung di lajukan cepat oleh Pieter tanpa mengenakan helm pada Angel lebih dulu. Brandon yang geram melihat istrinya bersama seorang laki laki yang tak ia tahu jika itu adalah Pieter langsung masuk ke dalam mobil dan melajukan cepat mobilnya mengejar Pieter.


Kecepatan mobil sport Brandon dengan mudah bisa mengejar Pieter.


" Angel pegangan kuat " teriak Pieter yang langsung di peluk oleh Angel dari belakang dan semakin membuat Brandon yang ada di belakang mereka sangat marah dengan melajukan mobilnya cepat tanpa memperdulikan rambu lalu lintas demi mengejar istrinya yang masih terus boncengan dengan seorang laki laki.


" Dasar kurang ajar! aku habisi kamu! " gumam Brandon tanpa sedikitpun mengalihkan pandangannya dari motor Pieter yang melaju dengan cepat.


Brandon menghubungi anak buahnya untuk menghadang Pieter di jalanan yang sudah di prediksi oleh Brandon akan mereka lewati karena memang hanya ada jalan satu arah di sana.


" Dia masih ada di belakang " teriak Angel ke arah Pieter sambil terus berpegangan erat.


" Tenanglah, aku tidak akan biarkan kita tertangkap " sahut Pieter.

__ADS_1


Brandon yang tak menyerah mengejar Angel masih terus melaju kencang hingga sampai di samping motor Pieter.


" Berhenti! "teriak Brandon penuh amarah ke arah lelaki yang tak menghiraukan Brandon dan mengalihkan laju motornya ke samping mobil lain.


" Sialan! " gumam Brandon membunyikan klakson mobilnya sambil melaju kencang.


Pieter yang melihat beberapa mobil pengawal Brandon mengiringi motornya membuatnya berhenti sebentar dan meminta Angel mengenakan helm untuk sedikit mengelabui mereka.


" Kenapa malah berhenti? " tanya Angel ketakutan.


" Tenanglah, percaya sama kakakmu ini " seru Pieter santai karena tengah memiliki rencana sendiri.


" Pegangan lebih erat lagi, oke? " tambah Pieter yang sudah melihat mobil pengawal Brandon berhenti dengan mereka yang turun dari mobil beserta Brandon yang ada di belakang melangkahkan kaki cepat ke arah Angel yang memeluk erat Pieter.


Pieter menyunggingkan senyumnya melihat semua orang yang sudah turun bersama dengan Brandon.


Pieter melajukan motornya cepat sambil melambai ke arah Brandon dan pengawalnya yang terlihat geram.


" Dasar bodoh! cepat kejar! " teriak Brandon kearah semua pengawalnya lalu berlalu naik ke dalam mobil.


Begitu keluar dari jalan satu arah, Pieter memasuki jalan pintas yang hanya bisa di lewati motor untuk kembali kerumahnya karena ia sudah melaju cukup jauh. Sementara Brandon yang kehilangan jejak Pieter menjadi sangat geram dan marah sambil tetap berusaha mencari motor yang di naikki oleh Angel.


Sampainya di rumah, Pieter langsung memasuki tempat parkir rumahnya yang langsung tertutup otomatis begitu ia masuk. Angel turun dengan bantuan Pieter yang menahan tangannya dan melepas helm dengan bantuan Pieter.


" Gimana? seru? " tanya Pieter tersenyum ke arah Angel usai ia melepas helm full face miliknya.

__ADS_1


Angel tertawa yang di sambut tawa juga oleh Pieter membayangkan amarah Brandon yang mungkin sekarang sudah memuncak dan melampiaskannya pada pengawal.


Pieter yang merasa senang melihat Angel tertawa begitu lepas membelai ujung kepala Angel lembut dan penuh kasih sayang.


" Kita masuk sekarang, istirahatlah ini baru permulaan " ucap Pieter tersenyum ke arah Angel yang menatap ke arahnya dengan tatapan lembut.


" Terimakasih banyak " sahut Angel tersenyum.


" Kamu sekarang adikku Angel, aku akan terus menjaga dan melindungi mu sebisaku " ucap Pieter tulus ke arah Angel dengan telapak tangan yang masih berada di ujung kepala Angel.


" Iya, terimakasih kak " sahut Angel ingin membiasakan diri memanggil penyelamat hidupnya sebagai kakak.


" Manis sekali " seru Pieter mencubit gemas pipi Angel sambil tersenyum lalu turun dari motor dan membawa Angel masuk ke dalam rumah.


Sementara Brandon yang kembali ke rumah dengan diikuti oleh pengawalnya melampiaskan semua kekesalannya dan memarahi habis habisan pengawal serta semua yang ada di rumahnya karena kehilangan Angel begitu saja. Brandon memerintahkan anak buahnya mencari pemilik motor yang berani membawa istrinya pergi, namun pengawal yang lebih fokus mengejar tak ada satupun yang mencatat nomor kendaraan Pieter yang semakin membuat Brandon marah.


" Keluar sebelum aku habisi kalian!! dasar tidak berguna!! " tegas Brandon kuat dan melemparkan vas bunga yang ada di atas meja ke arah pengawalnya.


Brandon menghubungi Pieter dan memintanya datang ke rumah agar Pieter mencari tahu tentang pemilik motor tersebut.


Pieter yang sudah berganti pakaian kerja menghampiri Angel dan mengetuk pintu kamar tamu yang masih ada Angel di dalam.


" Makanlah setelah itu tidur dan belajar usai tidur. Aku akan pulang sebelum makan malam " ucap Pieter lembut dan tersenyum pada gadis yang berdiri di tengah pintu itu.


" Iya, kakak hati hati ya jangan lupa makan siang " ucap Angel yang membuat Pieter bahagia karena telah lama tak ada yang mengatakan hal itu padanya setelah adiknya meninggal karena Pieter adalah seorang yatin piatu dari Ia duduk di bangku SMP.

__ADS_1


" Jaga diri kamu jangan keluar kemana mana " pesan Pieter tersenyum meletakkan telapak tangan di atas kepala Angel membuat Angel tersenyum dengan menaikkan kedua pundaknya.


Pieter keluar rumah yang sebelumnya ia berpesan pada pelayan untuk menyiapkan makan untuk Angel dan memastikan Angel tidur setelah makan. Ia memasuki mobilnya dan berpesan pada satpam rumah agar tak mengijinkan siapapun masuk dan langsung menghubungi Pieter begitu ada yang datang. Usai berpesan kepada semua yang ada di rumahnya, Pieter melajukan kendaraan ke rumah Brandon yang telah menghubunginya dengan marah marah.


__ADS_2