Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)

Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)
BAB 37


__ADS_3

Melihat Angel yang memejamkan mata untuk menikmati sentuhan hangat di bibir nya, membuat Brandon menikmati lembut bibir gadis yang tengah demam tersebut hingga harus menghentikan kenikmatan Brandon.


" Aku sedang sakit, kamu nanti bisa tertular " ucap Angel dengan lembut menarik tubuhnya sedikit mundur dari brandon.


" Ya, kamu benar. sebaiknya kita pulang sekarang " jawab Brandon membantu Angel untuk berdiri.


Brandon melangkah lebih dulu untuk mengambil jas nya yang tadi di kenakan untuk menyelimuti tubuh calon istri nya.


Brandon melanjutkan langkah nya menuju ke arah pintu dengan Angel yang berlari memeluk tubuh Brandon dari belakang.


" Angel? " tanya Brandon terkejut.


" Diamlah dan jangan berbalik. Aku mencintaimu sangat mencintaimu, tapi aku mohon jangan begitu baik padaku jangan melakukan apapun lagi padaku karena aku tak ingin perasaan ini benar benar akan menjadi rasa ingin balas budi dan berhutang padamu " seru Angel di balik tubuh Brandon.


" Aku hanya ingin membuatmu bahagia, apa aku salah? " tanya Brandon heran dengan ucapan Angel.


" Cukup kamu mencintai ku itu sudah cukup " tambah Angel lalu melepas tubuh Brandon pelan karena dering telfon dalam tas memaksanya harus melepas tubuh pria yang masih ingin ia dekap dengan erat.

__ADS_1


Angel meraih ponsel dalam tas nya dan melihat siapa yang menghubunginnya.


" Papa? " batin Angel langsung melangkah keluar dari ruangan Brandon menutupnya dari luar untuk menjawab panggilan Carlos.


Carlos yang terbebas dari hukuman atas perbuatan nya kepada Angel karena Brandon masih memberinya satu kesempatan kembali berulah kepada Angel dan mama nya yang kini meminta Angel untuk segera pulang karena ia tengah menunggu gadis tersebut di rumah dengan ancaman akan melukai Olivia jika Angel tak segera pulang.


Tanpa berpamitan pada Brandon, Angel bergegas lari untuk pulang menggunakan jasa ojek online agar ia bisa cepat sampai rumah. Sementara Brandon yang mulai curiga karena Angel tak kunjung kembali ke dalam ruangan mulai menyusul ke depan mencari Angel yang tak di dapatinya di luar. Ia mencoba menghubungi Angel namun tak di angkat karena ponsel yang langsung di letakkan kembali ke dalam tas.


" Bisa bisa nya dia pergi tanpa berpamitan " gumam Brandon kesal dalam hati lalu memasuki kembali ruangan nya.


Lelaki yang tengah memakai jas itu melihat bungkusan obat milik Angel di atas meja dan memutuskan untuk mengantarkan ke rumah sekalian melihat apakah gadis itu di rumah atau nekat untuk pergi bekerja.


" Apa yang terjadi? " tanya Brandon dengan khawatir melihat Olivia menangis bersimpuh di atas tanah.


" Tuan, tolong lah Angel, saya mohon " seru Olivia dalam isakan tangis dan melipat tangan nya ke arah Brandon untuk memohon.


" Ada apa dengan Angel? jelaskan padaku " tegas Brandon dengan nada tinggi penuh kekhawatiran.

__ADS_1


" Carlos membawa putri saya, tolong bawa dia kembali pada saya. Saya mohon padamu Tuan selamatkan putri saya" jelas Olivia masih dengan tangisan nya.


" Sial! kemana ia membawa pergi Angel? " tanya Brandon dengan geram.


" Saya tidak tahu kemana dia membawa nya, dia hanya mengatakan ingin menjual Angel. Hanya Anda yang bisa menyelamatkan Angel " tambah Olivia semakin memohon dalam tangisan kekhawatiran nya.


Brandon membantu Olivia untuk masuk ke dalam dan meminta dirinya lebih tenang demi kesehatannya. Usai mengantar Olivia, Brandon bergegas pergi melajukan kendaraan mencari kemana Carlos membawa calon istri nya pergi. Ia menghunungi Pieter dan beberapa pengawal yang bekerja pada nya untuk mencari keberadaan Angel.


" Jika kau berani melakukan hal itu lagi, akan ku bunuh kau Carlos " gumam Brandon dengan begitu emosi sembari melajukan kendaraan nya menunggu kabar dari Pieter yang melacak keberadaan Carlos melalui koneksi yang mereka miliki.


30 menit berlalu, Pieter menghungi Brandon dan memberitahukan dimana posisi Angel yang dengan cepat lelaki yang masih terus membelah jalanan tanpa tujuan itu memutar kemudi menuju tempat yang telah di infokan oleh Pieter yang lebih dulu datang ke tempat itu bersama dengan 4 bodyguard Brandon.


" Bawa Carlos padaku hidup atau mati " tegas Brandon dengan melangkah cepat menuju sebuah kamar hotel menemui Angel begitu ia sampai.


Dua bodyguard yang diutus Brandon segera meninggalkan hotel mencari keberadaan Carlos sesuai petunjuk Pieter yang juga mengetahui lokasi Carlos kini. Sementara Brandon yang sudah berada di dalam kamar hitel atas bantuan Manager hotel yang membukakan pintu tersebut langsung memukul sorang pria yang sudah bertelanjang dada hingga tersungkur ke lantai.


Ia menutupi tubuh Angel karena kancing baju yang telah terlepas beberapa di bagian atas dengan selimut hotel.

__ADS_1


" Berani nya kau menyentuh wanitaku " teriak Brandon dengan memukul terus wajah lelaki yang memohon ampun di bawah kaki Brandon.


" Tuan, ampuni saya. Saya tidak mengetahui jika dia adalah milik Anda. Ampuni saya Tuan " pinta pria separuh baya dengan bersimpu memohon kepada Brandon yang masih terus menghajarnya karena emosi yang memuncak mengetahui calon istri nya tertidur di atas ranjang dengan tubuh terbuka di bagian atas.


__ADS_2