
Malam harinya Pieter dan Brandon meminta ijin pada Angel untuk pergi ke hotel mengurus beberapa pekerjaan yang di percayai oleh gadis polos tersebut tanpa menanyakan apapun kepada kedua orang yang bergegas pergi dan meminta Viena menjaganya serta dua orang bodyguard menjaga tepat di kedua sisi pintu kamar inap rumah sakit ternama tersebut.
Pieter mengemudikan mobil bersama Brandon menemui Sonya dan keluarganya di hotel dengan penjagaan ketat dari beberapa orang kepercayaan Brandon atas perintah langsung dari Tuan muda penuh kharisma itu.
Sementara Sasmita yang sudah menceritakan semua pada Adiyaksa membuat lelaki tersebut tak terlalu terkejut karena sikap santai Brandon sudah melukiskan semuanya. Entah mengapa setiap kali Brandon bersikap tenang dan santai pasti ada badai besar yang terjadi di balik sikapnya tersebut. Adiyaksa tak pernah mengerti bagaimana putranya bisa berubah menjadi seperti sekarang setelah kematian saudaranya, padahal dulu Brandon hanyalah seorang bocah kecil penurut yang bahkan tak pernah menyakiti siapapun dan selalu bertingkah sopan dengan tutur kata yang santun.
Brandon yang sudah memasuki hotel langsung menuju kamar Sonya dan juga orangtuanya yang sangat ingin membunuh Brandon begitu mereka melihat wajah angkuh yang memasuki ruangan dengan santai.
" Bersiaplah untuk pernikahan, Aku tunggu di bawah " ucap Brandon datar dengan nada dingin khasnya.
" Apa setelah Kau memerintahkan mereka menodai ku sekarang Kau mau menikahi ku? " teriak Sonya kuat.
" Paling tidak akan ada yang bertanggung jawab jika Kau hamil " ucap Brandon santai dengan mengantongi kedua tangan di saku celana.
" Dasar iblis kejam! " teriak Mama Sonya menunjuk ke arah Brandon yang hanya tersenyum sinis.
" Aku tunggu 10 menit " pungkas Brandon pergi meninggalkan Sonya dan orangtuanya yang marah marah memaki Brandon.
Brandon beralih melangkah ke kamar Sasmita dimana ada Adiyaksa di sana. Tanpa mengucapkan basa basi apapun, Brandon langsung bicara pada intinya yang membulatkan mata Adyaksa tak percaya akan ucapan putranya itu.
__ADS_1
" Bersiaplah menghadiri acara pernikahan yang Kau buat, tamu undangan mu sudah menunggu di bawah " seru Brandon dengan nada santai mengejutkan Sasmita juga Adiyaksa.
" Brandon, apa maksudmu? apa Kamu akan mengkhianati Angel yang sedang hamil? Daddy tidak akan pernah menyetujui pernikahan ini! " ucap Adiyaksa terkejut penuh penekanan.
" Baguslah, paling tidak matanya sudah terbuka sekarang dan Dia bertanggung jawab atas perbuatannya! " tegas Sasmita.
" Brandon! " tegas Adiyaksa yang tak menjawab apapun.
" Dad, trust me please " sahut lelaki yang mendekati Adiyaksa dan berbisik ke arahnya dan pergi meninggalkan kedua orangtuanya.
Brandon kembali menemui Pieter yang sudah mengatur semuanya untuk pernikahan malam ini di bawah.
Adiyaksa membawa Viena pergi ke tempat dimana para bodyguard di latih dimana ada Pieter juga Brandon yang mungkin mereka sudah melupakan Viena karena Viena bukanlah perempuan satu satunya dalam pelatihan tersebut. Melihat Pieter juga Brandon yang kala itu sudah memulai bisnis mereka bersama dengan keahlian bela diri luar biasa membuat Viena mengagumi dua sahabat tersebut sehingga memutuskan untuk bisa menjadi bagian dari mereka dengan berlatih keras dalam hal bela diri ataupun mengemudi serta menggunakan berbagai macam senjata hingga Ia dijuluki bodyguard wanita tertangguh.
Karena Brandon yang tak ingin berhubungan dengan wanita walaupun itu bodyguard, membuat Viena kecewa namun terus mengasah kemampuannya dengan dijadikan pengawal pribadi Adik Brandon di Amerika hingga akhirnya Ia di utus Adiyaksa untuk menjaga Adik dari seseorang yang amat Ia kagumi dan ternyata juga istri dari orang yang tanpa sengaja telah memotivasi hidupnya dengan mendengar cerita akan keterpurukan Brandon dari kesedihan atas kehilangan saudaranya dan membuat dirinya begitu tangguh saat ini bahkan tak pernah ada satupun orang yang berani melawan Brandon dengan kekuasaan juga kebengisannya.
Angel merasa iba dan memahami nasib Viena yang tak jauh beda dari dirinya karena juga di jual oleh Carlos yang untungnya Ia bertemu dengan Brandon, meski Ia begitu membenci lelaki tersebut dulu. Angel tak menceritakan apapun tentang kehidupannya pada Viena dan akan mengubur semua nasib buruk dalam hidupnya dalam dalam.
Di hotel mewah yang sudah dipersiapkan Sasmita bersama kedua orang tua Sonya untuk acara pernikahan Brandon dan Sonya sudah hadir tamu yang sengaja di undang olek kedua orang tua Sonya juga Sasmita untuk menyaksikan pernikahan anak mereka. Perempuan dengan balutan gaun pernikahan berwarna putih yan sudak di persiapkan untuk hadir bersama kedua orang tuanya diiringi tatapan sinis Brandon yang tak beranjak dari duduknya dan masih menyilangkan kaki penuh keangkuhan.
__ADS_1
" Semua sudah siap " bisik Pieter di telinga Brandon dan langsung berdiri menghampiri Sonya yang sudah bersiap untuk menikah.
Senyum bangga yang di kembangkan Sonya langsung memudar ketika Brandon membawa salah satu bodyguard yang ikut menikmati Sonya dan terkenal akan kesadisannya dalam menangani musuh untuk Ia nikahkan dengan Sonya.
" Apa apaan ini! " tegas seorang pria yang duduk mendampingi Sonya dengan begitu geram.
" Dia yang akan menikahi putrimu " tegas Brandon membulatkan mata semua orang yang hadir di sana namun membuat Adiyaksa merasa sangat lega.
" Apa Kau bercanda? Aku tidak akan menikah dengan manusia rendah seperti Dia! " teriak Sonya penuh kemarahan.
" Itu pilihanmu, jika Kau mau semua foto ini tersebar silahkan saja " ancam Brandon menunjukkan foto Sonya tanpa busana yang pernah Ia kirimkan pada Brandon untuk menggoda lelaki tersebut.
" Dasar licik " tegas Sonya penuh amarah.
" Harusnya kalian berterimakasih padaku karena Aku masih mengijinkan kalian mengadakan pernikahan di tempatku dan akan ada orang yang mengakui anakmu nanti" ucap Brandon dengan begitu santai.
" Atau mungkin kalian lebih suka jika Pieter melakukan hal yang sama seperti yang Ia lakukan pada orang suruhan kalian? " tambah Brandon santai namun mengancam hingga membuat Sonya dan orangtuanya tak memiliki pilihan lain karena sudah menyaksikan sendiri kekejaman Pieter.
Sasmita yang di jaga oleh Pieter juga bodyguard serta Adiyaksa tak bisa berbuat apapun untuk melawan putra kandungnya sendiri. Dengan terpaksa Sonya mau menikah dengan pria tinggi besar serta kulit hitam yang sudah dengan paksa menikmati tubuhnya tadi karena tak ingin merasakan sama seperti orang suruhannya. Brandon sudah meminta bodyguardnya untuk membawa Sonya pergi sejauh mungkin dengan uang yang Ia berikan, Ia juga mengancam jika sampai melihatnya ataupun Sonya maka Ia tak akan segan untuk menyakiti mereka hingga memohon untuk mati yang membuat lelaki berotot itu menuruti segala keinginan Brandon di atas sebuah kertas perjanjian yang disiapkan oleh Pieter. Rasa marah yang tak bisa di luapkan oleh Sonya dan orangtuanya karena takut akan kemarahan Brandon juga Pieter membuat mereka hanya bisa pasrah menerima semua penghinaan dari Brandon yang sudah menghancurkan bisnis juga hidup mereka tanpa sisa.
__ADS_1