Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)

Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)
BAB 160


__ADS_3

Pukul 18.30 keempatnya pergi ke sebuah kafe yang di rekomendasikan oleh Alexa. Niat awal ingin memasak bersama istrinya, harus rela di ubah Brandon karena menuruti keinginan Adiknya yang ingin berkencan ganda. Sengaja Alexa memilih tempat nongkrong anak muda agar tak ada yang mengenali Kakaknya, tak seperti restoran yang biasa di kunjungi.


" Apa di sini? " tanya Pieter pada istrinya sambil memarkir motor bersebelahan dengan Brandon.


" Iya, ayo Kak Angel Kita masuk dulu " seru Alexa menunggu Angel yang masih berada di belakang tubuh suaminya di atas motor.


Sengaja Alexa dan Angel meminta untuk naik motor saja agar tak terlalu mencolok dengan mobil sport keduanya. Karena memang yang mereka datangi hanya sebuah tempat nongkrong, dimana banyak remaja menghabiskan waktu berkumpul bersama teman teman nya.


Kedua laki laki yang hanya bisa pasrah itu mengikuti kemana langkah Angel dan Alexa, usai mereka memarkirkan motor di tempat parkir kafe yang memiliki penerangan minim. Sebuah tempat dimana ada sofa berukuran dua orang dan meja sedang, sudah di tempati keduanya.


" Bukankah pelayan itu terlihat tampan? " ucap Alexa berbisik pada Angel yang duduk di sampingnya.


" Kamu belum bertemu dengan Sean, Dia lebih tampan darinya " jawab Angel membicarakan teman kerjanya dulu.


" Benarkah? sepertinya Kakak harus membawaku ke sana, lumayan Kita bisa mencuci mata" tawa keduanya, tak memperhatikan jika kedua lelaki sudah sama sama melipat tangan dengan mata tajam di hadapan mereka.


Terdengar teriakan memanggil nama Angel tak jauh dari tempatnya duduk, dan dilihatnya empat orang yang familiar tengah melambaikan tangan. Ketiga orang dimana Angel duduk, langsung mengarahkan pandangan mereka bersama ke arah kumpulan anak anak remaja yang terlihat tengah berkumpul bersama.


Keempatnya langsung menghampiri tempat duduk Angel dengar senang dan saling berganti untuk memeluk gadis yang terlihat begitu bahagia. Tatapan Alexa, Brandon dan Pieter tak henti mengamati ke lima remaja yang tengah saling melempar senyum. Langsung saja gadis dengan celana jeans panjang itu memperkenalkan ketiganya pada teman sekolah.


" Angel? " terdengar suara cowok menghampiri bersama dua teman lainnya, sontak mata Brandon langsung mengamati dari atas hingga bawah dengan tak suka.


" Kenapa Kamu keluar dari sekolah? Kami sangat merindukanmu, terutama Dia " seru gadis dengan celana hotpant menunjuk ke arah cowok yang tadi menyapa Angel.


" Bukankah dia anak kecil di video itu? " gumam Brandon masih mengamati.


Angel hanya tersenyum paksa mendengar ucapan teman sekelasnya dulu, sambil sesekali melirik ke arah suaminya.


" Kalian kenapa di sini? apa orang tua Kalian tidak marah? " polos Angel bertanya.


" Keluarga Kami tidak terlalu kolot seperti keluargamu, Kami memiliki batas waktu sampai pukul 9 dan biasa menghabiskan waktu di sini" jelas teman Angel lagi.


" Angel, kenapa Kamu pindah? " tanya cowok yang pernah mengutarakan perasaan pada gadis cantik tersebut.

__ADS_1


" Aku hanya lelah setiap hari bangun pagi, sudah itu jarak rumah ke sekolah terlalu jauh " kilah Angel tersenyum.


" Aku bisa mengantar jemput Kamu setiap hari kalau itu masalahnya " tambah cowok tinggi ala bad boy yang masih berdiri itu, mengembangkan senyum sinis Brandon.


Lagi lagi Angel hanya tersenyum paksa dengan ucapan teman temannya.


" Semenjak Kamu pindah, Dia sudah tidak semangat ke sekolah " cerita teman kelas Angel satunya.


" Ah sudahlah, ayo bergabung bersama Kami " rengek teman teman Angel menarik lengan gadis yang menggelengkan kepala dengan tersenyum.


" Lain kali ya, Aku sedang bersama keluargaku " sopan Angel menolak.


" Oke " pasrah teman teman Angel dan berpamitan pergi.


Semua teman Angel kembali ke tempat mereka, dengan melambaikan tangan ke arah Angel yang sudah kembali duduk. Mata cowok yang pernah menyatakan cinta pada istri penguasa kerajaan bisnis itu tak henti menatap sambil berlalu.


" Apa anak sekolah sekarang memiliki wajah seperti itu? " tanya Alexa mengagumi teman cowok Kakak ipar nya.


" Rata rata teman sekolahku seperti itu, dan ketiganya tadi adalah idola basket di sekolah Kami " senyum Angel menjelaskan.


Terasa tendangan kuat di lutut Angel yang membuatnya memekik kesakitan, mengusap lututnya dengan tatapan terarah pada suami yang duduk di hadapannya.


" Apa Kalian cari mati?! dari tadi yang kalian bahas hanya laki laki saja! apa Kalian lupa suami Kalian disini?! " tegas Brandon melotot ke arah kedua gadis di hadapannya.


" Kak mengagumi seseorang itu tidak masalah, asal Kami masih memegang cinta untuk suami " seru Alexa tersenyum dan mengarahkan telapak tangan ke arah Kakak iparnya yang juga tersenyum, dan saling bertos ria.


" Apa kalian mau Kami mengagumi perempuan lain?! " tegas Brandon.


" Bukankah sudah Kamu lakukan? kenapa bertanya" gumam lirih Angel, kembali mendapat tendangan suaminya.


" Sakit! " tegas Angel melotot sambil mengusap kembali lututnya.


" Aku hanya mengagumi tapi tidak membicarakannya! Kamu lihat saja berapa banyak perempuan di dunia ini, Aku laki laki normal jelas saja melihat dan mengagumi! " jengkel Brandon.

__ADS_1


" Asal bisa tetap menjadi suami yang mencintai, kenapa tidak?" santai Pieter tertawa bersama sahabatnya.


" Kalau Kalian tidak suka Kami melihat perempuan lain, kenapa tidak Kalian bunuh saja semua perempuan di dunia ini? atau paling mudah buat Kami buta dan ikat di kamar " santai Brandon memang masih suka melihat perempuan lain saat makan bersama sahabatnya dan tak jarak berbisik mengagumi.


" Lihat Alexa selalu di peluk pria lain saat pemotretan, apa lagi pakaiannya selalu mini kadang perutnya tak pernah tertutup. Jelas Dia merasakan sesuatu saat perutnya di sentuh tangan pria lain, dan Dia juga pasti memiliki rasa kagum pada rekannya " panjang lebar Pieter santai.


" Wajar saja Aku merasakan hal lain saat perutku di sentuh, itu juga daerah sensitif perempuan. Lagipula mengagumi mereka juga wajar " santai Alexa.


Memang Alexa masih sering berjalan dengan teman laki laki seusai mereka pemotretan bersama, namun tak pernah di permasalahkan oleh Pieter. Bahkan tak jarang Ia sering melihat foto istrinya bersama laki laki demi sebuah iklan, yang terkadang memaksa keduanya berpose sensual dengan pakaian seksi Alexa dan lawannya membiarkan dadanya polos.


" Jadi tidak masalah kan melihat dan mengagumi? asal tetap bisa menjaga hati untuk pasangan? "tanya Brandon santai ke arah istrinya.


" Iya kenapa tidak, lagipula Kamu juga selalu membiarkanku berhubungan dengan teman teman sekolahku " senyum manja Angel ke arah suaminya.


" Itu karena Dia juga masih sering berhubungan dengan perempuan lain " santai Pieter.


" Bukankah Kau juga masih mengagumi mereka?! " tegas Brandon ke arah sahabatnya.


" Asal hanya mengagumi dan bukan mencintai masih boleh, karena Aku juga masih sering melakukannya " tawa Alexa di sambut tawa lainnya.


" Ah sudahlah Kita berempat sama saja, lebih baik menikmati pernikahan dengan santai sambil berpacaran" seru Angel mengulang apa yang pernah di ucapkan suaminya.


Mendengar ucapan istrinya, langsung saja Brandon mengarahkan telapak tangan dengan senyum lebar ke arah istrinya, yang langsung di sambut telapak tangan Angel melakukan high five bersama dalam tawa.


Semenjak memutuskan berpacaran, memang Angel ataupun Brandon lebih menikmati hubungan santai bersama, asalkan saling menjaga hati hanya untuk pasangan. Dan selama ini, hal itu malah makin mendekatkan keduanya dalam sebuah hubungan menyenangkan, tanpa adanya perselisihan besar akan kecemburuan dan bisa saling percaya.


Baik Pieter ataupun Brandon sudah menjelaskan pada Alexa tentang dunia bisnis yang tak lepas dari kehidupan malam dan wanita bayaran. Karena memang tak jarang mereka menjamu klien dari luar negri seperti itu, seperti pernah dijelaskan Brandon ketika baru menikah dengan Angel.


Awalnya Alexa dan Angel menentang keras, namun harus bisa memahami akan pekerjaan suami mereka asal tak memiliki kontak fisik dengan wanita itu, juga tak ikut memakainya.


Pieter sendiri mengijinkan Alexa tetap bergelut di dunia model, yang Ia tahu selalu kontak fisik dengan pria tampan. Namun Ia membatasi hanya sebagai hubungan kerja tanpa melakukan lebih seperti syarat Alexa padanya. Seorang suami yang ingin memulai kembali hubungan dengan kejujuran itu juga mengatakan jika Ia belum bisa melepas rasa kagum pada Viena, yang di mengerti Alexa. Karena dirinya sendiri juga sering bergumam kagum pada lawannya ketika pemotretan.


Keempatnya saling sepakat untuk tetap menjaga diri dan perasaan mereka hanya untuk pasangan masing masing, dan langsung menegur jika salah satu sudah melewati batas hingga menimbulkan kecemburuan. Dengan begitu takkan ada kesalahpahaman ataupun kecemburuan tak jelas yang akan terjadi, begitu juga Alexa yang mencoba santai dalam hubungannya.

__ADS_1


Terlebih kini Pieter sudah menunjukkan sikap sebagai suami yang mencintai dan menyayanginya usai mereka berbaikan kembali. Layaknya Angel dan Brandon yang lebih dulu menikmati pacaran dalam pernikahan, Alexa dan Pieter pun menginginkan hal yang sama sehingga membuat keempatnya bisa akrab bersama.


__ADS_2