Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)

Cinta Dalam Kebencian (Season 2 Cek IG Ilona_Shanum)
BAB 22


__ADS_3

" Au " pekik Angel merasakan sakit ketika Brandon mulai menyusuri pundak Angel dengan bibir nya.


" Apa masih sakit ?" tanya Brandon menatap Angel khawatir yang di jawab Angel dengan anggukkan kepala.


" Dimana obat mu ? apa sudah kamu oleskan ?" tanya Brandon melihat luka di tubuh Angel.


" Belum, aku hanya meminum obat saja " jelas Angel.


" Dasar bodoh, apa kamu benar benar suka menyiksa tubuh mu ? sekarang dimana obat mu ? " tegas Brandon duduk di samping tubuh Angel.


" Ada di sana " ucap Angel menunjuk ke arah laci meja yang berada di samping tempat tidur.


Brandon dengan segera meraih laci tersebut dan mengambil obat salep milik Angel yang telah di resep kan oleh Dokter. Dengan perlahan dan hati hati ia mengoleskan salep di tangan nya ke atas luka Angel menggunakan cotton bud.


" Pelan " seru Angel merasakan perih di luka yang di oles salep oleh Brandon.


Bibir Brandon meniup lembut setiap luka Angel sembari terus mengoleskan salep di tubuh Angel membuat gadis yang masih merebahkan tubuh nya itu merasa ada yang berdesir dari dalam tubuh nya. Tangan Brandon menarik pelan tali ketat yang menggelayut di pundak Angel yang sudah terbuka pengait nya.

__ADS_1


" Apa yang kamu mau lakukan ?" tanya Angel menahan tangan Brandon.


" Melepas nya, tidak baik tidur dengan mengenakan ini " sahut Brandon menunjuk ke arah pakaian dalam Angel.


Angel yang memang mengetahui jika lebih baik jika tidur tanpa mengenakan dalaman pun menuruti ucapan Brandon dan membiarkan pria tersebut melepaskan nya lalu meletakkan di meja samping tempat tidur dekat dengan Angel.


" Istirahat lah, aku akan mandi " pamit Brandon menyelimuti tubuh Angel.


" Jangan " pinta Angel menarik lengan Brandon dan duduk di hadapan pria yang masih mengenakan kemeja kerja tersebut terkejut.


" Aku pulang kerja dan belum mandi " sahut Brandon heran melihat gadis kecil nya menikmati aroma tubuh nya dengan begitu nyaman.


Angel menarik tangan kiri Brandon untuk ia letakkan di bawah kepala nya sebagai sandaran lalu mendekatkan tubuh sintal nya hingga tanpa jarak dari tubuh Brandon dan mulai menenggelamkan lagi wajah di dada bidang dengan dengan aroma parfum bercampur dengan keringat yang terasa semakin sexi dan menenangkan Angel. Angel melingkarkan tangan di pinggang Brandon agar ia bisa terlelap dengan posisi yang sama.


" Angel, aku sudah mencoba menahan nya karena lukamu. Kalau kamu seperti ini bagaimana aku bisa menahan nya lagi " seru Brandon yang tak ingin memaksa Angel melakukan keinginan nya dengan kodisi tubuh yang belum pulih.


" Aku cuma mau tidur seperti ini, beralihlah kalau aku sudah tidur " pinta Angel dengan nada manja.

__ADS_1


" Baiklah " sahut Brandon dengan jari jari nakal yang mulai menurunkan tali piyama Angel.


" Jangan " seru Angel menarik kembali tali piyama ke atas pundak nya.


" Aku cuma mau kita sama Angel " sahut Brandon menatap ke arah Angel nakal.


" Janji tidak melakukan apa pun ?" tanya Angel tak ingin Brandon meminta lebih.


" Aku janji " jawab Brandon tersenyum.


Brandon memeluk erat tubuh Angel tanpa melakukan lebih dari itu dan membiarkan Angel terlelap dalam keadaan yang sama dengan diri nya. Meski merasakan keinginan yang memuncak ketika Angel mendekat pada dada nya, Brandon mencoba untuk menahan keinginan nya karena tubuh Angel yang masih terluka dan tak ingin lebih menyakiti nya lagi.


" Itu..." seru Angel merasakan sesuatu yang menempel pada bagian bawah tubuh nya.


" Biarkan saja, cepatlah tidur agar kamu cepat sembuh " sahut Brandon mengeratkan pelukan pada tubuh Angel.


" Dan jangan banyak bergerak " tambah Brandon karena pergerakan Angel membuat nya semakin merasakan keinginan tinggi.

__ADS_1


__ADS_2