
Angel melingkarkan tangan pada perut suami yang sudah membuka tiga kancing atas kemeja atas keinginan istrinya agar bisa mencium langsung aroma tubuh dari kulit suaminya. Tangan kiri lelaki yang masih ingin mendengar ucapan samar istrinya terus membelai lembut ujung kepala Angel yamg menyusupkan wajah di dada bidangnya.
" Aku mau makan ketoprak " seru Angel lirih sambil membelai dada suaminya.
" Apa itu? " tanya Brandon bingung tak pernah sekalipun Ia tahu jenis makanan yang di sebutkan istrinya.
" Ketoprak, Kamu tidak tahu? " tambah Angel mengangkat kepala dan menatap suaminya.
" Tidak " singkat Brandon membuat Angel menghela napas panjang.
" Tanya Kakak, Dia pernah membelikan ku itu " ucap Angel dengan nada jengah mengingat Pieter pernah membelikannya ketika Angel menginginkan makanan tersebut meski Kakaknya juga tak mengetahui jenis makanan tersebut namun Ia bertanya pada asisten rumah tangga yang menunjukkan tempat penjual ketoprak yang enak.
" Panggil dulu seperti tadi Kamu panggil Aku " pinta Brandon memberikan syarat pada istrinya.
" Apa? " tanya gadis kecil yang tak mengingat ucapannya sendiri dan merasa heran.
" Tadi waktu Kamu peluk Aku, Kamu panggil Aku apa Aku mau dengar!" tegas Brandon yang langsung membuat istrinya teringat dan tersenyum.
" Sayangku? " seru Angel mengejutkan Brandon yang langsung berganti posisi cepat memegang kedua pundak istrinya dengan tatapan bahagia tak percaya.
" Lagi " pinta Brandon dengan tersenyum lebar penuh ekspresi bahagia.
" Sayangku " seru gadis yang terlihat jengah karena suami yang langsung mengubah posisi mengejutkan dirinya.
Lelaki dengan ekspresi bahagia tersebut mendekap erat tubuh Angel yang tersenyum melihat kebahagiaan suaminya. Ia sudah memikirkan akan permintaan Brandon yang memang tak salah untuknya memanggil suaminya dengan panggilan khusus seperti yang dilakukan teman temannya di sekolah pada pacar mereka. Brandon yang mengharapkan memiliki panggilan khusus dari Angel begitu merasa bahagia ketika istrinya memanggil dengan sebutan seperti itu.
" Sayang, Aku mau makan ketoprak " seru Angel di balik pelukan suaminya dengan nanda manja.
" Oke, Aku belikan sekarang apapun yang Kamu mau " sahut Brandon dengan nada bahagia lalu mengambil ponsel untuk menanyakan pada sahabatnya tempat penjual makanan yang diinginkan istrinya.
" Aku mau makan di sana sambil kencan " pinta Angel manja.
__ADS_1
" Baiklah, apapun untukmu " sahut Brandon meski sudah menyewa gedung bioskop serta menyiapkan makan malam romantis yang tak terpakai untuk kencan mereka malam ini.
Wajah yang masih berbinar bahagia tersebut mengiringi langkahnya untuk menggendong Angel ke kamar dan bersiap sebelum kencan pertama mereka yang membuatnya amat bahagia. Dengan terus mengembangkan senyum dan meminta Angel. mengulang setiap panggilan barunya, Brandon bersiap untuk pergi bersama istrinya.
" Apa Kamu mau pakai ini? " tanya Angel usai mandi dan melihat suaminya dengan setelah kemeja seperti biasa.
" Iya, kenapa? " tanya Brandon merasa tak ada yang salah dengan pakaiannya.
" Kita kencan sayang buka mau bertemu klien " protes Angel mengambil setelan pakaian santai milik suaminya di kamar ganti.
" Pakai ini " pinta gadis yang membawa kaos putih, jaket hitam serta celana pendek dan topi putih.
" Ha? " seru Brandon terkejut menerima pakaian yang di pilih oleh istrinya.
" Pakai " manja Angel merengek dan di turuti oleh Brandon meski dengan wajah jengah.
Angel menunggu suaminya berganti pakaian di dalam ruang ganti dengan mengikat rambutnya di depan meja rias serta memberikan sedikit pelembab pada wajah mulusnya tanpa make up ataupun lipstik karena suaminya tak suka jika Angel berdandan karena terlihat lebih cantik ketika gadis kecilnya natural.
" Sayang " seru Angel menghampiri suaminya dengan tersenyum.
" Kamu yakin suruh Aku pakai kaya gini? " tanya Brandon merasa aneh keluar dengan pakaian santai yang biasa Ia kenakan di rumah.
" Yakin, Kamu ganteng banget " puji Angel tersenyum lalu menarik lengan jaket yang di kenakan suaminya sampai bawah siku lalu memakaikan topi membuatnya amat mengagumi ketampanan Brandon yang terlihat lebih dalam balutan pakaian yang Ia kenakan saat ini.
" Tidak ada matahari Angel, kenapa harus pakai topi? " gerutu Brandon.
" Itu aksesoris sayang biar Kamu tidak di goda perempuan nanti " seru Angel langsung melingkarkan tangan pada lengan suaminya dan berjalan keluar.
Santos juga para pelayan yang melihat Tuan mereka dalam balutan pakaian santai tanpa kemeja merasa aneh juga heran karena tak pernah sekalipun lelaki yang tersenyum bersama istrinya tersebut mengenakan pakaian seperti itu untuk keluar rumah.
" Apa Anda akan pergi Tuan? " tanya Santos penuh keheranan dengan mengamati dari atas ke bawah pakaian Tuannya.
__ADS_1
" Iya " singkat Brandon.
" Kita akan berkencan malam ini, bukankah Dia terlihat lebih tampan? " sahut Angel tersenyum melihat Santos yang heran memperhatikan penampilan Brandon.
" Iya Nyonya, Tuan terlihat tampan dan berbeda malam ini " jawab Santos tersenyum dalam tatapan penuh heran.
" Kita pergi sama Pak Yudha ya " pinta Angel sembari berjalan keluar rumah.
" Kenapa? " tanya terkejut Brandon.
" Biar Aku bisa terus dekat sama Kamu " sahut Angel manja mengembangkan senyum lelaki yang menatapnya.
Brandon keluar dan memanggil Yudha untuk mengantar mereka berdua pergi berkencan ke tempat yang diinginkan oleh Angel. Dalam perjalanan gadis yang terus menatap suaminya tersebut tak henti mengembangkan senyum pada wajah tampan nan segar Brandon.
" Cinta Kamu " seru Angel lalu mencium lembut bibir suaminya singkat.
" Yudha, naikan kaca spion tengah " pinta Brandon yang merasa gemas dengan tingkah Angel malam ini.
" Baik Tuan " sahut Yudha dan menaikkan kaca spion tengah menyanggupi perintah Tuannya.
Brandon menarik dagu Angel dan menikmati bibir gadis yang membuatnya merasa gemas dan semakin mencintainya. Dengan penuh perasaan mereka meluapkan rasa cinta yang semakin bertambah melalui ciuman lembut nan hangat dalam perjalanan yang mereka tempuh. Tangan tangan lembut lelaki yang menarik istrinya ke atas pangkuan tersebut mulai indah menari di atas dada Angel yang menahan suaranya karena adanya Yudha.
" Hentikan, Kita di jalan" pinta Angel lirih.
" Sebentar lagi " sahut Brandon masih terus menikmati tubuh atas istrinya dengan bibir lembutnya.
" Hentikan, Kamu akan kelepasan nanti " pinta Angel berbisik di telinga suaminya.
" Hampir saja " sahut Brandon tersenyum menghentikan tangan yang menari indah di atas tubuh berisi istrinya.
Brandon mencium lembut bibir Angel sambil merapikan dress Angel yang sudah Ia buka kancingnya di atas. Perlahan Angel turun dari pangkuan suaminya untuk membetulkan rambut dan saling menggenggam kan tangan menyusuri setiap jalanan yang membawa mereka ke tempat penjual ketoprak sesuai dengan lokasi yang dikirimkan oleh Pieter melali pesan chating. Tanpa henti keduanya saling meluapkan rasa bahagia melalui tatapan yang sesekali mereka berikan untuk satu sama lain dengan mengembangkan senyum bahagia layaknya dua insan yang sedang di mabuk cinta.
__ADS_1