
Karena Author menyayangi kalian semua, Author kasih bonus 1 up lagi hari ini. Jangan lupa vote biar sehari 2x up, oke?hahahaha. Tadi kan udah di singgung soal Alexa yang minta Pieter untuk lupain Dia kan? nih penjelasnnya author kasih part nya Alexa Pieter cuma 1 aja ya, selanjutnya ikut alur.
Tanpa sengaja pandangan Alexa dan Pieter saling beradu satu sama lain ketika mereka sama sama sedang menertawakan Brandon juga Angel. Kedua orang yang hampir satu bulan tak saling tergur sapa itu dengan cepat menghentikan tawa dan saling membuang muka.
Rasa cemburu juga kecurigaan atas oemikiran bodoh Alexa sudah membuat hubungan keduanya memburuk. Terlebih ketika Pieter mencoba meminta Alexa pada Adiyaksa untuk dijadikannya sebagai istri, namun mendapat penolakan keras dari gadis yang menganggap Pieter tak pernah benar benar mencintainya.
***Flashback on ***
Satu bulan setelah kembalinya mereka dari villa dan keadaan Angel sudah lebuh baik untuk menerima takdirnya, Pieter mengajak Alexa untuk bertemu Adiyaksa di kediaman pribadinya. Dengan membulatkan tekad, Ia berencana menikahi Alexa untuk mempertanggung jawabkan apa yang sudah Ia lakukan pada gadis itu sewaktu di villa.
" Om, Saya kemari berniat ingin meminta Alexa sebagai istriku. Jika Om ijinkan, Saya akan menikahi Alexa dalam minggu ini dengan atau tanpa restu dari Brandon " jelas Pieter ketika sudah berhadapan dengan Adiyaksa yang duduk bersama putrinya.
Alexa juga Adiyaksa sama sama terkejut akan permintaan begitu terdengar tulus dari lelaki yang duduk melebarkan kaki tersebut.
" Apa Kamu yakin Pieter? apa kalian sudah membicarakan hal ini sebelumnya? apa Kamu mau Alexa? " tanya bertubi Adiyaksa masih tertegun akan permintaan laki laki yang sudah Ia anggap putra kandungnya itu.
" Saya yakin Om, Saya mencintai Alexa dan akan menjaganya. Kami sudah membicarakan ini dan Alexa sudah menyetujuinya " jelas Pieter memantapkan hatinya.
" Tidak! Aku tidak ingin menikah! Aku ingin belajar dan meneruskan karirku! " tegas Alexa penuh penekanan.
" Apa maksudmu? bukankah Kamu memintaku menikahimu? apa ini Alexa? " bingung lelaki dengan tatapan tajam pada gadis yang menolak tegas biat baiknya.
" Itu dulu! tidak untuk sekarang, karena Aku tidak lagi mencintaimu! Aku mencintai Darell karena Dia yang selalu ada untukku dan tulus mendapingiku!" jelas Alexa menegaskan.
__ADS_1
" Alexa, Daddy minta Kamu jangan mengambil keputusan dalam emosi, itu takkan baik. Pikirkan dan bicarakan lagi dengan Pieter, Ia bersungguh sungguh ingin menikahimu " lembut Adiyaksa menasehati putri yang terus memenuhi kecurigaan pada Pieter juga Angel tanpa bukti.
" Oke Alexa, semua terserah padamu " sakit hati Pieter akan ucapan gadis yang masih Ia cintai.
" Saya permisi Om, sudah tidak ada yang harus Saya bicarakan lagi " pamit Pieter dan bergegas pergi dengan hati seakan tersayat benda tajam, terasa amat sakit.
" Alexa, kejar Dia dan jelaskan apa maksudmu " pinta Adiyaksa memasang wajah tegas.
" Baik Daddy " sahut Alexa dan beranjak dari duduk.
Mobil yang sudah di nyalakan mesinnya, langsung dinaikki oleh Alexa dimana sudah ada Pieter siap melajukan kendaraannya.
" Turun! " bentak Pieter merasa tersakiti.
Napas kasar dibuang oleh oleh Pieter dan langsung melajukan cepat kendaraannya menuju rumah nya sendiri. Beberapa menit mereka sudah sampai di kediaman pribadi Pieter, dan bergegas lelaki dengan masih merasakan sakit hati itu masuk di susul oleh Alexa yang menarik pergelangan tangannya begitu sampai ruang tamu.
" Apa lagi sekarang?! " bentak Pieter kesal.
" Kamu mau Aku menikahimu, tapi sekarang Kamu menolakku! apa Kamu anggap semua ini lelucon?! " tegas Pieter sudh menghempaskan kasr tangan Alexa.
" Lupakan Aku! lupakan semua yang sudah Kita lalui! Aku tidak akan menikah dengan laki laki sepertimu! bibirmu mengatakan cinta padaku, tapi sikapmu menunjukkan lain! bukankah Kamu mencintai Kak Angel? lalu kenapa Kamu menikah denganku?! " tegas Alexa membuat lelaki di hadapannya menatap tak percaya.
" Apa maksudmu?! jangan bawa bawa Angel dalam masalah ini! " tegas lelaki dengan ekspresi masih tak percaya itu dan tetap berdiri di hadapan Alexa.
__ADS_1
" Kenapa? apa Kamu tak suka jika Aku menyebut namanya? jangan pura pura bodoh! bukankah anak dari Kak Angel yang meninggal itu adalah anak kandungmu?! Kamu sengaja menjadikannya Adik karena perasaan cintamu yang tak mengkin melawan Kak Brandon dan memilikinya! " teriak Alexa seraya membentak mengeluarkan semua yang mengganggu benaknya selama ini.
" CUKUP! " keras Pieter membentak rak terima akan semua tuduhan konyol Alexa.
" Dengar Aku baik baik! Angel bukan gadis seperti yang Kamu tuduhkan! bahkan Dia tak pantas mendapat tuduhan menjijikan darimu! Dia hanya gadis polos yang sengaja dijual Ayahnya pada Kakakmu demi tender, untuk itu Aku menyayanginya sebagai pengganti Adikku yang sudah tiada! Dan kehamilan itu terjadi saat Kakakmu membeli gadis malang itu, jika Kamu tidak mempercayainya Kamu bisa bertanya langsung pada Kakakmu! " panjang lebar Pieter menekan kuat kedua sisi wajah Alexa dengan satu tangan begitu geram.
" Satu hal lagi, jika Kamu tidak mengetahui apapun berhentilah bertingkah bodoh! cari kain putih bekas darah kesucian Angel di kamar Kakakmu untuk meyakinkan dirimu! " tegas kembali Pieter masih sangat geram.
Telapak tangan yang masih di dagu Alexa dengan ibu jari dan telunjuk menekan kuat kedua pipi gadis tersebut Ia lepaskan kasar, hingga tubuh Alexa terdorong ke belakang karena tenaga kuat lelaki yang sudah begitu marah juga sakit hati.
Hati dan pikirannya tak mampu mempercayai semua tuduhan gila gadis yang sudah berniat untuk Ia nikahi itu. Tangan kanan mengarahkan rambut keatas lalu Ia tekan kuat seraya menjambak sendiri rambut yang ada di atas kepalanya, benar benar gila dan frustasi dirinya mendengar perkataan menjijikan Alexa.
Langkah kaki dalam balutan kemarahan Ia langkahkan ke arah kamar meninggalkan Alexa yang kini sudah menyesal akan ucapannya. Ingin rasanya Ia pergi mengejar lelaki yang sudah menapaki setiap anak tangga itu dan meminta maaf, namun pemikiran bodohnya membuatnya amat malu.
Ia tak menyangka jika pertemuan Kakak juga Kakak iparnya begitu menyakitkan gadis yang baru kehilangan kedua anaknya itu. Rasa salah juga penyesalan seakan tak berarti lagi, walau begitu kuat mendera batin gadis yang bersimpuh di lantai bersama bulir air matanya.
Lelaki yang sudah tulus ingin menikahinya, mungkin kini sudah tak ingin kagi mengenal dirinya karena tuduhan menyakitkan Ia layangkan begitu mudah tanpa mencari tahu kebenarannya lebih dulu.
Rasanya Ia takkan sanggup berhadapan dengan Angel ataupun Pieter usai hari ini. Terlebih kehidupan kelam Kakak ipar yang tak Ia ketahui membuatnya harus mencurigai gadis yang selali membelanya setiap hari. Rasa iri juga cemburu akan perhatian berlebih Brandon dan Pieter, mengembangkan kebodohan Alexa dengan cepat.
Tanpa Ia mau mengerti mengapa kedua lelaki itu terus menemani dan memanjakan Kakak ipar nya. Ketulusan kasih sayang Pieter dan Brandon yang ingin mengeluarkan Angel dari keterpurukan akan kehilangan calon anaknya, membuay Alexa salah paham juga tersingkir, merasa tak ada yang menyayangi juga menginginkannya.
***Flashback off***
__ADS_1