
" Aku lapar " ucap Angel begitu mereka usai menyelesaikan mandi berhasrat mereka.
" Baiklah, Kita kebawah dan makan ya " sahut Brandon menuntun Angel kebawah.
" Ada yang bisa Saya bantu Tuan? " tanya Santos melihat Brandon dan Angel yang telah sampai di bawah.
" Siapkan makan" ucap Brandon tegas.
Santos pergi menemui pelayan agar menyiapkan makan untuk majikan mereka yang dengan cepat dilaksanakan oleh beberapa asisten di rumah Brandon karena jika memang harus menunggu lama Tuannya selalu saja marah dan memecat siapapun yang melaksanakan tugasnya.
Brandon dan Angel duduk di ruang keluarga bersama menunggu hingga makanan mereka siap.
" Apa Aku boleh tidur dikamar sebelah malam ini? " tanya Angel ragu membuat mata Brandon membulat hebat.
" Apa Kamu gila? Kita baru saja menikah dan Kamu sudah mau pisah ranjang? " tanya Brandon terkejut menatap Angel.
" Bukan, Aku ada ujian 2 hari lagi. Jadi kalau boleh Aku ingin tidur di kamar sebelah biar bisa belajar " jelas Angel.
" Tidak " tegas Brandon singkat dengan nada jengkel.
" Apa Kamu tidak mau Aku naik kelas dan lulus sekolah terus hamil anak Kamu?" seru Angel mencoba merayu Brandon dengan memainkan jari jari Brandon yang Ia tarik ke atas pahanya
" Mau, apa hubungan nya tidur di kamar sebelah dengan ujian" gumam Brandon masih kesal.
__ADS_1
" Sayangku, kalau Aku tidur sama Kamu pastinya Aku tidak bisa belajar karena Kamu terus menggangguku jadi Aku harus pindah ke kamar sebelah biar bisa fokus. Cuma sampai selesai ujian aja kok " pinta Angel dengan nada manja merayu Brandon.
Angel yang meletakkan kepala bersandar di pundak Brandon sambil terus merayunya membelai dada bidang pria yang kesal tersebut dengan jari telunjuknya agar Brandon mengijinkan untuk Angel sementara pindah kamar untuk belajar. Angel yang tahu jika Ia tak akan bisa belajar jika satu kamar dengan suami yang tak pernah henti menginginkannya setiap bertemu terus mencoba merayu Brandon agar setuju.
Dengan mengambil napas panjang, Brandon yang sudah termakan rayuan Angel pun mengijinkan gadis kecilnya pindah untuk sementara hingga ujian kenaikan kelas usai.
" Baiklah, tapi hanya sampai ujian selesai " tegas Brandon penuh penekanan di setiap katanya.
" Terimakasih suamiku yang baik " seru Angel memeluk Brandon dan mencium pipinya lembut.
" Dasar licik " gumam Brandon lirih.
" Tapi malam ini Kita harus melakukannya sampai pagi karena satu minggu ke depan Kita tidak bisa melakukannya " tambah Brandon dengan senyum genit meraba paha mulus Angel yang mengenakan celana pendek.
" Apa sekolah lebih penting daripada Aku? " tanya Brandon kesal dengan penolakan istrinya.
" Iya " sahut Angel tersenyum ke arah Brandon membuat lelaki yang menatapnya jengah itu langsung menyerang tubuh Angel hingga terhempas ke atas sofa panjang.
Brandon mengusap paha mulus Angel sambil menggigit kecil bagia atas dada Angel yang masih berbalut pakaian hingga Angel memekik.
" Hentikan " pinta Angel karena Brandon yang masih terus menyerang Angel.
" Baiklah Kamu yang lebih penting dari semuanya " ucap Angel cepat membuat Brandon tersenyum dan beranjak dari atas tubuh Angel.
__ADS_1
" Kamu memang harus di hukum lebih dulu baru akan menurut " seru Brandon tersenyum puas dan kembali duduk di samping Angel yang masih terhempas di atas sofa.
" Akan Aku balas Kamu " batin Angel dalam hati.
Angel bangkit dari posisinya dan duduk mengarah ke wajah Brandon mengejutkan lelaki yang menyadarkan tubuh di sofa. Angel mulai menciumi wajah Brandon dengan terus bergerak di atas milik Brandon. Laki laki yang memegang pinggang Angel tersebut mulai merasakan hasrat yang membuat Angel merasa puas. Brandon menikmati bibir Angel dengan liar sembari menggerakkan tangan di atas dada Angel. Karena sofa yang tinggi hingga apa yang mereka lakukan tak dapat terlihat oleh semua asisten rumah tangga Brandon.
" Apa milikmu sudah bangun? " tanya Angel dengan nada sexi nan menggoda merasakan benda keras menyentuh miliknya.
" Ya " sahut Brandon menyusupkan tangan ke dalam kaos Angel yang tersenyum puas ke arah Brandon.
Angel langsung beranjak dari tubuh Brandon dan berdiri di hadapan lelaki yang sudah tak bisa menahan gairahnya.
" Itu hukuman untuk Kamu " ucap Angel lalu berlari ke meja makan meninggalkan Brandon.
" Angel! " teriak Brandon kesal pada Angel yang telah membuat nya on lalu pergi meninggalkannya begitu saja.
Brandon menyusul Angel ke meja makan lalu menepuk pelan ujung kepala gadis yang sudah makan lauk di meja makan.
" Dasar gadis liar " gumam Brandon mencubit pipi Angel gemas lalu duduk di kursinya bersiap untuk makan bersama Angel.
Angel tersenyum puas sambil terus memakan makanan di tangan nya melihat wajah Brandon begitu kesal dan frustasi.
" Love you " ucap Angel tersenyum ke arah Brandon yang langsung tersenyum dengan mengacak rambut Angel.
__ADS_1
Sementara malam ini Olivia mulai pindah kerumahnya dengan bantuan dari beberapa orang suruhan Brandon yang membantu kepindahan Olivia karena Brandon tak ingin jika mertuanya harus tinggal di rumah kumuh lagi. Dengan penjagaan rumah yang ketat oleh beberapa bodyguard untuk menjaga Olivia di rumahnya, membuat Olivia sedikit merasa risih karena tak terbiasa dengan perlakuan seperti ini. Ia harus makan setelah pelayan mencoba makanannya dan tidur di kamar yang lebih dulu diperiksa hanya untuk memastikan keselamatan dan keamanan Olivia sesuai dengan perintah dari Brandon.