
Flashback
Saat keluar dari restoran, Anne mengepalkan tangannya. Emosinya sudah di ubun-ubun saat Zidan memutuskannya secara sepihak.
Ia ingin berteriak karena tak terima di putuskan oleh Zidan. Namun, rupanya ia masih bisa berpikir jernih. Lebih baik ia memakai cara halus untuk kembali mendapatkan Zidan.
Mariane ... Dia sudah susah payah berjuang untuk mendapatkan Zidan, masuk kedalam keluarga Smith adalah cita-citanya. Selangkah lagi, dia akan menjadi bagian dari keluarga. Tapi ternyata, harapannya harus pupus kala Zidan memutuskannya.
Tentu saja Ane takan terima. Ia takan mungkin mundur setelah sekian lama berjuang.
Awalnya, Ane tak tau bahwa penyebab Zidan memutuskannya adalah karena Audrey. Namun ternyata, Ane melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa Zidan dan Audrey sedang berpelukan.
Darah Ane mendidih saat melihat Zidan dan Audrey sedang berpelukan. Ia merasa tak ada harga dirinya kala Zidan lebih memilih seorang sekretaris dari pada dirinya yang seorang model papan atas.
Dan di sinilah semua di mulai.
Di awal, Ane sempat kesulitan mencari tau tentang Audrey. Bahkan, Ane hampir menyerah dan akan menggunakan cara lain untuk merebut Zidan.
__ADS_1
Namun saat Ane menyerah. Keajaiban datang padanya. Setelah mengetahui bahwa Zidan berpacaran dengan Audrey, Ane kerap diam-diam mengikuti Zidan saat mengantar Audrey.
Dan jika Zidan sudah mengantar Audrey dan meninggalkan apartemen Audrey, Ane pun akan ikut meninggalkan apartemen Audrey.
Namun saat itu, saat ia akan meninggalkan Audrey, mata Ane menatap mobil yang cukup mencurigakan. Dan ia baru sadar, bahwa mobil yang tampak mencurigakan itu juga sedari tadi mengikuti mobil Zidan, sama seperti dirinya.
Ane memberanikan diri mengetuk mobil itu dan bertanya apa dia mengenal Audrey, dan jawabannya ya, lelaki yang berada di dalam mobil itu berkata bahwa dia mengenal Audrey. Dan lelaki itu adalah Adrian, orang yang pernah menusuk Audrey karena dendam masa lalu, dan kini ... Adrian hadir kembali untuk membalas Audrey.
Dan, dari situlah semua berawal ... Dengan kesepakatan yang saling menguntungkan, Ane bisa dengan mudah mendapat informasi tentang Audrey.
Dan dengan kesepakatan yang menggiurkan yang di tawarkan Ane, Adrian pun menyerahkan foto-foto tersebut ke tangan Ane. Hanya satu yang Adrian tak tau tentang Audrey ... Adrian tak tau siapa ayah Kelly yang sebenarnya.
Flashback off.
Zidan tersenyum getir saat langkah Audrey semakin jauh. Hatinya mendadak nyeri, kala membayangkan tubuh Audrey sudah di jamah oleh puluhan bahkan ratusan lelaki hidung belang.
Sebaik-baiknya, seorang Zidan Smith ... Tentu saja, ia ingin pendamping yang menurutnya cukup layak untuk menjadi istrinya dan ibu dari anak-anaknya.
__ADS_1
"Ahh!" ringis Ane saat Zidan terus menatap langkah Audrey, Zidan tersadar, ia langsung berbalik dan menatap Ane.
"Ane kau tidak apa-apa?" tanya Zidan.
"Ini sangat perih," keluh Ane dengan suara yang dibuat-buat. Ia memamerkan lehernya luka karena cengkraman Audrey. Lalu, ia kembali meringis saat memegang pipinya yang memar karena Audrey menghajarnya.
"Ada apa ini?" tanya Zidan pada Ane, " Kenapa Audrey bisa menghajarmu?" tanyanya lagi.
"Aku hanya bertanya apa itu fotonya atau bukan. Tapi, dia malah menghajarku!" dustanya.
"Ayo kita ke rumah sakit, kau harus mengobati lukamu," ajak Zidan, membuat Ane menggeleng.
"Aku tak sanggup berjalan, bisakah aku memakai kursi roda?" tanya Ane, dia berekting seolah-olah, dia akan sekarat.
Tanpa aba-aba, Zidan menggendong Ane ala bridal style membuat Ane diam-diam tersenyum penuh kemenangan.
Scroll lagi ies ...
__ADS_1