Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
263


__ADS_3

Saat Ariana terus berontak, dan berteriak pada Josh, orang yang tadi menembak Regard mengeluarkan pisau dari saku jaketnya dan melepaskan tali yang mengikat Ariana.


Saat tali Ariana terlepas, Josh langsung memeluk erat tubuh sang putri. Tangis haru, menelusup relung dada Briana dan Josh, sedangkan Ariana berhenti meronta saat di dalam dekapan Josh.


Tangis Josh luruh saat pertama kalinya memeluk Ariana, ia mendekap Ariana begitu erat, menyalurkan kerinduan yang selama ini ia pendam.


Tangis Briana juga luruh, ia terasa mimpi saat melihat Josh memeluk putrinya. Mimpi yang bahkan tak berani ia pikirkan


"Cepatlah pergi dari sini dan jangan menoleh lagi!" ucap Lelaki yang tadi menembak Regard. Seketika membuat Josh tersadar.


"Bri apa kau kuat berjalan sendiri?" tanya Josh, Briana pun mengangguk. "Aku bisa berjalan sendiri," jawab Briana.


Josh bangkit dari duduknya dan menggendong Ariana, Satu tangannya ia ulurukan untuk menggenggam tangan Briana.


Lelaki yang tadi menembak Regard pun tersenyum saat Josh sudah pergi. Matanya dan mata Ariana saling mengunci, hingga senyuman itu semakin lebar

__ADS_1


"Berbahagialah gadis kecil. Jika Tuhan mengijinkan. Kelak, akulah yang akan membahagiakanmu," ucap lelaki itu dengan seringai yang amat tulus.


Lelaki yang bernama Marco dan berumur 24 tahun itu berbalik, ia memandang Regard yang terkapar dengan seringai puas. Lalu ia menginjak kepala Regard. "Harusnya aku lakukan ini dari dulu," ucap Marco. Ia menekankan kakinya di kepala Regard, setelah itu meludahinya dan meninggalkan jasad Regard dan keluar dari tempat tersebut.


•••


Josh menatap wajah Briana dengan senyum dan tatapan haru. Ia tersenyum dan mengucap sukur sebanyak-banyaknya. Akhirnya ia dan keluarga kecilnya mampu keluar dari belenggu yang selama ini menyiksa mereka.


Kini, ia hanya perlu memperbaiki semua. Merajut rasa bahagia dan meyakinkan Ariana, bahwa dia sangat menyayangi putrinya.


Sebenarnya, Josh sudah tau bahwa Briana hamil. Hanya saja, ia lebih memilih berpura-pura tak tau karena takut, kehamilan Briana tercium oleh Regard.


Ia mengelus perut Briana, hingga membuat Briana yang sedang tertidur terbangun.


"Tetap berbaring, Bri. Kondisimu masih lemah," ucap Josh saat Briana terlihat akan bangun dari berbaringnya. Briana mengigit bibirnya saat mendengar perhatian Josh. Rasanya sudah lama sekali, Josh tak berbicara dengan nada hangat padanya.

__ADS_1


Josh menggenggam tangan Briana. Namun, tak lama, Briana menghempaskan tangan Josh.


"Bri!" lirih Josh.


Tinggalkan aku, Josh. Aku ingin sendiri," ucap Briana. Rasanya terlalu asing sedekat ini dengan Josh. Semua kenyataan yang Briana dengar hari ini, terlalu mengejutkan hingga rasanya, Briana tak sanggup lagi untuk bernapas.


Josh mengangguk, ia mengerti apa yang di rasakan Briana. Walaupun semua yang Josh lakukan untuk keselamatan Briana dan Ariana. Tapi, Josh sadar ... Cara yang ia tempuh untuk melindungi keluarganya adalah cara yang salah, hingga sangat melukai anak dan istrinya.


"Istirahatlah, Bri aku akan menjaga Ariana," ucap Josh. Baru saja, Josh akan mencium kening Briana. Namun, gerakannya terhenti saat Briana memalingkan wajahnya. Hingga Josh hanya mengelus rambut Briana


Josh berbalik, kemudia ia berjalan dan keluar dari ruangan yang di tempati oleh Briana dan menuju ruangan Ariana.


Scroll lagi iesss.


Yuhhuuu jodoh Ariana udah muncul wkwkw. Tenang ya gengs, Kisah Ariana dewasa tetep di lapak mt kok. Tapi sabarya.

__ADS_1


Yang kangen Daddy Zidan, Daddy Zayn, sabar ya.


__ADS_2