Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
366


__ADS_3

Mobil yang dikendarai oleh Zayn berhenti tepat di lampu merah. Zidan melihat arah luar. Matanya langsung tertuju ke kafe di seberang. Ia mengernyit heran ketika melihat pelahan cafe yang mirip dengan Arleta, sang adik.


“Zayn bukankah itu Arleta?” tanya Zidan. Zayn menoleh sekilas. “Arleta, kan, sedang berlibur Jepang,” kata Zayn. Saat Zidan akan kembali menoleh. Mobil yang dikendarai Zayn sudah melaju karena lampu sudah hijau. Mana mungkin juga, Arletta menjadi pelayan Cafe, begitulah pikir Zidan.


Saat mereka akan sampai di Mansion, ponsel Zayn berdering. Nama Josh muncul di layar ponselnya. iya menimbang-nimbang akan mengangkatnya atau tidak karena, ia takut sang paman akan mengomeli mereka karena tak memberitau tentang pernikahan Ariana.


Setelah dipikir-pikir, Zayn pun memutuskan untuk mengangkat panggilannya. Ia mengerutkan keningnya, saat bukan suara josh yang berbicara. Melainkan suara orang lain.


Mata Zayn membulat saat mendengar apa yang orang itu katakan. Ternyata, orang itu menemukan Josh pingsan di depan gereja. Lalu, membawa Josh ke rumah sakit.


Karena ponsel Josh memakai sidik jari, orang itu dengan mudah membuka ponsel Josh dan melihat siapa orang yang terakhir dihubungi oleh Josh, yaitu Zayh. Hingga, orang yang menemukan Josh langsung menghubungi Zayn


“Zayn ada apa?” Tanya Zidan saat melihat sang kaka terlihat panik.


Tanpa membalas ucapan Zidan, Zayn membelokkan mobilnya. “Zayn ada apa?” tanya Zidan saat Zayn tak membalas ucapannya.


“Josh, ada di rumah sakit,” kata Zayn. membuat Zidan bingung. Bukankah barusan mereka baru saja bertemu di gereja. Lalu, kenapa Josh bisa masuk rumah sakit.


Saat sampai di rumah sakit. Zayn langsung bertanya ke bagian informasi. Ternyata, Josh Sudah di pindahkan ke ruang perawatan. Zayn dan Zidan pun dengan segera menghampiri ruangan Josh.


“Dok, bagaimana keadaan paman saya?” tanya Zayn saat ia akan masuk, dan dokter keluar dari ruangan yang di tempati Josh.

__ADS_1


“Pasien mengalami serangan jantung ringan beruntung pasien segera dibawa kemari dan ditangani secepatnya.”


“Apa kami boleh menemuinya, Dok?” tanya Zayn.


“Silakan! pasien sudah sadar. Namun, sepertinya pasien kembali tertidur.”


Setelah dokter pergi, Zidan dan Zayn pun masuk ke ruang rawat josh.


“Apa dia terkejut karena melihat Ariana menikah tanpa memberitahunya?” Seloroh Zidan saat melihat Josh terbaring.


“Bisa jadi,” kata Zayn, sambil mendudukkan diri di kursi.


“Sebaiknya kita beritahu Ariana saja.” Zidan pun mengangguk. ia mengambil ponsel lalu menelepon Ariana..


“Nomer ponsel Ariana tak bisa di hubungi,” kata Zidan.


Mendengar nama Ariana Josh membuka matanya.


“Josh!” pekik Zidan, Zayn yang mendengar pekikan sang adik langsung menoleh. Ternyata, Josh memang sudah membuka matanya. Zayn pun bangkit dari duduknya dan mendekat ke arah brankar.


Tubuh Josh terasa lemas, ia tak bisa menggerakkan badannya. Ia menatap Zayn dengan tatapan sendu.

__ADS_1


“A-Ariana,” ucap Josh terbata-bata. Tenggorokannya terasa tercekat, ia tak bisa berbicara panjang lebar, ia hanya bisa memanggil nama Ariana.


“Aku akan menyusul Ariana dan membawanya kemari,” kata Zayn yang mengerti apa yang dirasakan oleh sang paman. Josh, mengedipkan matanya, pertanda mengiyakan ucapan Zayn


••••


Setelah keluar dari ruang rawat Josh. Zayn langsung menuju mobilnya dan pergi ke apartemen Ariana.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh. Akhirnya Zayn pun tiba. Ia langsung berjalan cepat ke unit apartemen Ariana.


Zayn sudah memencet bel beberapa kali. Namun, tak ada sahutan dari dalam. karena tahu kode akses Ariana, Zayn membuka apartemen dari luar.


Saat ia masuk suasana begitu sepi. Ia memanggil-manggil nama Ariana. Namun, tak ada sahutan. Ia melangkahkan kakinya dan pergi ke kamar Ariana.


Dan ternyata, kosong .... Di kamar Ariana tak ada siapa-siapa.


Ternyata, setelah Ariana dan Justin memadu kasih. Justin merubah rencananya. Ia yang tadinya akan pergi keesokan hari, memilih untuk pergi hari ini juga.


Walaupun Ariana masih kesakitan. Tapi, Ariana menuruti keinginan Justin untuk pergi hari ini. Dan tepat setelah Ariana dan Justin naik ke lift sebelah kiri, Zayn keluar dari lift sebelah kanan.


Kepanikan langsung melanda Zayn, apalagi ia tau bahwa Ariana dan Justin akan menetap di luar negri. Bagaimana ia harus memberitahukannya pada Josh ...

__ADS_1


__ADS_2