Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
379


__ADS_3

Justin menggeliat dari tidurnya. Ia meraba-raba ke samping, kemudian sedikit membuka matanya. Ternyata, ariana tak di sisinya. Justin kembali memejamkan matanya karena berpikir Ariana ada di kamar mandi.


Namun, lima menit berselang. di tengah kesadarannya yang masih belum terkumpul. Justin tak mendengar suara apapun di kamar mandi. Hingga mata yang tadinya memberat, langsung terbuka.


Ia pun langsung bangkit dari berbaringnya dan berjalan ke kamar mandi.


kosong!


Kamar mandi dalam kondisi kosong, tak ada Ariana didalam kamar mandi tersebut.


Justin melihat jam di dinding, waktu menunjukkan pukul 12 malam jam. Ia langsung keluar dan berlari dari kamar mencari Ariana di dapur.


Tak ada! Ariana juga tidak ada di dapur.


Napas Justin sudah memburu, wajahnya sudah memucat. Tubuhnya langsung mengeluarkan keringat dingin saat Ariana tak ada di dapur..

__ADS_1


Selama di berada di rumah ini, Ariana tak pernah pergi kemana-mana. ia hanya akan pergi ke dapur dan ke kamar. Lalu, saat ini ... Ariana tak ada di manapun membuat kepanikan Justin semakin menjadi-jadi.


Baru saja ia ingin menekan bel untuk membangunkan semua pelayannya ada di paviliun belakang. Ia langsung menghentikan niatnya karena teringat ini sudah sangat malam dan tak mungkin para pelayannya tahu kemana Ariana pergi.


Justin langsung berlari ke arah ke ruang kontrol untuk melihat CCTV dan melihat ke mana istrinya pergi. Raut khawatir dan raut ketakutan terlihat jelas di wajah lelaki tampan itu.


Saat ia sampai di ruangan CCTV, Justin langsung menarik kursi kemudian duduk. Ia langsung menghidupkan layar monitor. Nafasnya masih terengah-engah, karena berlari. Tapi ia tak perduli. Ia hanya ingin segera menemukan istrinya.


Ia menggerakkan jarinya, kemudian mulai mencari-cari ke mana Ariana pergi. Hingga tak lama,.ia melihat istrinya keluar dari rumah. Terlihat bahu istrinya bergetar.


Justin membulatkan matanya, ia mengusap wajah kasar saat mengetahui bahwa istrinya pergi ke arah pantai. Kemudian ia melihat kapan istrinya pergi.


Ternyata istrinya pergi jam 10 malam berarti istrinya sudah meninggalkann rumah selama 2 jam lamanya. Justin bangkit dari duduknya, kemudian Ia berlari dengan cepat dan keluar untuk mencari Ariana.


Beberapa kali, Justin hampir tersandung. Tapi ia seolah tak peduli. Yang dipikirkannya adalah Ariana dan segera membawa istrinya pulang. ia sungguh takut, Ariana akan berbuat nekat.

__ADS_1


Setiap langkah, setiap hembusan nafas. mengantarkan jashin ke titik ketakutan yang luar biasa hebat. Ia tak bisa membayangkan bagaimana jika Ariana nekat melakukan hal yang tak diinginkan. Ia benar-benar tak bisa memaafkan dirinya sendiri jika terjadi sesuatu pada istrinya.


••••.


Ariana memeluk tubuhnya. Rasa dingin semakin menusuk hingga ke tulangnya. Kemudian ia tersadar dan ia melihat ke sana kemari.


Tak lamaz terdengar suara burung bersahutan tiba-tiba Ariana bergidik. Ia baru sadar, bahwa ia sudah menghabiskan waktu sangat lama di pantai.


Dengan cepat, ia bangkit dari duduknya. mengusap-ngusap bokonggnya yang terkana pasir dan berniat untuk pulang.


Ariana meringis, ia mengusap tengkuknya, seketika rasa takut menjalar dalam dada Ariana suara burung gagak. Ia langsung berbalik, kemudian langsung berjalan. Saat ia akan berjalan, seseorang menabrak tubuhnya dan memeluknya begitu erat, dan Ariana tahu siapa itu


“Hu-hubby,” kata Ariana terbata-bata. Seketika rasa takut menjalar pada diri Ariana. Ia sungguh takut Justin marah padanya


Scroll lagi iess

__ADS_1


__ADS_2