Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
237


__ADS_3

Josh memandang kedepan dengan tatapan kosong. Ia memegang dadanya yang terasa sakit dan sesak. Bayangan Simma dan Stuard bahagia membayang-bayanginya.


Jantungnya terasa di remas saat membayangkan anaknya memanggil Daddy pada orang lain, dan yang membuat Josh hancur, ia bisa melihat Stuard begitu mencintai Simma, begitu pun Simma yang terlihat sangat bahagia berada di sisi Stuard.


Tiba-tiba, nama Briana terlintas di otaknya. Ia mengusap wajah kasar saat mengingat Briana yang juga sedang mengandung anaknya. Sekarang, jalan apa yang harus dia tempuh. Hatinya ingin mengejar Simma. Tapi, ia tak bisa menutup mata tentang Briana yang sedang mengadung benihnya.


Ponsel di depannya berdering, membuat lamunan Josh buyar. Ia mengambil ponsel tersebut dan mengangkat panggilannya.


"Baik, aku akan hadir besok," jawab Stuard setelah menerima panggilan di sebrang sana.


Josh mengadahkan kepalanya kebelakang, ia menatap langit-langit baru saja ia memikirkan Stuard, dan ternyata sekretasinya mengatakan bahwa besok Stuard mengundangnya untuk hadir di prusahaan untuk membahas kerja sama dengannya dan dengan perusahaan-perusahaan lainnya.


•••


Keesokan harinya.

__ADS_1


Pintu terbuka, Stuard masuk kedalam ballroom dengan gagah. Semua mata tertuju padanya. Di dalam balroom semua sudah datang menunggunya.


Semua pemimpin perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaannya sudah menunggu-nunggu momen ini. Momen di mana, Stuard hadir dan mengesahkan kerja sama antar perusahaan. Termasuk perusahaan milik Zayn.


Perusahaan sebesar Smith Corp pun begitu kesusahan bekerja sama dengan Stuard, beruntung Zayn dan Zidan memakai nama Simma, hingga akhirnya perusahaan Smith corp lulus dan bisa bekerja sama dengan perusahaan Aerpin grup, milik Stuard.


Meeting berjalan lancar, satu jam berlalu, akhirnya meeting usai. Stuard bangkit dari duduknya kemudian berjalan ke arah podium.


"Terimakasih atas kehadiran anda semua di perusahaan saya," ucap Stuard dengan nada tegas. Ia melihat orang di depannya satu persatu, mencari seseorang, yang tak lain adalah Josh.


Ketika pintu tebuka, Stuard tersenyum saat melihat Simma, yang begitu cantik. Ia mengulurkan tangannya pada Simma, dan kemudian mengajak Simma berjalan ke podium.


"Saya ingin mengenalkan bahwa wanita cantik di samping saya, adalah istri saya. Kami menikah beberapa waktu yang lalu ...." Stuard mengenalkan Simma secara istimewa, membuat seseorang terbakar amarah. Siapa lagi kalau bukan Josh.


Mendengar Stuard mengenalkan Simma secara istimewa darah Josh mendidih. Hatinya terasa remuk saat mendengar bahwa ternyata Stuard sudah menikahi Simma. Jantungnya terasa di tikam ribuan jarum saat Stuard mengakui bahwa Simma telah mengandung anaknya.

__ADS_1


•••


"Kalian penghianat sekali," desis Josh pada kedua keponakannya yang tak lain adalah Zayn dan Zidan. Saat ini, mereka sedang berada di lift perusahaan Stuard da berniat kembali ke perusahaan. Josh kesal pada Zayn dan Zidan yang tampak akrab dengan Stuard. Bahkan, Zayn mengajak Stuard bermain golf bersama di akhir pekan ini.


Zidan dan Zayn saling pandang, kemudian mereka menaham senyum, dan memalingkan wajahnya ke arah lain.


"Kau tau, bukan, Josh. Hubungan perusahaan lebih penting dari pada apapun," jawab Zayn. Ia berbicara dengan tertawa mengejek. Membuat mata Josh membulat. Sedangkan Zidan melihat ke arah samping saat sang kaka mengejek Josh


"Apa kalian pikir hubungan persaudaraan kita tak penting?" tanya Josh.


"Sudahlah, Josh. Jangan seperti anak kecil. Kami berada di pihakmu pun, kau akan tetap kalah," seloroh Zidan, membuat Josh ingin sekali menghajar kedua keponakannya.


"Sudahi galaumu pamanku. Kembangkan perusahaanmu agar kau bisa bersaing dengan seorang Stuard josepin," ucap Zayn sambil menepuk pundak Josh. Ia menahan tawa saat Josh bersungut dan terlihat kesal.


Siapkan hati kalian buat besok ya 😎😎

__ADS_1


Hate komen blok 😎


__ADS_2