
Tubuh amelia menegang ketika merasakan Gabriel mencium pucuk kepalanya, dan ia juga merasakan Gabriel memeluknya semakin erat.
Rasa haru menyeruak dalam dada, ketika telapak tangan Gabriel menyentuh perutnya. Sungguh, saat ini, ia ngin menangis sekencang-kencangnya.
Dulu, saat mengandung Geisha, ia dalam kondisi yang memprihatinkan. Tapi sekarang, calon anaknya, seolah ingin mengganti waktu yang telah terlewatkan dan ingin selalu berada didekat sang ayah.
30 menit berselang, posisi mereka masih sama. Pelukan ini begitu nyaman dan membuat Amelia tidak ingin melepaskan pelukan Gabriel. Karena setelah ini, ia tidak mempunyai alasan lagi untuk memeluk suaminya.
Tak lama, rasa haus mendera Amelia. Perlahan, Amelia memegang tangan Gabriel, kemudian menurunkan tangan Gabriel dari perutnya, karena ia ingin mengambil minum.
Namun, saat tangan Gabriel sudah turun, Gabriel menyimpan tangannya lagi di perut Amelia. Amelia, pikir, Gabriel tertidur Tapi ternyata Amelia salah, Gabriel tidak tertidur sama sekali.
“Ga-Gabriel, Aku ingin minum,” ucap Amelia sambil berusaha untuk melepaskan tangan Gabriel dari pinggangnya. Namun Gabriel bergeming. “Kau ingin minum?” tanya Gabriel yang tak percaya dengan ucapan Amelia, Amelia pun mengangguk.
__ADS_1
“Tunggu di sini, biar aku yang mengambilkannya." Gabriel pun turun dari ranjang, kemudian ia kembali ke ruangannya untuk mengambil minum.
“Ini minum!” ucap Gabriel, ketika ia sudah kembali dan langsung menyerahkan botol yang sudah dibuka ke depan Amelia. Amelia pun mengambil botol itu, lalu meminum air tersebut hingga tandas.
“Bukankah kau mengajakku makan siang bersama?” tanya Gabriel, seketika
Amelia tersadar, kemudian menunduk. Rasanya, ia begitu malu.
“ Ayo makan bersama. Aku juga lapar,” dusta Gabriel membuat mata Amelia berbinar. Entah kenapa Amelia senang ketika mendengar Gabriel belum makan dan bisa makan bersamanya
Ini sudah 1 bulan berlalu, semenjak Amelia mengajak Gabriel makan siang di kantornya. ada peningkatan dalam hubungan mereka. sikap Amelia tidak sedingin dulu, hanya saja terkadang ia selalu gengsi untuk mendekati Gabriel.
Dan dua Minggu lalu, Amelia sudah mengijinkan Gabriel untuk tidur di kamarnya, karena apalagi Geisha sudah besar dan membutuhkan privasi.
__ADS_1
Sebulan berlalu, Amelia belum mau memberitahukan kehamilannya pada Gabriel. perutnya memang tidak terlihat terlalu besar, apalagi Amelia selalu memakai pakaian longgar. Sehingga Gabriel tidak menyadari bahwa istrinya sedang mengandung.
Gabriel merentangkan tangannya, kemudian ia menggerakkan kepalanya kesana kemari Karena rasa pegal menderanya. Hari ini, pekerjaannya cukup banyak.
Belum lagi, saat ia pulang ke apartemen, ia harus meladeni tingkah Amelia yang tidak masuk akal. Selama dua minggu ini, Amelia kerap bersikap menyebalkan dan selalu memintanya melakukan hal yang tak masuk akal.
Amelia selalu menyuruh membelikan makanan. Namun, setelah itu, Amelia akan membuangnya dan meminta Gabriel membelikan lagi makanan yang baru. Bahkan, terkadang, Gabriel menganggap Amelia kenakak-kanakan.
Dan menurut Gabriel, dua minggu ini sikap Amelia sangat menyebalkan, Dan menganggap Amelia hanya mengerjainya. Belum lagi, setiap malam, Gabriel hanya tertidur 3 jam, karena ia harus meladeni Amelia terlebih dahulu.
Dan ia harus bangun pagi untuk mengantar putrinya ke sekolah, belum lagi pekerjaan di kantor dan saat pulang ke apartemen, Amelia akan memerintahkan ya dengan hal yang tak masuk akal.
Dan hari ini, Gabriel hanya berharap, Amelia tidak memintanya hal yang aneh-aneh. Ia ingin pulang dan langsung beristirahat. Tanpa mendengar rengekan Amelia.
__ADS_1
Gas komen gengs. Asli next bab bakal pecah bangetttt