Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
336


__ADS_3

Ariana memeluk Justin begitu erat, menyalurkan kerinduannya selama ini. Sedangkan Justin masih terdiam, ia masih tak bisa mencerna apa yang terjadi.


“A-arianna ....” Justin hanya mampu menggumamkan nama Ariana. Ia tak sanggup berkata-kata. Otaknya kosong seketika.


“Ka-kau juga mencintaiku?” tanya Justin setelah ia bisa menguasai diri. Ariana tak menjawab, ia hanya mengangguk di dalam pelukan Justin.


Rasa haru menyeruak dalam dada Justin, perjuangannya selama ini tak sia-sia, wanita yang berbeda 15 tahun dengannya membalas cintanya.


Seketika Justin membalas pelukan Ariana. Ia memeluk Ariana lebih erat dari pada Ariana memeluknya.


“Mi-mister aku tak bisa bernafas,” kata Ariana. Namun, Justin seolah tak perduli. Yang ia inginkan, adalah terus memeluk Ariana.


“Misterrr!” panggil Ariana, ia mencubit punggung Justin karena Justin tak mau melepaskan pelukannya.


Justin tersadar, ia melepaskan pelukannya. Lalu kembali menggendong Ariana dan mendudukannya di meja.


“Misterrrrr!” teriak Ariana saat Justin mencium wajahnya secara membabi buta.


“Kau sungguh membuatku gilaaa!” kata Justin setelah selesai menciumi seluruh wajah Ariana. Ia menaruh kepalanya di bahu Ariana.


Cukup lama mereka terdiam, Ariana memberanikan diri untuk memeluk leher Justin dan mengelus rambut Justin, dan Justin pun memeluk pinggang Ariana.


”Mister, sampai kapan kita akan begini?” tanya Ariana saat mereka sudah lama dengan posisi begitu.


Justin mengangkat kepalanya, hingga kini, wajahnya dan wajah Ariana begitu dekat, mata mereka saling mengunci. Namun, tak lama ... Ariana tertunduk, karena tatapan Justin begitu menusuk Jantungnya.

__ADS_1


“A-aku akan mulai membenarkan skripsiku,” kata Ariana dengan terbata-bata. Justin mencium bibir Ariana sekilas.


“Kau tidak perlu membenarkannya. Aku memilih skripsimu yang pertama,” kata Justin, membuat mata Ariana membelalak tajam.


“Mister kenapa kau jahat sekali. Berminggu-minggu aku membenarkannya dan kau memilih skripsiku yang pertama.” hardik Ariana. Tanpa sadar, ia memelototi Justin.


Dengan santai, Justin menghimpit tubuh Ariana, lalu mencondongkan wajahnya ke depan. “Karena kau sudah jadi milikku. Aku tak perlu repot-repot untuk menggunakan alasan skripsi untuk bertemu denganmu,” jawab Justin . Tatapan matanya menggerlora, ia memandang Ariana dengan tatapan cinta


Wajah Ariana merona, untuk pertama kalinya, ia merasa bahwa ada yang menginginkannya. .“A-aku milikku sendiri, bukan milik siapa pun,” jawab Ariana terbata-bata.


“Oya, siapa bilang begitu,” kata Justin lagi, ia mengecup bibir Ariana sekilas lagi-lagi membuat pipi Ariana merona.


“Mister!” panggil Ariana, tiba-tiba ia teringat sesuatu.


”Hmm?”


Justin tampak berpikir. “Ini semua ada kaitannya dengan kakekmu. Kau yakin mau mendengar?” tanya Justin, Ariana mengangguk yakin.


Justin melihat jam di pergelangan tangannya, “Aku ada kelas mengajar sebentar lagi. Aku akan menceritakan padamu nanti.”


“Kapan?”


“Sesudah mengajar, ayo ke apartemenmu dan aku akan menceritakan semuanya di sana.”


Ariana pun mengangguk, “Kalau begitu aku akan pulang terlebih dahulu?” kata Ariana. Namun secepat kilat, Justin menggeleng.

__ADS_1


“Ayo pulang bersamaku,” kata Justin, kali ini Ariana yang menggeleng.


”Aku lebih nyaman pulang sendiri.”


“Baiklah kalau begitu. Tunggu aku di apartemenmu!” kata Justin lagi. Ia menurunkan Ariana dari meja.


“Aku pergi!” pamit Ariana. Tapi tentu saja Justin tak melepaskan Ariana begitu saja.


“Ingat kau milikku!” Tandas Justin saat kembali memeluk Ariana. “Aku pulang!” pamit Ariana lagi ketika pelukan Justin terlepas. Ia pun keluar dari ruangan Justin dengan wajah berseri-seri.


•••


“Ariana!” panggil Gabriel dari belakang.


Ariana menoleh dan ....


Ga komen ga frend 😭😂 😂


Hari ini aku update satu bab dulu ya, soalnya lagi bantuin krucil bikin krajinan hehe.aku usahain jam 11 nanti update lagi. 2 bab. ( tapi enggak janji jam 11 ya bisa aja tengah malem)


Nah, kisah Ariana ini hanya tinggal seminggu lagi.


Sebelum lapak cinta sang pria arogan ini bener-bener tamat. Mungkin aku akan kasih beberapa bab tentang Zayn sama Zidan sebagai hadiah buat kalian. Thencuu


Untuk kisah Gabriel dan Gabby sampai tamat akan di noveltoon ya. Jangan sampai di skip ya bab selanjutnya karena akan ada part kisah Gabby sama Gabriel untuk di lapak yang baru.

__ADS_1


Gabby sama Gabriel aku janji ga akan pindah ke manapun


__ADS_2