Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
394


__ADS_3

Justin mengelus rambut Ariana saat terdengar istrinya terisak. “Sekarang kau bisa makan coklat sebanyak apapun yang kau mau,” kata Justin membuat Ariana menunduk dan tangisnya semakin luruh.


Bagi Ariana yang menanggung kesakitan sedari kecil, hal yang menurut orang lain hanya masalah sederhana. Tapi, bagi Ariana itu sangat menyakitkan.


“Aku pasti sangat menyedihkan, karena menangis hanya karena hal sepele,” kata Ariana lagi. Justin menggelengkan kepalanya. “Kau adalah wanita terbaik, Sayang,” kata Justin


4 bulan kemudian.


Justin mengetuk-ngetuk meja di depannya. Bebepa kali, ia menghela nafas saat mendengarkan karyawan yang telah melakukan meeting bersamanya.


4 bulan berlalu, sudah 1 minggu Justin dan Ariana keluar dari pulau pribadi dan menempati Mansion mereka yang berada di dekat kantornya Justin. Mansion yang baru di beli Justin.


Dan sudah satu minggu ini, Justin kembali memimpin kantor. Hari ini, ia dibuat pusing karena ada laporan dana yang bocor keluar dengan jumlah yang fantastis.


Ini semua luput dari pemeriksaannya karena selama berada di pulau pribadi. Ia menyerahkan semuanya kepada kepercayaannya dan hanya memeriksa sesekali. Dan kini, ia harus turun tangan untuk menyelidiki siapa yang ada di balik tindak korupsi yang terjadi di kantornya.


Tiba-tiba, Justin mengangkat tangannya meminta karyawannya yang sedang berbicara menghentikan ucapannya .


Justin mengurut keningnya saat merasa penjelasan pegawainya begitu berbelit-belit. Setelah itu, ia langsung bangkit dari duduknya dan kemudian meninggalkan ruangan meeting dan itu membuat semuanya ketar-ketir.


Jika Justin sudah diam saja dan Justin sudah tak berkomentar apa-apa. berarti kemarahan Justin sudah level akut ini bukan soal uang. Tapi Justin tak akan mentolerir siapapun yang menghianati perusahaannya dan mengutak-atik keuangan perusahaannya.


Justin keluar dari ruangannya dengan nafas memburu. Emosinya berkobar hebat. Ia akan menghancurkan siapapun yang telah berani menghianati perusahaannya.


Saat masuk ke ruangannya ia membuka pintu dengan kasar. Baru saja ia akan berteriak. Niatnya terhenti saat melihat sang istri sedang duduk di sofa.

__ADS_1


“Kenapa kau tak bilang kalau aku akan kemari, hmm?” tanya Justin dengan lemah-lembut. Emosi yang sedari tadi dirasakannya mendadak hilang saat melihat wajah istrinya.


Ia tak tak ingin istrinya melihat dirinya yang sedang di kuasai emosi. Ia tak mau istrinya takut kepadanya. Selama 4 bulan ini, kondisi Ariana semakin baik.


Mungkin belum seratus persen. Tapi setidaknya, Ariana sudah berbeda dari yang dulu. Ariana sudah berani meminta sesuatu dan sudah berani mengatakan apa yang ia rasakan.


“Ka-kau kenapa?” tanya Ariana terbata-bata saat melihat wajah Justin yang merah. Justin tak menjawab. Ia menghampiri Ariana yang sedang duduk di sofa lalu membaringkan tubuhnya di sofa dan menjadikan paha Ariana sebagai bantal.


“Kenapa kau tak mau mengirim pesan padaku jika kau ingin kemari, aku bisa menjemputmu di bawah,” kata Justin. Ia tak menjawab pertanyaan Ariana dan malah bertanya pertanyaan yang sama.


Ariana mengerti jika suaminya sedang ada masalah. Ia tak ingin bertanya lagi. “Mereka ingin bertemu denganmu,”jawab Ariana dengan pelan. Ia tersenyum saat Justin melihat ke arahnya.


“Kau cantik sekali,” ucap Justin. Membuat Ariana tersipu. Justin membalikan posisi tubuhnya. Hingga kini, posisi wajahnya berhadapan dengan perut istrinya ia mencium perut istrinya bertubi-tubi membuat Ariana berteriak karena geli.


“Hubby kau membuatku geli!” teriak Ariana. Seketika Justin teringat sesuatu. Justin bangkit dari duduknya kemudian melepas kancing kemejanya satu persatu, ia menyeringai menatap Ariana dengan tatapan lapar, membuat Ariana bergidik.


Sedangkan di sisi lain


Terjadi ketegangan di Mansion keluarga Smith. Zayn baru saja menyeret Arleta masuk kedalam Mansion dan menghempaskan tubuh adiknya hingga Arleta hampir terhuyung.


Semua keluarga yang sedang berkumpul terkejut melihat keadaan Arletta. Apalagi melihat Zayn menetap tajam pada adiknya. Semua mata tertuju pada Arletta yang sedang memakai pakaian yang begitu minim.


Zayn benar-benar emosi saat mengetahui bahwa adiknya bekerja di sebuah klub malam. Dan itu sungguh mencoreng Citra keluarganya apalagi arleta adalah gadis yang sangat berpendidikan dan dari keluarga terhormat.


“Dad, ada apa?” tanya Gia, iya yang sedang duduk disebelah Audrey menghampiri Zayn dan mengelus dada Zayn agar Zayn tenang.

__ADS_1


“Dia ....” Zayn menunjuk wajah Arleta dengan ibu jarinya. Rahangnya mengeras, ia benar-benar tak mengerti dengan apa yang di lakukan oleh adiknya.


Audrey bangkit dari duduknya. Kemudian, ia menghampiri Arleta, lalu mengajak Arleta untuk duduk. Audrey meringis saat merasakan tubuh Audrey bergetar. Ia tau, adik iparnya sedang merasakan ketakutan yang luar biasa.


“Kenapa kau bekerja di Club, Hah! kenapa!” emosi Zayn semakin meledak-ledak saat melihat Arleta semakin tertunduk.


“Kau bekerja di Club?” kali ini Zidan yang meninpali.


Arleta tak menjawab. Ia hanya mampu tertunduk. Selama ini, ia sudah tak pernah lagi menyentuh uang yang di berikan kedua kakanya dan diam-diam malah mengirim uang yang di terimanya ke rekening Kelly.


Sejak saat di mana dia membuat kesalahan dan melihat kekecewaan di kedua mata kakanya, ia sudah bertekad melepaskan diri dari keluarga Smith. Tanpa sepengatahuan siapa pun, ia sudah menghapus nama Smith di belakang namanya.


Arleta cukup tau diri, ia tau ia hanya anak adopsi dan ia lebih memilih melepaskan semuanya ketika ia mengecewakan keluarga yang begitu baik padanya.


Arleta berhenti menjadi dosen karena ia menjadi dosen atas koneksi Zayn. Dan ia lebih memilih menjadi pelayan cafe dan restoran.


Beberapa bulan ini, kesehatan Arleta memburuk


Ternyata ia di vonis mengalami tumor di paayudaranya dan ia harus secepatnya melakukan operasi. Itu sebanya ia nekad bekerja di beberapa tempat untuk mengumpulkan uang agar ia bisa di operasi.


“Arleta!” bentak Zayn lagi.


Arleta ...


Ga boleh hujat Arleta,ya, karena itu hanya masa lalu.

__ADS_1


Yang senang liat Ariana.bahagia kita satu aplikasi.


__ADS_2