Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
81


__ADS_3

Saat Zayn menerima telepon dari anak buahnya yang mengabarkan sudah menangkap Santosh dan Alisia. Zayn mendengar anak buahnya berdehem 3 kali. Itu adalah tanda jika ada sesuatu yang tidak beres sedang terjadi di rumah rahasianya


Sebelum panggilana di matikan, Zayn membuka lacinya mengambil ponsel lain yang selalu ia gunakan untuk bisnis. Ia memeriksa rekaman cctv rumah rahasianya yang tersambung di ponsel yang sedang di pegangnya.


Matanya membulat sempurna kala anak buah yang sedang menghubunginya sedang berjongkok dan di todong pistol oleh orang lain. Ia juga melihat Santosh dan Alisia sedang duduk santai di sofa.


Zayn pun berdehem dua kali mengisyaratkan bantuan akan segera datang. Lalu, setelah itu ia mematikan sambungan telponnya dan melihat rekaman cctv secara keseluruhan.


Rupanya anak buah Zayn tak menangkap Santosh, Santosh dan Alisia lah yang sengaja datang ke rumah rahasianya dan membawa anak buah.

__ADS_1


karena kedatangan Santosh begitu mendadak. dan anak buah Zayn tak ada persiapan, akhirnya mereka pun kalah.


Demi merecok Zayn, anak buah Santosh mengganti pakaiannya dengan pakaian yang di pakai anak buah Zayn, semua anak buah Zayn di simpan di rungan lain. Hanya satu orang yang di biarkan selamat, dan orang itu adalah yang menelpon Zayn dan mengabarkan bahwa Santosh dan Alisia sudah tertangkap.


saat menelpon Zayn, anak buah Zayn di todong senjata oleh anak buah Santosh agar tak melaporkan apa yang sebenarnya terjadi dan hanya boleh mengatakan bahwa Santosh dan Alisia sudah tertangkap.


Zayn mengusap rambut frustasi, tiba-tiba ia mempunyai ide untuk mencari tau siapa musuhnya yang sebenarnya. Sepertinya dia harus melibatkan istrinya.


Sebenarnya, jarak dari apartemen ke rumah rahasianya hanya 45 menit. Namun, berhubung Frank belum memberi kabar tentang situasi di rumahnya. Ia terpaksa harus memutar jalan yang lebih jauh.

__ADS_1


Saat Frank berkata semuanya sudah selesai, Zayn pun dengan cepat meluncur ke rumahnya. Saat penjaga menyapanya. Ia tau, bahwa penjaga itu bukan anak buahnya..


Frank dan anak buahnya masuk lewat pintu khusus. Saat Santosh dan Alisia lengah, Frank dan anak buahnya menghampiri anak buah Santosh yang sedang duduk di taman dan melumpuhkan mereka tanpa suara.


Frank memang sengaja membiarkan anak buah Santosh yang berjaga di depan, karena mekeka yang akan menuntun bosnya untuk bertemu musuhnya.


Dan setelah Santosh mendapat kabar dari anak buahnya yang berjaga di depan bahwa Zayn sudah tiba. Santosh mengajak Alisia untuk kembali duduk di kursi dan meminta orang untuk mengikat dirinya dan Alisia seolah dia dan Alisia lah yang sudah tertangkap. Ia tak menyadari bahwa semua yang sedang berdiri di sekitarnya bukan lagi anak buahnya, melainkan anak buah Zayn yang lain.


Setelah Zayn keluar kamar, ia masuk ke ruangan lain dan memberikan mantel yang di pakai Gia pada orang yang postur tubuhnya mirip istrinya.

__ADS_1


Saat ia turun, Zayn tersenyum sinis karena Santosh tak mencurigai bahwa orang di sekitarnya bukan anak buahnya lagi.


Saat Zayn maju, kepalanya di pukul dari belakang, Kayu itu tidak benar-benar menyentuh kepalanya, karena anak buahnya lah yang berpura-pura memukulnya.


__ADS_2