
Mobil berhenti tepat didepan pintu Mansion milik Josh. Ariana mengerutkan keningnya saat melihat mension itu seperti tidak terawat.
area luar begitu berdebu, beberapa bagian cat di dinding terkelupas. Ini seperti bukan Mansion milik orang tuanya, ini seperti rumah hantu sangking kumuhnya dan tak terawatnya.
“Ayo!” ajak Justin saat Ariana masih terdiam dan melihat ke arah luar dengan tatapan tak percaya
Ariana tersadar kemudian menoleh ke arah Justin, kemudian mengangguk. Justin pun turun dari mobil lalu membukakan pintu mobil untuk Ariana dan membantu Ariana untuk turun.
Saat berjalan, Ariana menggenggam tangan Justin begitu erat. Jantungnya berdetak dua kali lebih cepat, sudah lama sekali ia tidak melihat keluarganya.
Dan hari ini, ia benar-benar gugup. Apalagi rasanya, ia benar-benar tak sanggup untuk melihat kondisi keluarga yang sekarang. Tapi, ia benar-benar tak bisa menunda lagi ia benar-benar merindukan keluarganya.
Saat sampai di depan pintu, Justin menoleh ke belakang dan memberi isyarat pada pengawalnya yang berada di belakangnya. Pengawal itu pun mengangguk, kemudian membukakan pintu untuk Justin.
Pintu Mansion, terbuka tiba-tiba Ariana dan Justin terbatuk-batuk, karena debug dari dalam langsung menyapa mereka
__ADS_1
secepat kilat, Justin berdiri di depan tubuh Ariana. Agar debu tak mengenai istrinya.
Setelah Justin kembali menyingkir dari tubuh istrinya, Ariana menatap ke depan. Bukan hanya bagian luar saja yang tak terawat. Melainkan bagian depan, bahkan saat mereka membuka pintu debu pun ikut keluar.
Tangan Ariana gemetar, jantungnya benar-benar terasa diremas-remas saat menyadari apa yang terjadi dengan keluarganya. Kemudian ia menatap Justin yang juga sedang menatapnya. “Ayo kita ke dalam!” ajak Justin, Ariana pun mengangguk ia memegang tangan Justin begitu erat seolah takut melihat kenyataan di depannya.
Terdengar suara ribut dari dapur, Ariana dan Justin pun pergi ke arah dapur. Lutut Ariana melemah saat melihat Brianna yang sedang memasak dengan pakaian yang lusuh.
Di dekat Briana, ada Josh yang yang memakai kursi roda , dan yang lebih mencengangkan bagi Ariana adalah Carla yang duduk di lantai sambil membersihkan kaki Josh dengan kondisi perut yang membuncit.
Brianna yang sedang masak menoleh baru saja ia akan marah karena Josh berisik. Namun, niatnya ia urungkan ketika ia mengikuti pandangan Josh.
“A-ariana!” ucap Briana terbata-bata. Matanya membulat saat melihha Ariana ada di hadapannya. Matanya berkaca-kaca, baru saja ia akan menghampiri Ariana langkahnya terhenti kala mendengar suara Justin.
“Tetap di tempat kalian! Aku tak ingi, seujung kuku pun istriku disentuh oleh kalian!” kata Justin dengan nada yang sadis membuat Ariana menggigit bibirnya kemudian menoleh kearah Justin yang juga sedang melihatnya.
__ADS_1
“Kau mengerti kan apa yang aku lakukan!” tanya Justin pada Ariana. Ariana pun mengangguk dengan mata yang berkaca-kaca. Ia langsung menyembunyikan tubuhnya di belakang tubuh Justin lalu menumpahkan tangisannya di pelukan punggung Justin.
“A-ariana!!” panggil Briana lagi. Nafas Briana tersendat. jantungnya terasa diremas-remas saat melihat wajah Ariana yang terlihat berseri-seri, berbeda jauh ketika Ariana belum menikah dan belum dibawa oleh Justin. dulu tubuh Ariana begitu kurus. Tapi sekarang, putrinya tampak berisi.
“A-ariana!” lirih Josh. Ia bersusah payah menggerakan mulutnya untuk memanggil Ariana. Nafas Ariana memburu saat sang ayah memanggilnya. Terdengar jelas saat, sang ayah yang selama ini Arogan, egois dan selalu memberinya luka, memanggilnya dengan kesusahan.
Ariana mencengkram, pakaian Justin, ia menangis tergugu saat melihat kondisi keluarganya.
Mendengar tangisan Ariana di belakang tubuhnya, Justin memejamkan matanya. Ia sudah menduga, istrinya akan bereaksi begini.
Haruskah ia melepaskan hukumannya pada kedua mertuanya agar istrinya tenang. Tapi jika mengingat apa yang di lakukan Briana dan Josh pada Ariana Ia benar-benar ingin menghancurkan mereka lebih dari ini.
Tapi jika ia tak melepaskan hukuman pada Briana dan Josh, ini pasti akan berpengaruh pada istrinya, dan akan membuat istrinya terus merenung dan menyalahkan diri.
Jadi langkah apa yang harus dia tempuh
__ADS_1
Ada saran Mak? 😭🤣🤣🤣 wajib banget tinggalin komen ga komen flenddd