
Gabriel menyeringai setelah mengetahui fakta tentang Putri Amelia, ia berencana untuk melakukan pendekatan terlebih dahulu dengan Putri Amelia dan Grisya. Kemudian meminta Amelia untuk menukarkannya dengan berkas-berkas yang telah Amelia curi, ia tidak akan membiarkan Amelia menang begitu saja.
Gabriel mendudukan dirinya di sofa, kemudian ia menyandarkan tubuhnya ke belakang. Matanya menerawang pada langit-langit, ada ada rasa yang aneh dalam hatinya ketika ia berniat untuk menyandra Grisya.
Ia seolah tidak rela Ia melakukan itu, seperti ada yang menahannya untuk menyandera Grisya. Gabriel menggeleng, kemudian mengusap wajah kasar.
Ia harus menetapkan hatinya untuk menculik dan menyanderanya Grisya, karena hanya dengan inilah, Amelia memberikan bukti itu kepadanya dan ia bisa bebas dari jeratan hukum.
•••
“Amelia kau bisa mendapati ini dari mana?” tanya Nick. Matanya terus fokus melihat isi hardisk milik Gabriel di mana ada file-file penting di situ.
“Amelia!” panggil Nick lagi, ketika Amelia tak menjawab ucapannya. Amelia tersadar, kemudian menoleh.
“Aku hanya beruntung saja,” jawab Amelia. Entah kenapa setelah mengambil hardisk dan berkas-berkas Gabriel, Amalia merasakan tidak tenang, ia merasakan ada hal besar yang terjadi
__ADS_1
Padahal, seharusnya ia senang. Tapi kenapa kenapa perasaanya berbeda.
“Bisakah kita menangkap Gabriel secepatnya? aku takut Gabriel akan menganggu keluargaku,” kata Amelia, Nick menggeleng.
“Kita butuh waktu 4 sampai 1 minggu untuk melakukan penangkapan, kita tidak bisa menangkap Gabriel begitu saja. Kita arus mempelajari berkas-berkas ini terlebih dahulu," ujar Sang kapten Amelia menjambak rambutnya ke belakang. Ia benar-benar gelisah. Sekarang.
“Amelia, kau belum menjawab pertanyaanku
dari mana kau mendapat bukti sehebat? dia begitu licin bagai belut. Lalu bagaimana mungkin kau mendapatkan ini semua?”. tanya Nick.
Amelia tak menjawan, ia menghela nafas kemudian berbalik meninggalkan Nick.yang masih keheranan dan itu membuat Nick berdecih. Semenjak Amelia mengamuk dan menembak tersangka yang menyembunyikan wanita-wanita di gudang, Nick menyadari sesuatu, Amelia ternyata sangat pintar. Ia bisa bergerak tanpa tim dan berhasil.
•••
Amalia mendudukkan diri kursi tunggu, kemudian menyenderkan kepalanya ke dinding. Rasa gelisah menghampirinya, ia terlalu larut dalam euforia, karena berhasil mengambil berkas-berkas dan hardisk Gabriel. Tanpa ia pikirkan konsekuensi apa yang akan didapat ketika berhadapan dengan Gabriel.
__ADS_1
Dan ia sungguh takut, Gabriel akan berbuat nekat, ia takut Gabriel melukai Grisya dan ibunya. Amelia melihat jam di pergelangan tangannya, kemudian iq angkit dari duduknya. Ia harus memastikan sendiri kondisi ibu dan putrinya di rumah.
Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang, akhirnya Amelia sampai di rumahnya. Ia langsung berlari masuk ke dalam rumah kemudian berteriak memanggil Geisha dan ibunya.
“Amelia kau kenapa?” tanya Rieke, ibu Amelia.
“Kenapa Mommy tidak menjawab panggilanku!” jawab Amelia dengan nafas terengah-engah.
“Mommy tidak tahu kau menelepon Mommy, karena Mommy sedang menemani Grisya bermain kamar.” mendengar sang ibu menyebutkan nama Grisya. Tibaa-tiba, .Amelia langsung berlari ke arah kamar.
“Grisya!” panggil Amelia. “Mommy kenapa ?Mommy sudah pulang?” tanya gadis kecil itu.
“Tidak apa-apa, Mommy hanya ingin saja pulang,” jawabnya lagi.
“Mommy besok buatkan aku bekal. Besok, di sekolah akan ada acara rekreasi di taman.”
__ADS_1
deg
Scroll ya aku up 3 bab