Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
Malam syahdu


__ADS_3

Mendengar pertanyaan istrinya, Gabriel tersenyum karena memang setelah mereka makan malam dan Gabriel meminum obat, Gabriel hanya tertidur sebentar, kemudian ia kembali terjaga dan membuka matanya.


Tak ada yang Gabriel lakukan dari tadi, Ia hanya memandang punggung Amelia. “Aku tidak bisa tidur,” jawab Gabriel. Saat ini, kondisinya sudah lebih baik karena ia sudah minum obat.


Baru saja Amelia akan berbalik lagi karena malu oleh Gabriel, Gabriel menahannya. “Tetaplah begini. Aku tahu, kau pegal,” ucap Gabriel. Kali ini, ia mengelus rambut Amelia membuat Amelia terpaku.


Tubuh Amelia menegang, ketika Gabriel mengelus rambutnya. Entah kenapa, ini adalah hal yang paling Amelia suka. Mungkin bukan Amelia tapi calon anaknya yang selalu ingin merasakan sentuhan dari ayahnya.


Amelia memejamkan matanya lagi saat mendengar ucapan Gabriel, karena ia sungguh malu menatap suaminya. Sedangkan Gabriel hanya tersenyum, kemudian ia sedikit memajukan tubuhnya lalu mengelus perut Amelia. Hingga Amelia kembali membuka matanya.


“ Maaf, aku pikir kau tidur,” ucapkan Gabriel. Baru saja ia akan menjauhkan tangannya dari perut Amelia, Amelia menahannya. Jujur, ia sangat rindu dengan Gabriel. Hari ini, ia ingin menghilangkan egonya, ia ingin Gabriel mengelus perutnya.

__ADS_1


Mengerti apa yang dirasakan, Amelia Gabriel pun kembali mengelus perut Amelia. Sedangkan Amelia kembali memejamkan matanya. Suara hujan masih terdengar dari luar, menambah suasana semakin syahdu.


Setelah setengah jam berlalu, dan setelah Gabriel yakin Amelia Sudah terlelap, Gabriel mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir Amelia. Namun tak lama, Gabriel terperanjat kaget ketika Amelia membuka matanya.


“Maaf, aku pikir kau sudah tidur. Maaf jika aku lancang,” ucap Gabriel. Jantung Amelia berdetak dua kali lebih cepat saat Gabriel mencium bibirnya karena memang sedari tadi Ia pun masih belum memejamkan matanya dan hanya pura-pura tertidur. Ia tidak menyangka, Gabriel mencium bibirnyanya. Melihat wajah Gabriel yang tulus, Amelia bagai terhipnotis. Ia seoalah sudah melupakan apa yang Gabriel lakukan padanya.


Mata mereka saling mengunci, saat mereka sudah bertatapan dengan cukup lama, Gabriel mendekatkan wajahnya pada wajah istrinya. kemudian mencium lagi bibir Amelia. Lalu setelah itu, ia mendiamkannya.


Perlahan, Gabriel kembali menggerakkan bibirnya dan kembali melummat bibir Amelia, berapa detik kemudian Amelia membalas ciuman Gabriel. Kali ini, Gabriel sedikit bangkit dari duduk, setengah tubuhnya sudah menindih separuh tubuh Amelia. Ia mencium bibir Amelia begitu lembut. Begitupun Amelia yang membalas ciuman Gabriel tak kalah lembutnya.


Saat mereka berciuman, tangan Gabriel menarik tali bathrobe Amelia. Hingga kini, tubuh istrinya terpampang nyata di depannya. Tangan Gabriel mulai memainkan dada istrinya dengan lembut, membuat Amelia terhanyut. Semakin lama, tangan Gabriel turun ke ke bagian intim istrinya memainkannya dengan lembut.

__ADS_1


otak Amelia kosong, sentuhan Gabriel benar-benar membuatnya gila.Di tambah lagi hormon kehamilannya. Setelah sekian lama berciuman, Gabriel melepaskan tautan bibirnya, kemudian menatap Amelia lamat-lamat. “Apa aku boleh meneruskannya?” tanya Gabriel wajahnya sudah memerah karena gairah, wajahnya pun sudah tak lagi pucat.


Amelia memalingkan tatapannya ke arah lain, ia ingin menolak Tapi hatinya berkata lain.


“Amelia!” panggil Gabriel, Amelia menoleh lalu ....


Part baikannya bukan di part ini, karena akan ada part yang lebih mengharukan, di mana Amelia sadar, Gabrial cinta sama Amelia.


Gengs Yok tengok lapak Gabby, judulnya


Dokter meet CEO, di sana udah 60 bab, udah masuk bab terseru.

__ADS_1


Ada Vidio Amelia Gabriel di igku kalian follow Instagramku ya Dewikim247


__ADS_2