Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
369


__ADS_3

Dua hari kemudian


Ariana dan Justin sedang duduk di pasir dengan posisi Justin merangkul pundak Ariana dan Ariana bersandar di bahu Justin.


Mereka menatap hamparan laut dengan wajah yang berseri-seri. Apalagi sebentar lagi matahari akan terbenam hingga semakin menambah keindahan pemandangan di mata mereka.


Malam kemarin, Justin dan Ariana baru saja tiba di pulau pribadi yang dibeli Justin. Ariana pikir, pulau pribadi yang dibeli Justin hanya akan ditempatinya berdua saja. Namun, Ariana salah. dan ia juga pikir, rumah yang akan mereka tempati adalah rumah sederhana.


Nyatanya, Rumah yang ditempati mereka di pulau pribadi, amatlah mewah bahkan lebih mewah dari mansion milik Josh dan Briana.


Bukan rumah mewah saja yang disiapkan Justin, melainkan puluhan pekerja yang akan mengurus tugasnya masing-masing.


Walau tinggal di pulau pribadi, Justin sudah menyiapkan semuanya secara lengkap. Dari mulai supermarket, klinik beserta dokter, salon, bioskop. Semua sudah Justin siapkan di dalam rumah mewahnya. Belum lagi fasilitas-fasilitas mewah lainnya.

__ADS_1


“Bagaimana, apa kau suka dengan apa yang aku siapkan?” Tanya Justin, ia menoleh ke samping lalu mengecup kening Ariana.


“Aku sangat menyukainya, aku akan selalu menyukai apapun, asal kau terus bersamaku,” ucap Ariana membuat pipi Justin bersemu merah. Ini pertama kalinya Ariana menggombalinya.


“Apa kita bisa melanjutkan yang tertunda kemarin?” tanya Justin. Membuat pipi Ariana ?memanas.


Ariana tak menjawab. Ia mengambil satu tangan Justin lalu dia mengecupnya. “Terima kasih sudah mengabulkan keinginanku,” ucap Ariana. Ia melepaskan genggaman tangannya pada tangan Justin.


Justin melepaskan rangkulannya pada pundak Ariana. Kemudian, ia memanjangkan kakinya. lalu menepuk-nepuk pahanya, meminta Ariana duduk dipangkuannya.


Perlahan, Ariana memejamkan matanya ia memeluk leher Justin sebentar lalu mengecup bibir Justin. Oh! tentu saja Justin tak akan menyia-nyiakan kesempatan. ia memegang tengkuk Ariana dan memperdalam ciumannya.


“I love you,” ucap Ariana ketika tautan bibirnya dan tautan bibirnya Justin terlepas. Justin tersenyum, ia merapikan rambut Ariana ke belakang. Kemudian mengecup bibir istrinya sekilas. “Aku lebih mencintaimu, Sayang. bahkan sangat mencintaimu,” ucap Justin lagi. Seketika Ariana kembali memeluk leher Justin.

__ADS_1


Saat Ariana memeluk leher Justin, Justin bangkit dari duduknya kemudian ia menggendong Ariana membuat Ariana terpekik kaget


“Hubby, tolong turunkan aku,” ucap Ariana ketika Justin menggendongnya. Justin menghentikan langkahnya, kemudian memajukan bibirnya. Ariana yang mengerti apa yang dimau oleh suaminya langsung mencium bibir Justin.


Baru saja Ariana akan menjauhkan bibirnya, Justin melummat bibir Ariana kembali. Hingga, mereka berjalan ke dalam rumah sambil berciuman.


Beruntung para pekerja ada di paviliun belakang, dan Justin tidak mengizinkan para pekerja masuk ke rumah utama sebelum ia mengijinkannya. Hingga mereka, bebas melakukan apapun di dalam rumah.


Saat berada di depan lift, Justin melepaskan ciumannya. Ia menghirup oksigen sebanyak-banyaknya. Begitupun Ariana, Ariana berbalik ke belakang kemudian menekan tombol lift untuk naik ke kamar mereka.


Saat sampai di kamar, Justin membaringkan tubuh Ariana di ranjang. Ia membuka kaosnya dan membuka celananya. Lalu menindih tubuh istrinya. Ariana yang mengerti apa yang dimaksud Justin hanya bisa terdiam. Kemudian tersipu malu saat melihat tubuh polos suaminya.


Dannnn

__ADS_1


Dan awas aja kalau ga pada komen🤣🤣


Hate komen blok 😎


__ADS_2