
“Bagaimana? apa ini sesuai?” tanya Justin, setelah sampai di sebuah restoran yang berada di pesisir pantai.
Ariana membuka kaca jendela kemudian ia menghirup udara pantai dalam-dalam. “Indah sekali.” Ariana bergumam lirih saat melihat hamparan laut, Justin tersenyum saat melihat reaksi istrinya ia pun segera memarkirkan mobilnya.
Setelah memarkirkan mobilnya, Justin membuka sabuk pengamannya kemudian keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk Ariana. “Terimakasih,” kata Ariana, ia menerima uluran tangan Justin.
“Hubby!” panggil Ariana ketika mereka keluar dari mobil.
“Hmm!”
“Tidak ....” Ariana tersipu, entah kenapa dia ingin sekali mengatakan bahwa dia mencintai Justin.
“Kenapa hmm?” Justin lagi
“Tidak, nanti saja di rumah,” jawab Ariana. Justin pun mengangguk-nganggukan kepalanya.
•••••
Josh menatap kedepan dengan tatapan kosong. dadanya terasa sesak kala ia mengingat Ariana. Kondisinya sudah sangat membaik 98 persen, ia sudah bisa menggerakan tubuhnya seperti sedia kala. Ia hanya masih kesulitan berjalan.
__ADS_1
Selama dua bulan ini, menantunya memberikan yang terbaik, untuknya, Carla dan Briana. Mereka sama sekali tak kekurangan apa pun. Justin memberikan kehidupan yang sangat layak.
Mungkin, orang lain mengira, Justin terlihat sedang memanjakan Josh Briana serta Carla. Tapi nyatanya tidak, Justin sedang menghukum Briana dan Josh dengan halus denga cara tak boleh menghubungi Ariana dan tak boleh menemui Ariana.
Suara derap langkah dari belakang menyadarkan Josh dari lamunannya, ternyata Brianna yang datang, Josh menoleh kemudian tersenyum.
“Josh, kau ingin sesuatu?” Tanya Briana yang mendudukkan diri di sebelah Josh. Bukannya menjawab, Josh malah menggenggam tangan Briana.
“Jangan menghindar lagi, Bri. Aku mengerti,” kata Josh membuat Briana memalingkan tatapannya ke arah lain, karena tak kuasa menahan tangis.
Selama mereka di pindah ke Singapura, Josh merasa bahwa Briana menghindarinya. Memang ia, Brianna menghindarinya.
“Josh, maafkan aku,” ucap Briana lirih. Josh membawa kepala Briana bersandar di bahunya.
“Aku mengerti, Bri. Ini semua kesalahanku. Aku tak bisa menjadi kepala rumah tangga yang baik, hingga kita menjadi begini .... ” Josh menghentikan ucapannya, wajah Ariana melintas di otaknya. Tiba-tiba, perlakuan buruk pada putri pertamanya melintas di otaknya. Hingga tanpa sadar, ia mengeluarkan air mata.
“Aku merindukan Ariana, aku merindukan senyumnya. Tapi, aku lupa kapan aku melihatnya tersenyum. Selama ini, kita hanya memberikannya luka. Aku sungguh ingin menemuinya dan memeluknya, menemaninya dan ....” Lagi-lagi, Josh menghentikan ucapannya karena suaranya tenggelam dengan tangisa.
Briana menegakan kepalanya, lalu memeluk Josh. “Aku tak yakin, dia memaafkan kita. Kita sudah sangat melukai dia.” Tangis Briana pun luruh, saat mengingat semuanya.
__ADS_1
Josh, merangkul pundak Briana.
“Kita hanya bisa bertaubat, dan mendoakannya. Kita fokuskan dulu untuk mengobati Carla, setelah itu kita pulang dan meminta ampun padanya.”
Inilah hukuman yang harus mereka tanggung. Mungkin bagi orang lain, hukuman yang di terima Josh dan Briana tidak sebanding dengan penderitaan yang Ariana rasakan.
Tapi bagi mereka, inilah hukuman yang sesungguhnya. Ketika mereka sudah menyesali semuanya. Tapi, sayang. Mereka tak punya kesempatan untuk menebusnya. Begitu pun Carla. Ia yang selalu membuat Ariana menderita sudah menerima ganjaran yang setimpal.
Kini, mereka hanya bisa berdoa, agar Justin mengijinkan mereka untuk menebus kesalahnya pada Ariana. Karena semuanya ada di tangan Justin.
Justin tidak jahat, ia hanya ingin mental istrinya sembuh. Percaya atau tidak, Ariana akan terus terperangkap luka ketika melihat wajah keluarganya.
Dan sekarang, Ariana sudah bahagia bersama suaminya dan menunggu kelahiran calon anaknya. Semua terasa mustahil bagi Ariana.Ia terasa bermimpi. Bisa mendapatkan cinta yang luar biasa dari seorang Justin, lelaki yang sangat sempurna, dan selalu menjaganya dari jauh selama belasan tahun.
Menurutku, ini karma yang paling masuk akal buat Josh, Briana, Carla. Dari pada karmanya kaya ikan terbang kan ya 💃💃💃
Udah siap nangis Bombay lagi?
Scroll gengs.
__ADS_1