
Gabriel, awas aja, aku tidak akan memberimu jatah lagi!” kata Amelia, Gabriel tertawa saat melihat betapa lucunya Amelia.
Gabriel tak menjawab ia, malah mencuri ciuman di bibir Amelia, membuat semua para tamu bersorak, sedangkan Amelia menatap Gabriel dengan tatapan tak percaya.
“Benarkah aku tidak akan mendapat jatah lagi?” tanya Gabriel, ia kembali mencuri ciuman di pipi Amelia, membuat Amelia tersipu saat mendapat perlakuan manis dari Gabriel.
Setelah kata sambutan, Gabriel membawa Amelia until turun dan mengajak Amelia berkeliling, mengenalkannya pada kolega-koleganya.
Saat berjalan, tiba-tiba langkah Amelia terhenti, membuat langkah Gabriel pun otomatis terhenti. “Kenapa Baby?” tanya Gabriel. Namun tak lama, ia menyadari ketika melihat ada Ariana dan Justin.
Gabriel melingkarkan tangannya di pinggang Amelia, membuat Amelia menoleh. “Aku milikimu, aku mencintaimu, kau adalah hidupku!” kata Gabriel lagi, membuat Amelia.terdiam. Ia kembali menatap kearah Gabriel. “Tidak ada lagi namanya, hanya ada namamu!” kata Gabriel, meyakinkan Amelia membuat pipi Amelia bersemu merah.
”Amelia!” panggil Ariana. Amelia menoleh Lalu ia tersenyum, Amelia pun langsung menghampiri Ariana, kemudian Amelia langsung memeluk sahabatnya.
“Aku turut berbahagia sekali Amelia. Akhirnya kalian bisa bersama!” kata Ariana, Amelia melepaskan pelukannya lalu menatap Ariana.
“Aku sangat merindukanmu Ariana!” kata Amelia..
Setalah itu, Amelia kembali ke sisi suaminya, Gabriel yang mengerti kecemburuan Amelia, kembali mmelingkarkan tangannya ke pinggang istrinya.
__ADS_1
”Apa kabar kalian?” tanya Gabriel. Kali ini, ia menatap Justin dengan hangat, berbeda seperti dulu,.dimana ia menatap kesal pada Justin. Karena Justin yang mendapatkan Ariana. Tapi semua sudah berlalu, sekarang di matanya hanya ada Amelia Amelia dan Amelia
.
“Kami semua baik, dan kami ikut bahagia dengan kebahagiaan kalian!” kali ini, Justin yang berbicara. Gabriel melepaskan tangannya dari pinggang Amelia, kemudian menghamiri Justin dan memeluk adik iparnya.
“Terima kasih sudah membuat adikku bahagia!” kata Gabriel, seketika mereka berempat merasakan keharuan yang luar biasa, semua sudah selesai dan mereka semua kembali pada takdirnya masing-masing.
•••
Pesta sudah usai, Amelia dan Gabriel memutuskan untuk umenginap di hotel. Amelia sudah membersihkan sedangkan Gabriel masih berada di kamar mandi.
“Kau lapar Baby?” tanya Gabriel, yang masih bertelanjang dada. Ia menghampiri istrinya, kemudian memeluk istrinya dari belakang.
“Gabriel kau mencintaiku?” tanya Amelia.
“Pertanyaan yang bodoh?”
“Apa kau bilang, kau bilang aku bodoh!” kata Amelia dengan tak terima.
__ADS_1
“Bukan begitu maksudku, kau bertanya hal yang sudah jelas kau tahu jawabannya.” Gabriel semakin mengeratkan pelukannya, lalu menarik tali jubah Amelia karena ia tau, Amelia memakai lingerie.
“Baby, Kau sangat seksi!” kata Gabriel, ia mengecup leher Amelia, melenguh.
Nyatanya, Gabriel tahu, Amelia memakai lingerie. Sebab, saat akan keluar dari kamar mandi, ia mengintip apa yang sedang di lakukan oleh istrinya. Tentu saja fantasi gila sudah menari-nari otak Gabriel.
Amelia melepaskan pelukan Gabriel, kemudian mengambil tali dan penutup mata.
“Gabriel, akan menyenangkan jika sedikit mengulang masa lalu,” kata Amelia, membuat Gabriel mengerutkan keningnya.
“Apa maksudmu?” tanya Gabriel.
“Sepertinya menyenangkan jika bercinta dengan cara yang selalu kau pakai dulu,” ucap Amelia, membuat mata Gabriel membulat.
“Baby, kau serius?” tanya Gabriel dengan tak percaya.
“Tapi lakukan sewajarnya, jangan menyakitku.” Tanpa menjawab ucapan Amelia, Gabriel langsung melepaskan handuknya. Lalu mendorong lembut, Amelia hingga Amelia berbaring di ruangan, lalu setelah itu, ia mencium istrinya dengan rakus, tentu saja Amelia meladeni ciuman Gabriel dengan senang hati dan .....
Gas komen gengs
__ADS_1