
“Amelia,” ucap Gabriel dengan terbata-bata. Amelia bangkit dari duduknya, kemudian mengulurkan tangannya pada Gabriel untuk berjabat tangan.
“Gabriel ayo lupakan semua, mari menjadi teman dan orang tua yang baik untuk Grisya. Aku tidak akan melarangmu untuk menemui Grisya. Aku yakin, cepat atau lambat Grisya akan menerimamu sebagai ayahnya dan dia akan menjadikanmu Cinta pertamanya.”
Gabriel terhenyak kaget dengan reaksi Amelia. Tanpa sadar, ia bangkit kemudian membalas uluran tangan Amelia. Hingga kini mereka berjabat tangan.
Tiba-tiba, tangis Gabriel luruh ketika menggenggam tangan Amelia. Amelia tersenyum kemudian ia melepaskan tangannya dari tangan Gabriel. “Kalau begitu aku permisi Aku ingin mengunjungi makam Selome.”
setelah mengatakan itu, Amelia berbalik kemudian pergi meninggalkan Gabriel yang diam terpaku, Gabriel hanya bisa menatap punggung Amelia tanpa bisa mengejarnya, tanpa bisa memintanya tetap tinggal.
setelah Amelia tidak terlihat lagi, Gabriel mendudukan dirinya. Ada rasa yang tak dimengerti saat menjabat tangan Amelia, dadanya bergemuruh saat Amelia berkata memaafkan semua kesalahannya.
Setelah Gabriel tersadar dan bisa mengendalikan diri, akhirnya Gabriel bangkit dari duduknya. Kemudian pulang mansionnya.
__ADS_1
••••
setelah melewati perjalanan cukup jauh, Akhirnya Gabriel sampai dimansion kedua orang tuanya, ia tersenyum sumringah ketika melihat sesuatu di tangannya. Sebelum ke mansion, ia mampir ke toko mainan dan membelikan sesuatu untuk putrinya. Ia berharap sebelum ia masuk ke dalam penjara, ia bisa memperbaiki hubungan dengan putrinya.
“Gabriel!” panggil Gabby, ketika mereka akan naik ke kamar. Grisya yang sedang bersama Gabby langsung bersembunyi di belakang tubuh Gabby. ”Aunty dia orang jahat yang telah menjambak rambutku!” Grisella berteriak histeris, kemudian tangis anak itu pecah saat melihat Gabriel.
Gabriel menguatkan diri, kemudian ia maju ke arah Grisya. Ia menekuk kakinya, menyetarakan diri dengan Grisya, lalu ia menarik lembut tangan putrinya.
“Mommy, ada Uncle jahat di sini!” teriak Grisya, membuat Gaby ingin sekali tertawa saat mendengar teriakan keponakannya.
“Apa?” tanya Gabby ketika Gabriel menatapnya. Sungguh, saat ini ia ingin sekali tertawa saat melihat wajah Gabriel.
“Menyebalkan sekali!” omel Gabriel.
__ADS_1
Satu Minggu kemudian.
hari menegangkan bagi Gabriel tiba, hari ini Gabriel menjalani sidang di pengadilan tinggi dan menentukan vonis apa yang akan diterimanya.
Gabriel terdiam di kursi, matanya melihat ke belakang. Entah kenapa, hari ini Gabriel ingin sekali melihat Amelia dan putrinya. Simma yang berada disebelah Gabriel menggenggam tangan Gabriel, menyadarkan Gabriel dari lamunannya. Hingga Gabriel menoleh.
Pintu terbuka, tibalah detik-detik menegangkan saat hakim masuk ke dalam ruang sidang dan Tak lama, setelah itu proses sidang dimulai.
proses sidang selesai, Gabriel langsung memeluk sang Ibu ketika mendengar keputusan hakim, Gabriel dihukum 6 bulan penjara. Hukuman Gabriel ringan karena Gabriel hanya didakwa 1 dakwaan yaitu menjual senjata ilegal.
Hukuman Gabriel bisa ringan, karena Gabriel bersedia memberikan pabrik senjata miliknya kepada militer Rusia, dan Gabriel juga membayar denda yang sangat-sangat besar pada negara hingga hukuman Gabriel menjadi ringan.
Untuk kasus Amelia yang Gabriel lakukan itu tidak bisa diproses, karena kasus Amelia sudah 13 tahun berlalu. Sedangkan di Rusia, kasus hanya akan berlaku ketika masih dalam jangka waktu 10 tahun
__ADS_1
Scroll gengs. Ga mo tauuuu tinggalin komen yang banyak.