
Selama dua minggu in pun Gabriel terus memberikan perhatiannya untuk Amelia. Ia tidak beranjak sedikitpun dan tetap duduk di samping berangkar.
Ia melarang siapapun untuk menjenguk Amelia agar Amelia tidak meminta tolong pada siapa pun yang datang menjenguk dan hanya meminta tolong padanya.
sedangkan dua minggu ini hubungan mereka tetap sama, Amelia tetap menjaga jarak dengan Gabriel. Gabriel tidak membiarkan Amelia membantah soal apapun Jika makanan datang atau minuman datang, Gabriel akan secepat kilat menyuapi Amelia dan tidak akan membiarkan Amelia menolak.
Begitupun Amelia yang tidak kuasa untuk menolak apapun yang dilakukan oleh Gabriel karena memang kondisinya masih lemah.
Selama dua minggu ini, Gabriel benar-benar membuktikan bahwa dia adalah suami siaga. Bahkan, ia jarang sekali tidur, agar memastikan Amelia meminta tolong padanya.
Beberapa kali Amelia mencoba pergi ke kamar mandi sendiri. Tapi, Gabriel langsung membantu istrinya dengan cara membopong Amelia, walaupun Amelia sudah menolak. Tapi Gabriel tak perduli.
“Terima kasih Gabriel. Maaf merepotkanmu,” ucap Amelia ketika Gabriel memakaikan mantel padanya. Gabriel terdiam dengan mata yang berkaca-kaca, hatinya selalu berdenyut nyeri ketika Amelia berterima kasih padanya.
Inilah yang selalu Amelia katakan selama dua Minggu ini, Amelia selalu berterima kasih ketika Gabriel sudah membantunya, dan Amelia akan menjawab dengan kata-kata yang sama, dan Gabriel sungguh benci ketika Amelia mengucapkan kata terimakasih.
__ADS_1
Amelia turun dari brankar, kemudian ia mengambil tasnya. Lalu ia keluar tanpa menunggu Gabriel dan aat pintu tertutup, Gabriel baru tersadar kemudian ia menggeleng lalu mengikuti langkah Amelia.
••••
“Kau ingin mampir ke suatu tempat?” tanya Gabriel, Amelia menggeleng. “Tiidak terima kasih,” jawabnya singkat, Gabriel yang sedang mengemudi kembali fokus ke depan. I mencoba mencari cara untuk mengajak Amelia mengobrol.
Selama di rumah sakit, beberapa kali Gabriel menawarkan makanan yang ia rasa cukup disukai oleh Amelia. Tapi Amelia selalu menolaknya, Amelia benar-benar membangun pembatas nyata dengannya. Ini lebih menyakitkan daripada sikap dingin Amelia.
Satu bulan kemudian
Setelah pulang dari rumah sakit, perjuangan Gabriel semakin keras. Bahkan Gabriel tidak pernah pergi ke kantor seharipun. Ia mengerjakan pekerjaannya dari rumah.
Ia juga jjarang sekali tertidur, karena ia takut Amelia butuh sesuatu, sedangkan Amelia sama sekali tidak pernah meminta apapun kepada Gabriel.
Ia hanya berbicara pada Gabriel ketika Gabriel bertanya lebih dulu padanya. Jika dulu Amelia bersikap dingin pada Gabriel dan tidak pernah tersenyum sedikitpun, tapi sekarang berbeda.. Amelia akan tersenyum ketika Gabriel bertanya. Selebihnya, ia akan kembali diam.
__ADS_1
Dan jujur saja, sikap Amelia kali ini lebih menyakitkan bagi Gabriel daripada Amelia bersikap dingin Ia seperti kehabisan bahan pembicaraan dengan Amelia, bahkan ia tak bisa kembali bertanya pada istrinya, karena istrinya menolak dengan halus dan penuh senyuman.
“Amelia, apa kau yakin akan pergi sekarang?” tanya Gabriel saat Amelia sudah siap dengan seragamnya, ia membawa susu hamil lalu menyodorkannya kedekat Amelia.
Amelia tersenyum, kemudian mengangguk. “Terima kasih Gabriel. Maaf merepotkanmu,” jawab Amelia ketika Gabriel membawakan susu ke kamar.
“Aku akan mengantarmu ke kantor,” jawab Gabriel, Amelia menggeleng. “Tidak terima kasih. Selama ini aku terlalu banyak merepotkanmu. Kau juga sudah merawatku, aku sudah pulih, Aku akan pergi sendiri.” Setelah mengatakan itu, Amelia pun berlalu meninggalkan Gabriel.
Namun, baru saja Amelia melangkah, langkahnya terhenti ketika Gabriel memeluknya dari belakang, beruntung susu yang di pegang Amelia tidak tumpah.
“Ga-Gabriel ....”
“lima menit saja, biarkan 5 menit seperti ini.” Gabril memeluk Amelia dari belakang, kemudian ia menyimpan wajahnya bahu istrinya, kemudian ia mengelus perut Amelia.
“Aku tau, kau sedang membangun pembatas denganku. Aku juga tak akan memintamu merubah sikapmu padaku, karena aku tau apa yang aku lakukan sangat menyakitkan untukmu. Tapi aku tak akan pernah berhenti berjuang untuk mendapatkan maafmu.”
__ADS_1
Scroll lagi gengs aku up 3 bah