Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
38


__ADS_3

Seiring berjalannya waktu, seiring intensitas mereka bertemu. Sonya mulai memberanikan diri menyapa Alberth, mengajak Alber makan bersama. Itu dilakukan Sonya setelah satu tahun pernikahan mereka.


Selama satu tahun, Sonya dan albert tak pernah bertegur sapa, mereka hanya berpura-pura mesra di depan keluarga mereka. Selebihnya mereka hanya akan menjadi orang asing.


Dan setelah satu tahun berlalu, Sonya berpikir dia tak bisa terus begini dengan Albert. Mungkin mudah bagi Albert bersikap masa bodo dengan Sonya. Tapi, tidak dengan Sonya. Walau dia tak memiliki rasa pada Albert, tapi dia ingin pernikahannya seperti orang lain. Tak masalah jika mereka hanya berhubungan sebagai teman. Itu lebih baik dari pada seperti orang asing.


Saat itu, Sonya mulai menyapa Albert, mengajak Albert mengobrol, mengajak Albert untuk makan bersama dan memasak untuk Albert dengan tangannya sendiri. Awalnya Albert tak menggubris tentang apa yang di lakukan Sonya, bahkan ia kerap menolak jika Sonya memasak untuknya atau mengajaknya makan bersama. Namun, seiring berjalannya waktu, seiring seringnya intensitas pertemuan mereka. Albert pun mulai membuka diri pada Sonya.


Mereka memulai hubungan mereka sebagai teman, tak ada lagi kecanggungan di antara mereka. Lambat laun, rasa cinta mulai tumbuh di hati Sonya untuk Albert, Walau tidak yakin, Albert pun sedikit merasakan rasa yang berbeda pada Sonya.


Seiring berjalannya waktu, nama Aida mulai hilang dari hatinya. Bahkan saat Albert bersama Aida, ia ingin segera pulang untuk bertemu Sonya. Bahkan ketika ia melakukan hubungan terlarang dengan Aida, ia selalu membayangkan berhubungan dengan Sonya.


Dan tepat 2 tahun pernikahan mereka, Alberth tak dapat lagi menahan rasa yang bergejolak dalam dada. Ia mengakui bahwa ia mencintai Sonya. Nasib baik berpihak padanya, Sonya pun juga mencintainya.


Sejak hari dimana mereka mengakui prasaan mereka masing-masing. Pernikahan mereka pun di landa kebahagian, mereka mulai memadu kasih, Albert mengucuri Sonya dengan berjuta kasih sayang.

__ADS_1


Kebahagian mereka semakin bertambah, kala Sonya di nyatakan hamil. Prasaan Albert pada Aida sudah sepenuhnya hilang.


Ia pun, memutuskan berbicara baik-baik pada Aida untuk memutuskan hubungan mereka.


Bagai tersambar petir di siang bolong, Aida berkata bahwa dia hamil. Albert tak bisa berkutik, usia kehamilan Aida dan Sonya pun sama. Ya, Albert mengingat dua hari sebelum ia menyentuh Sonya, ia tidur dengan Aida. Itu kali terakhirnya Albert menyentuh Aida, karena rasanya sudah hambar. Ia, selalu teringat Sonya.


Mau tak mau Albert harus bertanggung jawab tentang semuanya. Ia, membiyayai semuanya. Namun, dia jarang sekali menemui Aida. Ia lebih banyak memerhatikan Sonya dan anak di rahim Sonya


Nasib malang menimpa keluarga kecil mereka, anak dalam kandungan Sonya tak bisa di selamatkan. Ia meninggal ketika di lahirkan.


Saat itu, hanya Albert yang tau bahwa bayinya mereka meninggal. Tapi, tanpa di duga ayah Albert pun tau. Ia bahkan tau selama ini sang putra masih menjalani hubungan dengan Aida.


Entah apa yang merasuki Alberth, demi cintanya pada Sonya. Ia pun menyetujui tindakan sang ayah yang mengambil bayi Aida dan menyuruh dokter untuk mengatakan bahwa bayi yang di bawa Christian adalah bayi Sonya.


Dan bayi itu mereka beri nama Zayn Alberth Smith.

__ADS_1


Aida hancur, ibu mana yang rela di pisahkan dari anaknya. Ia melalui hari-harinya dengan hampa. Albert tak lagi menemuinya. Ia, pun tak berani menghubungi Albert.


3 tahun berlalu, Aida tak dapat menahan diri, ia ingin bertemu dengan putranya. Ia pun memberanikan diri untuk menghubungi Albert dan meminta diijinkan bertemu dengan putranya.


Alberth yang merasa iba, akhirnya membawa Zayn ke hadapan Aida.


Aida merasa hancur, saat melihat putranya tak mengenalinya. Apalagi Albert hanya memberi waktu sedikit untuk Aida.


Setelah bertemu putranya, Aida memutuskan untuk pergi ke Bar. Karena merasa tertekan, Aida nekat meminum alkohol dengan kadar minuman tinggi hingga mabuk parah dan meracau tidak jelas. Pihak bar yang bingung dengan keadaan Aida langsung memeriksa ponsel Aida dan menghubungi orang yang terakhir di hubungi oleh Aida. Dan orang itu adalah Alberth.


Alberth pun terpaksa menjemput Aida di Bar dan membawa Aida ke hotel. Entah apa yang terjadi setelah mereka sampai hotel, hingga akhirnya mereka berakhir di ranjang.


Aida terkejut, saat pagi hari ia bangun dengan kondisi telanjang, tak ada siapa-siapa, di sisinya. Setelah lama terdiam akhirnya ia ingat, bahwa Albert menjemput dirinya dari Bar. Dan karena sedang mabuk berat, Aida tanpa sadar menggoda Albert habis-habisan, hingga Albert tak bisa menahan godaannya dan mereka berakhir di ranjang.


Aida yang takut ayah Albert mengetahui apa yang terjadi di hotel. Memutuskan pindah ke kampung halamannya, dan setelah beberapa bulan menetap di kampung halamannya, ia baru menyadari bahwa ia telah mengandung dan anak itu adalah Zidan.

__ADS_1


Wkwkw ayo udh ga tegang lagi ya. maaf baru up, baru beres ngetik gengs.


Pasti ada yang nunggu Zayn nyesel ya. Flashbacknya belum beres ya. Masih ada alasan kenaapa Albert tiba-tiba dingin waktu Zidan datang


__ADS_2