
karna keena yang sudah tenang dijaga oleh bi Surti dan juga Naura, Rita pun. akhirnya membuatkan keduanya kue keju yang enak untuk kedua orang tersebut sekaligus untuk menghilangi kejenuhan dan juga kegalauan hatinya saat ini dikarenakan tamparan yang mendarat mulus dipipi kanannya.
setelah hampir satu jam berkutat didapur, akhirnya kue yang Rita buat pun sudah jadi. ia pun menghidangkanya dipiring canti yang ia miliki, kemudian Rita pun membawa kue tersebut ke ruang keluarga. dimana Naura dan bi Surti pun tengah menunggunya untuk menikmati kue buatan Rita.
"taraaaa, kue sudah siaaap" kata Rita membawa kue keju dengan dua piring ada ada dikedua tangannya.
"waaa asik, pasti enak ini kue buatan mbak Rita" kata Naura yang sudah tak sabar mencicipi kue buatan Rita.
"pasti enaklaah, Rita yang buat kok" jawab Rita membanggakan dirinya.
"iyaa iyaa laah, buatan mbak Rita memang the best" kata Naura mengacungkan kedua jempolnya. bi Surti pun terkikik geli melihat kelakuan Naura dan juga Rita.
"bi, cobain ya. biar keena sama saya sini, pasti rewel ya dari tadi ditinggal sama bibi?" kata Rita membuat bi Surti tersenyum dan menggelengkan kepala.
"ngga sama sekali Bu, mana mungkin dia rewel. dia anak yang paling anteng yang pernah saya temui Bu" jawab bi Surti membuat Rita tertawa lebar.
"masih bayi bi, makanya masih anteng. nanti kalo udah agak besar juga udah mulai rewel ngga bisa ketinggalan emaknya" jawab Rita yang langsung diangguki oleh bi Surti.
"iyaa Bu bener banget, namanya juga bayi pasti rata-rata semuanya begitu si Bu. tapi Alhamdulillah non keena ngga, dia bener-bener anteng walaupun pas dia bangun dia ngga ngelihat ada orang tuanya disampingnya" jawab bi Surti mengambil kue yang dibuat oleh Rita.
"eemm enak banget mbak kue ya, kenapa mbak ngga buka toko kue aja. pasti laku deh" kata Naura memberikan saran.
"ngga ah nau, nanti aja. keena juga masih terlalu kecil buat ditinggal beraktifitas" jawab Rita yang dibenarkan oleh bi Surti.
__ADS_1
"iyaa bener Bu, nanti aja jika non keena sudah besar dan sudah mengerti baru ditinggal beraktifitas diluar rumah" jawab bi Surti yang langsung diangguki oleh Rita.
"iyaa bi, makanya aku mau fokus dulu buat membesarkan keena. aku ngga mau memikirkan apapun si selain keena" jawab Rita membuat Naura menganggukan kepala.
"yaa yaa mendingan dirumah mbak, menghabiskan uang mas Bayu sebelum yang mas Bayu dihabiskan oleh oranglain" jawab Naura ambigu membuat Rita menyeritkan kening.
"maksudnya apa nau?" tanya Rita penasaran.
"iyaa gaada maksud apa-apa si mbak, cuma menyuruh mbak untuk berjaga-jaga saja si. bukannya masuk aku mengajari mbak hal yang tidak baik, tapi menurutku. lebih baik mbak yang amankan semua aset milik mas Bayu mbak, aku yaki setelah ini ibu pasti ngga akan tinggal diam. dia pasti akan melakukan apapun untuk menyingkirkan mbak Rita demi ambisinya" jawab Naura semakin membuat Rita tak mengerti dengan alur pembicaraan.
"tunggu-tunggu, maksudnya apa si nau. mbak ngga ngerti deh" jawab Rita membuat Naura menepuk keningnya pelan.
"yaampun mbak, masa gitu aja ngga ngerti si" jawab Naura dengan memasang wajah kesal.
"benar non, coba diperjelas biar kita berdua tau. biar bisa saling membantu gitu loh non" jawab bi Surti yang langsung dibenarkan oleh Rita.
"begini mbak, setelah kak Maura dipenjara ibu pasti akan melakukan berbagai cara untuk mencelakai mbak atau memisahkan mas Bayu dari mbak Rita. nah sebelum itu terjadi, lebih baik mbak meminta mas Bayu untuk mengubah semua surat kepemilikan aset-asetnya atas nama mbak. suatu saat jika apa yang aku katakan benar, aku yakin pasti akan berubah untuk mbak Rita dan juga keena" jawab Naura memberinci apa yang menjadi keinginannya, sebab Naura tidak ikhlas jika kekayaan yang sudah susah payah dibangun oleh ayahnya menjadi sia-sia ditangan orang yang tidak tepat seperti sang ibu dan juga Maura.
"yaampun nau, nau kamu itu kok mikirnya sampai kesana si. bahkan mbak aja ngga ada pikiran sampai kesana loh nau" jawab Rita dengan kekehan kecil.
"mbak, Naura serius loh ini mbak. feelling Naura udah ngga enak aja deh pokoknya, mendingan mbak lakuin apa yang Naura katakan sebelum terlambat. terlebih lagi ibu benar-benar orang yang nekat mbak" jawab Naura membuat Rita berpikir sejenak yang dikatakan Naura memang banyak benarnya.
"nanti kita lihat saja apa yang akan dilakukan mas Bayu, lagipula ibu pun belum menjawab apa yang mas Bayu katakan. iyakan?" jawab Rita membuat Naura seketika menagangguak kepalanya lemas.
__ADS_1
"yaudah kalo gitu lebih baik kita nikmati lagi saja waktu kita sampe sore nanti sebelum ada keributan yang berlanjut" lanjut Rita dengan tertawa kecil diikuti oleh bi Surti yang juga tertawa mendengar perkataan Rita.
"iyaaiyaa mbak bener juga yaa, harus menyiapkan tenaga ekstra untuk melawan bibit nyinyir begitu" jawab Naura dengan istilahnya sendiri membuat Rita menyeritkan kening.
"apalagi itu? kamu ini ada-ada aja bahasanya nau, nau" jawab Rita menggelengkan kepala.
ketiganya pun tertawa mendengar istilah yang dikeluarkan oleh Naura, mereka pun menikmati pagi mereka dengan bercanda tanpa menghiraukan akan ada kejadian apa nanti sore yang akan membuat mereka terkejut.
"mbak, tapi kalo mas Bayu udah tau. tau dari mana ya mbak, apa jangan jangan dari mbak Rita?" tanya Naura memicingkan mata.
"yaampun nau, beneran deh. buat apa si mbak Rita bocorin rahasia seperti itu, lagipula mbak heran juga deh. kenapa si kamu malah merahasiakan itu semua dari mas Bayu? bukannya bilang, kasian loh mas Bayu nau" jawab Rita sambil memakan kue buatannya sendiri.
"bener non, lagian nih ya pak Bayu itu kan seorang CEO. bibi yakin, pasti pak Bayu bisa melakukan apapun yang ia mau. apalagi hanya sekedar mencari tau asal usul Maura dan ibu nya" jawab bi Surti yang langsung dibenarkan oleh Rita.
"iyaa juga ya, kenapa aku ga kepikiran sampai sana. percuma dong berarti aku merahasiakan semuanya dari mas Bayu, akhirnya pasti akan ketauan juga" kata Naura menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"nah itu kamu taaauu" jawab Rita dengan terkekeh melihat respon Naura yang baru saja sadar kesalahannya.
"Naura benar-bener ga kepikiran sampai sana mbak, bener deh. mana kepikiran juga kalo mas Bayu bakalan cari tau sendiri semua itu, iyakan bi?"jawab Naura membuat bi Surti menggedikkan bahu.
"yaatuh bibi jugatau lah non, bibi aja baru tau tdi kok" jawab bibi santai membuat Rita mengerucutkan bibirnya.
"iyaa juga ya bi hehehe" kata Naura terkekeh lucu sendiri dengan tingkah absurd nya.
__ADS_1