
"ada apa Bu? apa ibu masih memikirkan soal Maura?" tanyaku pada ibu mertua.
"iyaa tentu saja rit, ibu tidak menyangka anak yang ibu besarkan menjadi pelakor dirumah tangga anak kandung ibu. apalagi sekarang kamu juga sedang hamil, ibu takut Maura berbuat nekat" jawab ibu mertua yang tampak jelas raut khawatir diwajahnya.
"sudah ibu tenang ajaa, mas Bayu pasti bisa menyadarkan Maura. yang penting apapun yang terjadi ibu tetep harus percaya dan terus disamping kami itu sudah lebih dari cukup Bu" kataku menenangkan ibu mertua.
"iyaa tentu saja rit, ibu pasti akan terus mendukung kamu juga Bayu. ibu hanya khawatir" kata ibu mertua, aku pun tersenyum dan terus menggenggam tangan orang telah berjasa melahirkan suamiku ini.
kami pun bersantai diruang tv sambil sesekali tertawa melihat adegan lucu di sinetron yang ibu tonton.
*********************************
dikampus Maura.
"heeeiii,,,,,!" kata Siska dan Linda mengagetkan Maura yang sedang menyendiri dibangki taman kampusnya.
"sial,,, kaget gue, aahh apa apaan sih kalian!!" kata Maura dengan ketusnya.
""hehehe sorry sorry" kata Siska dengan wajah seolah tak berdosa.
"lagian lu ngapain sih ngelamun sendirian disini, kesambet baru tau rasa Lo!!" kata Linda
"kepo banget lu bocah!! suka suka gue lah mau ngapain kek" kata Maura dengan sinis.
"jngan bilang Lo masih berusaha buat misahin Kaka sama Kaka ipar Lo, mau?" tanya Linda dengan mulut menganga lebar.
"jelas lah, gue belum berhasil. dan gue pasti berhasil !!" kata Maura dengan tekad.
"gila,, gilaa,, lu gila mau, itu si Lo Udeh ke lewat ke obsesi sama Abang Lo gila !! Udeh ga waras Lo ye mau !!" kata Linda dengan kesal karna Maura masih terus melanjutkan rencananya untuk menjadi pelakor diantara Kaka ipar dan abangnya sendiri.
"Lo yang gila!! apa apaan si Lo, bukannya dukung gue sebagai temen malah ngatain gue ga waras! Lo lebih ga waras mau aja temenan sama orang gila!" kata Maura dengan sinisnya tapi tetep santai seolah perkataan Linda tdi sudah biasa dia dengar.
"lagian emang apa sih yang buat Lo itu pengen banget ngerusak rumah tangga Abang Lo sendiri, biar kata Abang angkat nih ya tapi kan dia tetep sodara Lo ngaco. nyokapnya yang Udeh ngurus Lo dari kecil, masa Lo tega ngerebut kebahagiaan anak kandungnya" kata Siska dengan dahi menyerit heran dengan apa yang ada di kepala Maura.
__ADS_1
"ini lagi satu, udah deh kalo itu kalo gamau ya gausah ikut campur. kalian ini pagi-pagi bikin mood gue rusak aja deh!!" kata Maura dengan kesal.
"yaa abis Lo tuh aneh mau, sekian banyak mahasiswa dikampus ini yang coba buat cari perhatian Lo sama sekali ga Lo gubris. malah Lo ngejar Abang Lo sendiri yang jelas-jelas udah punya bini" jawab Linda.
"udah deh kalian itu kalo ketemu gue bahasnya gituan melulu deh, kalian gamau bantu gue yaudeh gue juga gaakan ngelibatin kalian" kata Maura yang langsung melangkah pergi meninggalkan Siska juga Linda.
"mau,,, mau,,, yaaaahh mauraaaa!!!" teriak Siska, sedangkan Linda langsung memasang wajah tak suka dengan sikap Maura.
sebenernya dia lah salah satu orang yang dibayar oleh mas Bayu untuk memantau Maura terutama untuk mencari tau motif dan rencana maura selanjutnya untuk memisahkan mas Bayu dengan Rita.
Siska dan Linda pun mengikuti kemana Maura pergi, sampai akhirnya mereka menemukan Maura berada didalam kantin memainkan handphonenya sambil meminum jus yang dia pesan.
mereka berdua pun langsung duduk kembali di samping kanan dan kiri Maura.
"ngapain lagi kalian ngikutin gua, masih mau nyeramahin gue? udah deh ya jangan rusak mood gue, mau bagaimana pun gue bakalan tetep ngehancurin rumah tangga si Rita itu dengan Abang gua. cuma gue yang boleh sama mas Bayu,, titik!" kata Maura menekan setiap kata yang keluar dari mulutnya.
"iyee iyee terserah Lo deh, yang penting kita udah kasih tau Lo yang baik-baik" kata Siska yang langsung diangguki oleh Linda.
mereka pun memesan cemilan mereka masing-masing sebelum nanti masuk kekelas berikutnya.
******************************
meskipun hanya staf biasa tapi mas Bayu merupakan salah satu pekerja yang selalu di perhitungkan, kerjaannya selalu bagus dan rapi. membuat sang bos selalu puas dengan pekerjaannya.
pada jam makan siang, sia Andi datang menghampiri mas Bayu yang masih saja berkutat dengan komputer didepannya.
"heeii bro!!" sapa Andi mengagetkan mas Bayu.
"siaaall,, kaget gue!" kata mas Bayu dengan wajah kaget.
"hahahah lucu muke Lo!" kata Andi dengan wajah tak bersalah.
"ngapain sih Lo kesini, udah sanalah kalo mau lewat!' kata mas Bayu yang sudah terlanjur kesal dengan Andi.
__ADS_1
"hehehe santai aja bro, liat noh Udeh jam berapa?! waktunya makan siang nih masa diem mulu Ama komputer, ga bosen Lo!!" kata Andi dengan cengiran dan gaya khasnya.
mas Bayu pun melirik jam dipergelangan tangannya, jam menunjukkan pukul setengah dua belas lebih lima menit.
"laah ngga terasa Udeh jam segini, gue fikir masih jam sepuluh tadi" kata mas Bayu dengan wajah heran.
"Yee jam sepuluh ndas mu!!" kata Andi seolah menjitak kepala mas Bayu.
"yaudah yuk cari makan, gue sekalian mau ngobrol sama Lo!" kata mas Bayu sambil merapihkan tumpukan kertas yang ada dimeja kerjanya.
kemudian mereka berdua pun melangkahkan kakinya menuju tempat biasa dimana mereka selalu melakukan makan siang bersama yang diselingi dengan obrolan tentang apapun itu.
setelah sampai, mereka berdua pun memesan makan siang mereka masing-masing.
mas Bayu memesan ayam bakar dengan sambal ijo serta es lemon sedangkan Andi memesan ayam gepreknya dengan minuman yang sama dengan mas Bayu. mereka memakan pesanan mereka terlebih dulu baru setelah selesai mereka lanjutkan mengobrol sebelum kembali kekantor.
setelah lima belas menit makanan Meraka pun habis ludes tak tersisa, mas Bayu pun memulai pembicaraan yang akan dia sampaikan pada Andi.
"oh ya ndi, gue Udeh lakukan sesuai saran Lo. tapi masih belum ada hasilnya, gue juga Udeh berusaha pancing Maura. semoga dengan begini berhasil untuk membongkar segala niat busuknya" kata mas Bayu pada Andi.
"ohyaaa , emang Lo pasang berapa cctv dirumah Lo bay?" tanya Andi penasaran.
"banyak si, disemua titik gue kasih cctv. terutama dibagian yang memungkin berbahaya buat istri gue, Lo tau sendirilah istri gue lagi hamil jadi dia harus mendapatkan perhatian ekstra apalagi dengan adanya masalah yang Maura buat ini" kata mas Bayu pada Andi.
"iyaa Lo bener, semoga rumah tangga Lo baik-baik aja sama bini Lo bro" kata Andi pada mas Bayu.
"dan gimana soal orang bayaran itu?" lanjut Andi menanyakan orang yang telah dibayar mas Bayu untuk mengikuti Maura.
"gue masih nunggu kabar, semoga semuanya cepet terbuka. gue pengen tau seperti apa Maura diluaran sana" kata mas Bayu.
"seharusnya mereka sudah memberi tahu Lo, karna biasanya informan itu bekerja setiap hari harus memberikan informasi yang klien nya butuhkan" kata Andi pada mas Bayu.
"iyaa tapi hari ini mereka baru aja mengikuti Maura, mungkin nanti malam mereka baru laporan ketika Maura sudah dirumah" kata mas Bayu pada Andi yang hanya menganggukan kepala Solah mengerti.
__ADS_1
"ohh iyaa kemarin kalian kan habis berlibur, gue sampai lupa dengan yang itu"kata Andi pada mas Bayu.