
"dan apa mas?" tanya Rita penasaran.
"dan apa hayooo?" tanya Bayu membuat mereka semua merasa penasaran dengan apa yang ingin Bayu sampaikan.
"duuhh udah si mas ngga usah bikin kita penasaran, mendingan mas kasih tau sekarang apaan yang mas mau bilang?" tanya Naura yang juga diangguki oleh Rita
"iyaa nih mas Bayu, aku kan juga penasaran." jawab Rita memandang kesal kearah sang suami.
iyaa iyaa baik lah, mas akan kasih tau. asalkaaaannnn,,,," jawab Bayu kembali membuat mereka semua merasa menasaran.
sambil melirik kearah beberapa orang yang ada dihadapannya, Bayu pun mulai membuka mulutnya. namun perkataannya terhenti karena salam yang terdengar dari depan rumah.
"assalamualaikum"
"waalaikumsalam" jawab mereka serempak.
"biar saya yang membuka pintu didepan" kata bi Surti yang sudah siap berdiri lalu melangkah kan kaki keluar dari ruang makan menghampiri tamu, diiringin tatapan dari beberapa pasang mata diruangan tersebut.
"siapa si sayang? memang kamu ada janji dengan orang hari ini?" tanya Bayu pada Rita yang langsung menggelengkan kepala.
"ngga kok, aku ngga pernah ada janji sama orang. kamu kan tau sendiri kalo aku ada janji sama orang pasti diluar rumah, ngga mungkin aku bawa kedalam rumah" jawab Rita membuat Bayu menyerit bingung sembari menaganggukkan kepala.
"assalamualaikum" terdengar suara salam yang menggema diruangah tersebut.
"waalaikumsalam" jawab semuanya, Rita dan juga ibu kandungnya punya saling pandangan merasa heran ternyata orang yang ingin mereka bicarakan justru hadir ditengah-tengah mereka.
"emm mbak Sandra, apa kabar?" tanya Rita memecah keheningan atas kedatangan wanita berjilbab coklat tersebut.
"Alhamdulillah saya baik mbak, gimana kabar mbak Rita?" tanya Sandra dengan senyum tipis.
"yaa saya juga Alhamdulillah baik, kalo boleh tau ada apa ya mbak?" tanya Rita langsung menatap Bayu yang juga menyertikan kening.
Sandra dan juga bi Surti pun saling memandang, lalu bi Surti pun menganggukan kepala sebagai jawaban dari tatapan Sandra.
"emm begini mbak, saya butuh pekerjaan. bolehkan saya bekerja dirumah ini?" tanyanya dengan menundukkan kepala.
"bekerja? dirumah ini!" jawab Rita dengan terkejut, membuat Sandra mendongak lalu menganggukan kepala.
"iyaaa, tapi kalo tidak bisa tidak apa mbak. saya akan cari perkerjaan ditempat lain" jawab Sandra dengan cepat.
__ADS_1
"emmm sebanarnya saya memang tidak sedang membutuhkan pekerja baru untuk dirumah ini mbak, tapi bagimana kalo mbak membantu bi asih rumah keluarga suami saya. dirumah yang Naura tempati" jawab Rita membuat bi Surti dan juga Sandra pun saling pandang.
"eemm lokasinya dimana ya mbak, sepertinya jauh ya?" tanya Sandra membuat Rita menyeritkan kening.
"ngga jauh banget si, palingan hanya satu jam kalo dari sini. lagian nanti mbak bisa kesana bareng sama Naura, iyakan nau?"tanya Rita pada Naura yang masih menghabiskan makannya.
Naura yang tak siap dengan pertanyaan Rita pun akhirnya tersendak, ibu Rita puh bergegas memberikan air putih pada Naura dan menepuk pelan punggungnya.
"bisa tidak bicaranya nanti setelah selesai makan? ganggu orang aja si" jawab Naura setelah merasa lebih baik.
"emm kalo begitu saya tunggu didepan aja mbak, bi saya didepan aja bi" kata Sandra yang merasa tak enak mendengar perkataan Naura.
"nau, kamu kok jawabnya gitu si nau?" tanya Rita setelah Sandra tak terlihat lagi diruang makan.
"abis ya minta kerjaan dateng-dateng langsung to the point, ngga bisa nanti dulu apa. kita kan lagi makan mbak, apa perkataan aku salah?" tanya Naura pada Rita yang langsung terdiam.
"iyaa benar apa yang Naura katakan, seperti ngga punya sopan santun aja dia dateng-dateng langsung minta kerjaan kaya gitu." jawab ibu Rita yang juga diangguki oleh Naura.
"yaudah-yaudah kalian lanjutkan makan kalian, Ayuk mas kita makan siang dulu. kamu pasti belum makan kan? kita bahas perkataan kamu itu nanti aja setelah makan" kata Rita pada akhirnya.
Bayu pun duduk dikursi tengah berhadapan langsung dengan bapak mertuanya, ia pun menerima sepiring nasi lengkap dengan lauk dan sayur.
"iya sayang" jawab Bayu dengan singkat.
mereka pun melanjutkan makan siang mereka tanpa bi Surti yang masih menemani Sandra diruang depan, ntah apa yang mereka bicarakan sampai selesai makan pun bi Surti tak kembali kemeja makan.
"mereka ngobrolin apa si ya, kok ibu ngga balik lagi kemeja makan" tanya Naura dengan raut wajah heran.
"ntah, oiyaa mas tadi kamu mau bilang apa?" tanya Rita penasaran dengan apa yang suaminya sampaikan.
"begini sayang, mas rencananya mau ajak kalian semua liburan. mumpung mas juga cuti kan, kamu juga masih libur kan nau?" tanya Bayu pada Naura yang juga mengangguk antusias.
"iyaa dong mas, masih libur kok. kemana mas?" tanya Naura.
"enaknya kemana ya?" tanya Bayu pada kedua perempuan didepannya.
"eemmm, kita pulang kekampung halaman bapak dan juga ibu aja mas. sekalian antar mereka pulang, kita juga bisa menginap disana beberapa hari. iyakan pak, Bu?" tanya Rita pada kedua orang tuanya yang tersenyum dan menganggukan kepala.
"iyaa nak, kalian juga bukannya udah lama ngga kerumah bapak dan juga ibu dikampung? keluarga disana pasti senang ko kalian berdua pulang" jawab ibu membuat Bayu pun menyetujui pada akhirnya.
__ADS_1
"boleh, kalo begitu kita berangkat hari ini juga ya. tapi pak, Bu kita naik pesawat ya biar ngga terlalu lelah" kata Bayu membuat ibu dan juga bapak Rita saling pandang.
"kenapa pak, Bu?" tanya Naura melihat keduanya dengan heran.
"bapak sama ibu takut nak, apa gapapa kalo kita naik pesawat. nanti kalo pesawatnya jatuh gimana nak" tanya ibu dengan polosnya membuat Naura, Bayu dan juga Rita pun tertawa.
"yaampun Bu, belum naik udah ketakutan duluan Bu. eehh tapi bener juga si kata ibu, emmm yaudah gimana kalo kita sewa travel yang eklusif aja biar bisa kita pakai satu keluarga untuk beberapa hari. kan ada tuh penyewaannya, gapapa kan mas?" tanya Naura pada Bayu.
"yaa gapapa sih, tapi masalahnya apa iya langsung ada. dan lagi apa muat travelnya untuk kita semua, ingat loh ada keena yang harus kita dahulukan kenyamanannya" jawab Bayu yang langsung membuat Naura mengeluarkan kedua jempolnya.
"tenang aja mas, aku yakin pasti langsung dapat kok mas. tapi mungkin agak mahal mas, nanti aku pastikan ambil yang paling bagus dan paling nyaman untuk kita" jawab Naura membuat Bayu langsung menganggukan kepala.
"yaudah kalo begitu berarti itu tugas kamu ya nau, nanti kalo udah fiks kamu tinggal minta nomer rekeningnya terus kita transfer. jangan lupa suruh mereka menotalkan semuanya selama sepuluh hari" jawab Bayu membuat semua yang ada diruang tersebut tercengang.
"mas, kamu yakin selama itu mas?" tanya Rita yang masih tak percaya dengan apa yang suaminya katakan.
"iyaa dong sayang, mas serius kok. kita kan juga ada janji mau kekampung ibu Surti di Tegal sana, iyakan? nanti kita bisa bergantian jadinya" jawab Bayu yang langsung dijawab anggukan kepala oleh Rita dan juga Naura.
"yaudah kalo gitu Naura keatas dulu deh mau ambil handphone dan cari kontak dari penerima jasa travel itu" jawab Naura yang langsung pergi meninggalkan empat orang yang menggelengkan kepala melihat tingkahnya.
"sayang, itu tamu kamu gimana didepan?" tanya Bayu pada Rita yang menepuk keningnya karna hampir saja lupa kalau ada Sandra yang menunggunya bersama bi Surti dirumah depan.
"oiyaa mas, menurut kamu gimana mas? kok aku merasa aneh ya dia tiba-tiba meminta kerjaan pada kita, apalagi sepertinya dia ngga mau aku suruh mengerjakan dirumah besar membantu bi asih. kamu curiga ngga si mas?" tanya Rita pada Bayu yang terkekeh kecil.
"jangan suuzhon rit, siapa tau dia memang membutuhkan pekerjaan" kata bapak Rita yang sedari tadi mendengarkan anak dan juga menantunya.
"tapi gimana ya pak, Rita merasa aneh aja si dengan Sandra yang tiba-tiba meminta pekerjaan kerumah ini. karna waktu itu Rita sempat menawarkan kerjaan aja, dia justru menolak pak." jawab Rita dengan nada serius.
"mungkin sekarang dia sudah membutuhkan pekerjaan yang kamu tawarkan itu, apa salahnya kalo kamu temui dulu" jawab bapak Rita dengan bijak.
"bapak benar sayang, selagi dia bisa bekerja dengan baik apa salahnya kalo kita bantu dia disini. gapapa untuk bantu bi Lastri dan juga bi Laksmi" jawab Bayu yang langsung diangguki oleh Rita.
bersambung....
________________________________________
Mohon maaf ya guys, aku baru bisa nulis. karna mungkin baru ada mood lagi untuk nulis, meneruskan
cerita diaplikasi ini. jangan lupa like komen dan juga vote ya, saya menerima kritik asal disampaikan dengan baik dan tidak menyinggung ya guys🙏
__ADS_1