
kini, hari yang ditunggu-tunggu telah tiba. dimana aku dan mas Bayu, ibu mertua juga kedua adik ipar ku Naura dan maura akan pergi ber rekreasi di area puncak.
Sabtu pagi, kami pergi menggunakan mobil dengan mas Bayu sebagai supir, sesuai dengan yang sudah direncanakan. aku duduk berdampingan dengan mas Bayu, sedangkan ibu mertua duduk dikursi tengah dengan Maura juga Naura.
rencananya, mas Bayu hanya akan mengantarkan kemudian dia kembali kerumah lagi nanti sore. sedangkan besok pagi mas Bayu yang akan menjemput kami lagi di penginapan kamu.
merepotkan sih, tapi apa daya ini sudah hal yang kami rencanakan sebelumnya meskipun harus sedikit diubah. mas Bayu pun tak keberatan jika iya harus bolak balik, demi tujuannya tercapai.
terlihat raut tak suka dari wajah Maura, aku dan mas Bayu pun tak menghiraukan tatapan itu.
perjalanan memerlukan waktu kurang lebih dua sampai tiga jam, hingga akhirnya kami pun sampai di penginapan yang sudah disewakan mas Bayu tepat pukul setengah sepuluh pagi.
kami pun bergegas masuk kedalam kamar masing-masing karna rencananya siang ini kami akan mengunjungi kebun strawberry.
"ibu istirahat saja dulu dikamar, nanti setelah sholat Zuhur kita akan kekebun strawberry ya Bu" kataku pada ibu mertua yang diangguki olehnya.
"iyaa rit, kamu juga jngan terlalu capek. kita disini untuk healing agar kandungan kamu pun bisa merasakan kenyamanan saat kita sedang menikmati keindahan puncak ini" kata ibu mertua mengingatkan.
"iyaa Bu tenang saja, Rita pasti akan istirahat. sampai ketemu nanti siang Bu, kami kekamar kami dulu" kata mas Bayu pada ibu mertua yang diangguki olehnya.
aku dan mas Bayu pun memasuki kamar kami, kamar yang bernuansa sejuk karna berada di daerah bukit hamparan kebun teh yang sangat indah.
"terimakasih ya mas sudah membawaku kesini, ini sekaligus liburan untukku. meskipun tujuan awalnya bukan itu" kataku pada mas Bayu setelah kami berada didalam kamar dan merebah kan diri kekasur.
"iyaa sama-sama sayang, ini juga agar bayi kita nyaman dan kamu juga tidak terlalu capek. jika kita hanya jalan ke mall atau ke tempat rekreasi pasti kamu akan terlalu capek, aku tidak ingin terjadi apa-apa pada kamu dan bayi kita sayang" kata mas Bayu sambil mengelus perutku yang masih rata.
"oh ya mas, jadi nanti gimana? kamu akan pulang lagi sore setelah kita dari kebun strawberry kah atau nanti malam setelah makan malam?" tanyaku pada mas Bayu.
"nanti sore setelah dari kebun strawberry sayang, karna rencananya aku akan memasang cctv itu nanti malam bersama para tukang yg memasangnya" jawab mas Bayu yang membuatku heran.
"apa bisa mah memasang cctv pada malam hari? apa ngga masalah?" tanyaku lagi pada mas Bayu.
"tentu saja bisa sayang, apa yang harus dipermasalahkan" kata mas Bayu dengan dahi menyerit.
"oh baiklah kalo begitu mas" kataku lagi menyudahi pembicaraan kami.
"sebaiknya kamu tidur sayang, nanti aku bangun kan jika sudah masuk waktu sholat Zuhur" kata mas Bayu.
"iyaa mas, apa kamu tidak ikut tidur juga bersama ku" tanyaku pada mas Bayu.
__ADS_1
"tidak sayang, aku akan menunggumu tidur sambil bermain ponsel disini" jawab mas Bayu dengan tersenyum.
"baiklah mas aku tidur dulu ya" kataku pada mas Bayu
"iyaa sayang" jawab mas Bayu.
aku pun memejamkan mata, dan tak lama aku pun terlelap dalam mimpi.
setelah masuk waktu Zuhur mas Bayu membangunkan ku dan kamipun segera bergegas sholat Zuhur terlebih dahulu sebelum nanti kekebun strawberry.
setelah selesai, aku dan mas Bayu pun bersiap kemudian keluar dari kamar. terlihat ibu mertua juga Naura dan Maura sudah menunggu didepan pintu penginapan.
"ayok Bu, nau, Maura ayok kita jalan sekarang" kataku mengajak semuanya untuk ke mobil.
mereka pun mengikuti langkahku dan mas Bayu, setelah sampai dan kami duduk sudah duduk didalam mobil mas Bayu pun mengemudikan mobilnya menuju perkebunan strawberry terbesar yang ada dipuncak.
"mbak, nanti disana kita bisa metik strawberry sepuasnya kan?" tanya Naura dengan semangat, matanya berbinar semenjak kami mengajak ya kepuncak dan berkata akan ke kebun strawberry.
"iyaa dong Naura, bisa petik sepuasnya setelah itu dibayar tentunya" kataku membuat semuanya terkekeh.
"yaaah aku fikir hanya petik aja gitu mbak" kata Naura dengan wajah lesu.
"mana ada nau, kamu ini gimana sih. itu dibayar lah, nanti kan buahnya kita bawa pulang. yang dimaksud kita bisa petik sepuasnya itu, sebanyak apapun dan sebesar apapun buahnya Naura. setelah itu ditimbang terus dibayar deh, begitu" kata Maura yang sejak tadi diam kemudian menimpali.
"iyaa iyaa terserah kamu aja" kata Maura dengan ketusnya.
setelah perbincangan itu pun tak ada lagi yang bersuara, lima belas kemudian kamipun sampai dihamparan kebun strawberry yang sangat luas.
"waaaahh luas sekali kak kebunnya, lihat ada saungnya juga untuk istirahat dan berteduh. bener-bener bagus" kata Naura dengan takjub memandangi kebun strawberry dihadapannya.
"Ayuk masuk" kataku mengajak semuanya memasuki kebun strawberry tersebut.
"beli tiketnya dulu sayang,sebentar" kata mas Bayu padaku. mas Bayu pun melangkahkan kaki menuju pembelian tiket masuk perkebunan yang hanya berharga sepuluh ribu rupiah untuk satu orang.
setelah itu, mas Bayu kembali menghampiri kami dan mengajak kami semua masuk kedalam.
"murah sekali mas hanya sepuluh ribu untuk masuknya" kataku pada mas Bayu.
"iyaa kita kan hanya orang yang masuk, mobil kita parkir didepan, nanti jika kita mau memetik akan dikenakan biaya sendiri. ini hanya untuk masuk saja sayang" kata mas Bayu menjelaskan sambil berjalan dan terus menggenggam tanganku.
__ADS_1
"oohh begitu" kataku pada mas Bayu yang tersenyum lembut menatapku.
perbincangan kami dari tdi ternyata didengar oleh Maura yang kelihatan melirik sinis padaku. aku pun berpura-pura seolah tak melihatnya. kemudian terus berjalan bersama mas Bayu menuju saung mengambil kranjang untuk memetik strawberry.
masing-masing membawa dua keranjang yang memiliki kapasitas masing-masing kranjang seberat dua kilo gram, jadi masing-masing dari kami akan memetik empat kilo gram strawberry.
"ingat ya ibu-ibu petik strawberry yang warnanya sudah merah menyala, itu sangat manis. boleh memetik jika menemukan strawberry jumbo, itu berarti rejeki kalian" kata sang pemandu saat memberikan keranjang pada kami masing-masing.
"waaah ada yang jumbo juga strawberry nya ya mas?" tanya Naura dengan wajah berbinar, dia sangat berharap menemukan strawberry jumbo yang sangat dia inginkan.
"tentu saja ada mbak, strawberry disini kwalitas terbaik" kata mas pemandu.
"waaahh seperti Vidio youtuber Indonesia yang tinggal di Jerman bersama suaminya itu ya mbak, ngga sabar aku ingin nyobain strawberry jumbo. gimana rasanya ya, pasti lebih enak dari strawberry yang biasanya" kata Naura masih terus menyerocos.
"nah kalo penasaran, semangat metiknya" kata mas pemandu memberi semangat, kemudian dia pun mempersilahkan kami untuk memetik strawberry yang kami inginkan.
akhirnya, aku dan mas Bayu, ibu mertua serta Maura dan Naura pun berpencar untuk mencari strawberry yang matang. dengan semangat empat lima Naura berjalan ke arah kanan dimana disana sangat lebat strawberry yang terlihat.
"ayok mas, kita kearah sana" kataku pada mas Bayu mengajaknya kearah kiri bersebrangan dengan Naura, sedangkan ibu mertua dan Maura berada dijaur yang sama yaitu ditengah-tengah tapi dibagian yang berbeda.
"mas lihat, ini sangat merah. boleh aku coba langsung makan mas?" tanyaku pada mas Bayu.
"boleh sayang, coba aja" jawab mas Bayu sambil tersenyum.
aku pun mencoba strawberry tersebut, dan rasanya sangat segar ketika memakannya sehabis dipetik seperti ini.
"enak mas, sangat segar. beda dengan yang sudah dijual dan masuk ke toko" kataku pada mas Bayu.
"tentu saja sayang, ini dari pohonnya dan masih sangat fres. jadi lebih segar dan pastinya tanpa pengawet seperti yang sudah masuk ketoko" kata mas Bayu menjelaskan.
"iyaa mas kamu betul" kataku sambil terus melihat-lihat strawberry yang sudah bisa dipetik.
setelah setelah memetik strawberry kami pun memutuskan untuk beristirahat sejenak disaung sambil memesan makan siang, karna sangkin semangatnya kami semua lupa jika belum makan siang saat keluar dri penginapan tadi.
disini juga dilengkapi dengan semacam resto yang dikelilingi oleh hamparan kebun strawberry, kami menempati salah satu saung yang ada. setelah itu kami memesan makanan yang kami inginkan.
disini juga bisa membuat jus strawberry dari strawberry yang udah kami petik tdi, dan rasanya sangat enak dan manis, segaaarr.
setelah semua selesai, kami sudah makan siang dan sudah membayar semua strawberry yang kami petik kami memutuskan kembali ke penginapan.
__ADS_1
setelah sampai, kami kembali kekamar masing-masing sambil menunggu waktu asar.
dua puluh menit kemudian azan asar pun berkumandang, aku dan mas Bayu segera sholat karna mas Bayu pun akan segera kembali ke Jakarta untuk menjalankan misinya.