Fitnah Dari Saudara Ipar

Fitnah Dari Saudara Ipar
seratus69.


__ADS_3

hari-hari terus berlalu, hari ini tepat hari dimana Naura akan mulai masuk universitas yang ia inginkan. Naura hanya menggunakan setelah jeans dan juga kaos oblong yang pas dibadannya juga jaket jeans yang nempel sempurna ditubuh remaja tersebut.


"hari ini berangkat sendiri nau?" tanya Rita pada Naura yang berjalan menuju meja makan untuk memakan sarapannya.


"iyaa mbak, nanti ketemu dikampus sama tiga serangkai" jawab Naura yang mulai mengambil nasi goreng spesial yang sudah tertata dimeja makan bersama telor ceplok dan juga naget goreng.


"yasudah kalo begitu, jangan lupa hati-hati. rencananya kamu mau naik motor atau mobil kamu?" tanya Rita pada Naura yang menyuap sesendok makanan yang ada dipiringnya.


"naik motor aja mbak, lagian Naura kan belum lancar juga bawa mobilnya. masih takut Naura mbak" jawab Naura membuat Rita sedikit terkekeh.


"yaudah kalo gitu, tapi kayanya udah rapi aja kamu jam segini. mas Bayu aja belum turun" tanya Rita pada Naura.


"iyaalah mbak, hari ini kan awal masuk kampus jadi aku ngga mau telat. kota ini itu macet mbak, jadi harus berangkat lebih pagi biar ngga kena macet" jawab Naura.


"yasudah kalo gitu, lanjutkan makan kamu. mbak mau panggil mas Bayu dulu" jawab Rita yang langsung diangguki oleh Naura.


Rita pun melangkah kan kaki menuju kekamarnya dilantai atas, dimeja makan Naura sarapan dengan ditemani oleh bi Surti yang baru saja bergabung setelah membersihkan peralatan dapur yang telah dipakai saat memasak nasi goreng .


"kamu udah siap nak?" tanya bi Surti pada Naura yang menganggukan kepala dan tersenyum.


"iyaa Bu, doain Naura semoga bisa beradaptasi dengan baik dikampus baru" kata Naura pada bi Surti yang tersenyum.


"pasti nak, ibu pasti doakan yang terbaik untuk anak cantik ibu" jawab bi Surti mengelus kepala Naura dengan sayang.


"makasih ya Bu" jawab Naura memeluk bi Surti dengan sayang. bi Surti pun hanya menganggukan kepala sebagai jawaban.


Rita dan Bayu yang menuruni tangga dengan pelan pun tersenyum melihat kedekatan yang terjalin antara bi Surti dan juga Naura yang begitu sangat menyayangi wanita paruh baya tersebut.


"ekhm ekhm pagi-pagi udah mesra mesraan aja" kata Bayu membuyarkan keromantisan bi Surti dan Naura.


"biarin yee sirik aja si jadi orang"jawab Naura membuat bi Surti dan Rita terkekeh kecil mendengar jawaban yang dikeluarkan remaja tersebut.


Bayu pun meladeni lagi apa yang dikatakan oleh Naura, ia duduk dikursi miliknya yang berada ditengah-tengah sebagai kepala keluarga.

__ADS_1


"cieee yang mulai masuk kuliah, semangat jalanin ospek loh" kata Bayu kembali meledek Naura.


"yaampun mas mas kamu itu ngeledek naura terus, kayanya hobi banget liat Naira kesel" kata Rita dengan kekehan kecil.


"tau tuh mbak, marahin aja mas Bayu emang suka banget ngeledek aku" kata Naura mengerucutkan bibirnya.


"sudah sudah lanjutkan sarapannya, nanti kalian kesiangan. kamu juga nak Rita, sebaiknya kalo sudah selesai segera berangkat. nanti telat dihari pertama ospek malah kena hukuman" kata bi Surti yang melerai keduanya.


"iyaa bu, kalo gitu Naura berangkat dulu ya bu" kata Naura pada bi Surti yang langsung dijawab anggukan kepala oleh wanita paru baya tersebut.


"mas, mbak Naura berangkat ya" kata Naura menyalami semua yang ada dimeja makan satu persatu.


"hati-hati ya nau" pesan Rita pada naura yang langsung diberikan acungan ibu jari dari remaja tersebut tersebut.


setelah kepergian Naura, ketiganya pun memakan sarapan mereka dengan hening. tak lama setelah itu Bayu yang berpamitan berangkat ke kantor pada Rita dan juga bi Surti.


"Bu, sayang aku berangkat dulu ya. hati-hati dirumah" kata Bayu pada kedua perempuan didepannya.


"iyaa mas, kamu juga hati-hati ya. tenang aja, nanti akan ada bi asih yang mengantarkan asisten rumah tangga baru dan juga satpam untuk dirumah ini" kata Rita pada Bayu yang langsung disambut dengan senyum manis oleh pria tersebut.


"iyaa mas, makasih ya mas. nanti juga pasti aku dibantu sama ibu" kata Rita melirik bi Surti yang terus tersenyum menatap keromantisan pasangan suami istri didepannya.


"Bu, saya jalan dulu ya" kata Bayu berpamitan pada bi Surti yang langsung disambut anggukan kepala oleh wanita paru baya tersebut.


"iyaa nak, hati-hati dijalan" jawab bi Surti dengan senyum mengembang.


Rita pun mengantarkan Bayu hingga sampai didepan pintu, setelah Bayu pergi menggunakan mobilnya dan hilang dari pandangan matanya Rita pun kembali masuk kedalam rumah dan membantu bi Surti membereskan sisa piring kotor yang kembali menumpuk.


"Bu, besok-besok ibu tak perlu repot lagi ikut membereskan rumah. karna mulai besok akan ada yang membantu kita didapur ini" kata Rita pada bi Surti yang tersenyum tulus.


"nanti ibu malah pegel-pegel nak kalo ngga ngapa-ngapain, gapapa nanti ibu bantu sedikit-sedikit" jawab bi Surti membuat Rita mengerucutkan bibirnya.


"tapi ibu kan sudah sepuh, lebih baik waktu ibu dipakai untuk bermain dengan keena agar ibu ngga merasa kesepian." jawab Rita membuat bi Surti tersenyum senang mendapatkan majikan yang sudah menganggap dirinya ibu kandung yang sangat baik dan perhatian seperti Rita.

__ADS_1


"iyaa ibu tau, ibu sangat berterimakasih karna nak Rita mau menganggap wanita tua ini bagian dari rumah ini. ibu senang sekali, apalagi kalian juga begitu tulus sayang dengan ibu. tapi ibu juga ga bisa meninggalkan tugas ibu begitu aja" jawab bi Surti membuat Rita terdiam sembari berfikir.


"kalo gitu baiklah, nanti ibu bisa bantu dikit-dikit aja tapi nya ya" kata Rita pada akhirnya.


"iyaa tenang saja nak Rita hanya sedikit-dikit kok" jawab bi Surti yang akhirnya diangguki oleh Rita.


"oiyaa bu jam sepuluh nanti bi asih mau datang kerumah ini bawa beberapa orang yang akan bekerja dirumah ini, enaknya mereka kerja mulai kapan ya bu?" tanya Naura pada bi Surti.


"gampang itu nak Rita, lihat nanti mereka sampai sini jam berapa. nanti disuruh istirahat dulu nanti malam baru tugas kan untuk membuat makan malam, nah kalo ada yang lelaki nanti malam mulai bergantian jaga dipos gerbang kita nak" jawab bi Surti membuat Rita tersenyum senang atas saran yang diberikan oleh wanita paru baya tersebut.


"iyaa bu, ini udah selesai. kalo gitu istirahat dulu ya bu, Rita juga kayanya masih ngantuk. mau nyusul keena tidur lagi diatas Bu" jawab Rita membuat bi Surti menggelengkan kepala dan tersenyum.


"iyaa nak, istirahat lah. nanti akan ibu panggil jika mereka sudah datang" kata bi Surti yang langsung diangguki oleh Rita.


Rita pun melangkahkan kaki menuju kamarnya, terlihat keena yang sudah terbangun dari tidurnya. Rita pun mulai memandikan keena dan menaikan pakaian baru untuknya, setelahnya Rita pun mulai menyusui keena lagi agar keena kembali tertidur.


namanya pun bayi, tak butuh waktu lama keena pun sudah tertidur kembali. Rita pun mulai berselancar didunia maya untuk sekedar melihat berita terbaru, kemudian beralih ke novel favoritnya yang memang belum selesai ia baca hingga akhirnya ia pun tertidur tepat disebelah keena.


dikampus, Naura yang sudah bertemu dengan ketiga sahabatnya pun menghampiri ketiganya. mereka duduk satu meja dikantin kampus yang berisikan banyak mahasiswa, mulai dari yang paling senior hingga yang paling junior.


"hai, kalian udah lama??" tanya Naura pada ketiganya.


"lumayan, kok kamu baru sampe sih nau?" tanya Salma pada Naura.


"iyaa tadi tuh macet, padahal aku udah pagi-pagi sekali dari rumah. ngomong-ngomong kalian naik apa, kok bisa cepat sampai dikampus?" tanya Naura pada ketiganya.


"kami tadi naik t***s kota nau, hanya satu kali bayar udah sampai dihalte depan situ, lumayan hanya empat ribu rupiah. pas untuk kantong mahasiswa kaya kita gini" jawab Nana yang langsung diangguki oleh dini dan juga Salma.


"oohh gitu, boleh lah nanti aku coba bareng kalian. oh ya btw gimana tawaran Abang aku waktu itu, apa kalian udah bicara sama orangtua kalian?" tanya Naura mengingatkan hal tersebut pada ketiga temannya.


"Alhamdulillah nau, orangtua kami senang karna ada yang mau membantu meringankan biaya kuliah kami. tapi, orangtua kami meminta bertemu dengan mas Bayu sebagai ucapan terimakasih sekaligus mematikan jika kamu akan aman menjadi adik asuh mas Bayu dan tinggal dirumah kamu nau" jawab dini yang langsung membuat Naura tersenyum karna rencananya mendapatkan lampu hijau dari orangtua ketiga sahabatnya.


"iyaa tenang lah, nanti malam ajaklah orangtua kalian untuk datang kerumah mas Bayu. aku yakin mas Bayu pasti akan menyambutnya dengan baik" jawab Naura membuat ketiganya menganggukkan kepala dan tersenyum menatap Naura yang sangat baik bagi mereka.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2