
"tentu saja begitu rit, karna dimasa dia saat ini pergaulannya sedang luas-luasnya. tak jarang banyak anak yang sudah masuk pergaulan bebas diusia naura" jawab ibu Rita mengambil alih keena kedal gendongannya.
"iyaa juga sih Bu, Rita juga ngga mau Naura sampai terkena pergaulan bebas seperti anak muda seusianya" kata Rita menimbang perkataan ibu nya.
"makanya kamu sama Bayu harus ekstra mengawasi Naura mulai sekarang, ingat hanya mengawasi bukan over protective" jawab ibu Rita mengingatkan.
"iyaa Bu, kemungkinan ngga si Bu apa yang terjadi sama Maura akibat dari pergaulannya. terlihat dari dulu, ibu atau mas Bayu juga sepertinya ngga begitu memperhatikan pergaulan Maura diluar sana" tanya Rita pada ibu nya.
"bisa jadi pengaruh dari pergaulan dan cara ia berteman rit, cuma kita juga ngga tau kan bagaimana sifat dia secara langsung. kata orang buah tak jatuh jauh dari pohonnya, tapi kita sebagai manusia juga ga bisa ngejudge Maura sama seperti orangtua kandungnya karna kita juga gatau siapa orangtua kandung Maura. iyakan?" jawab ibu Rita diangguki oleh Rita sendiri.
__ADS_1
"iyaa bener juga sih Bu, tapi kadang aku merasa heran. mas Bayu, Maura dan Naura itu kan satu didikan dari ibu mertua tapi sifat Maura sendiri yang berbeda dari mas dan juga adiknya, Rita kadang berfikir apa bener sifat Maura meniru orangtua kandungnya seperti yang pernah dianalis Naura waktu itu tapi Rita takut bersuudzon Bu" jawab Rita.
"iyaa makan dari itu, kita ngga boleh menyimpulkan sendiri karna kita ngga tau bagaimana yang sebenarnya. bisa saja kan ibu mertua kamu yang salah mendidik Maura, atau Maura yang kurang perhatian dari ibu mertuamu karna ia bukan anak kandungnya?" kata ibu Rita membuat Rita berfikir apa yang dikatakan ibunya benar.
"banyak faktor yang menyebabkan sifat orang berubah rit, ntah faktor keadaan, keuangan, ataupun pergaulan atau bahkan memang sebenernya itulah bawaan karakternya. tapi balik lagi, jika kita mampu menahan perasaan kita sifat-sifat buruk itu pasti ngga akan mungkin ada dan akan berganti menjadi keadaan yang positif. kamu ngerti kan maksud ibu?" lanjut ibu Rita memberikan pengertian pada anaknya.
"iyaa ibu bener, semoga Naura bisa menempatkan diri pada hal-hal positif yang seharusnya" jawab Rita menatap dalam ibunya yang menimang keena.
"amiiinn, insyaallah aku dan mas Bayu bisa menjadi contoh yang baik untuk Naura ya Bu" jawab Rita dengan senyum mengembang.
__ADS_1
"amiiinn" keduanya serempak mengaminkan.
"ngomong-ngomong bapak kemana ya Bu, kok dari tadi Rita ngga lihat?" tanya Rita pada ibunya.
"ntah, mungkin lagi keluar rit. ibu juga ga lihat bapak dari tadi" jawab ibu Rita. Rita pun menganggukan kepala mendengar perkataan ibunya.
"kamu susuin dulu nih keenanya, biar tidur. kasian capek dia mainan terus dri tadi" lanjut ibu Rita memberi masukan pada Rita.
"iyaa Bu" jawab Rita, ia pun melangkah kan kaki menuju kamarnya begitupun ibu Rita yang lasuk masuk kedalam kamar yang ia tempati bersama Naura.
__ADS_1
"assalamualaikum" terdengar suara bapak ketika mereka berdua baru saja sampai didepan pintu kamar masing-masing.
"waalaikumsalam pak, bapak darimana aja?" tanya ibu Rita pada sang suami yang terlihat murung.