Fitnah Dari Saudara Ipar

Fitnah Dari Saudara Ipar
duapuluh


__ADS_3

dirumah dua lantai milik ibu mertua dari Rita, calon ibu itu sedang melakukan makan siang bersama ibu mertua setelah tadi memasak bersama untuk kedua nya makan siang.


kali ini mereka masak menu kesukaan dari Rita, cumi goreng tepung asam manis. mereka makan dengan hening masing dalam fikiran dan kekhawatiran mereka masing-masing.


setelah selesai, Rita dan ibu mertua segera membereskan bekas makan mereka dan menutup sisa menu makan siang yang tersisa untuk Naura jika dia pulang nanti.


kemudian mereka sama-sama memasuki kamar masing-masing, terlebih dahulu Rita membatu ibu mertuanya untuk memasuki kamar.


"ibu istirahat ya, aku juga mau istirahat dikamar. jika bisa aku akan tidur siang terlebih dahulu" kataku pada ibu mertua.


"iyaa rit, kamu juga istirahat saja. jangan terlalu lelah kasian kandungan kamu" kata ibu mertua menasehati, kemudian Rita pun tersenyum menganggukan kepala.


Rita pun melangkah kan kaki menuju kamarnya, kemudian merebahkan dirinya dikasur sambil memainkan handphone nya yang berada diatas nakas.


Rita pun memutuskan menghubungi mas Bayu untuk menanyakan sudah makan siang atau belum. terdengar simpel tapi itu lah bentuk perhatian dari Rita pada sang suami.


Rita pun memencet tombol panggilan setelah menemukan nomer mas Bayu.


tutt,, tutt,, tutt,, panggilan pertama belum juga dijawab oleh mas Bayu, Rita pun mencoba panggilan kedua. setelah dering ke dua panggilan langsung diangkat oleh mas Bayu yang ternyata baru saja sampai dikantor setelah makan siang bersama Andi.


"halo mas, assalamualaikum" kataku pada mas Bayu setelah panggilan terangkat.


"waalaikumsalam sayang, kangen kah jam segini menelpon mas?" kata mas Bayu yang membuat rona merah di wajah Rita, seandainya mas Bayu melihat rona merah diwajah Rita mungkin saat ini Rita akan menenggelamkan wajahnya didada bidang mas Bayu.


"iihh apa sih kamu mas, aku tuh mau nanya kamu udah makan siang atau belum. jngan sampai lupa makan siang loh mas" kataku pada mas Bayu.


"oohh kirain mas kamu kangen, sudah kok sayang mas sudah makan siang. baru aja mas sampai ruang kerja mas lagi setelah makan siang bersama Andi tadi" jawab mas Bayu.

__ADS_1


"oohh begitu, syukurlah. yasudah lanjutkan perkerjaan mu mas, semangat ya. aku tunggu dirumah" kataku pada mas Bayu memberikan semangat.


"eeehh tunggu dulu dong, hari gimana gimana kabar anak kita. apakah dia nakal didalam perut ibunya?" kata mas Bayu yang membuatku tersenyum lebar.


"tentu saja tidak lah mas, dia anak yang baik dan kelak dia pasti jadi anak yang Sholeh" kataku pada mas Bayu.


"amiinn, tentu saja. ibunya saja Sholehah pasti anaknya akan jadi anak yang Sholeh nanti" jawab mas Bayu semakin membuat rona merah diwajah ku bertambah.


"yasudah mas lanjutkan pekerjaanmu, aku juga ingin istirahat tidur siang terlebih dahulu. assalamualaikum mas" kataku pada mas Bayu mengakhiri panggilan telpon.


aku pun mencoba memejamkan mata, tetapi setelah sepuluh menit rupanya belum juga mengantuk dan ingin tidur. akhirnya aku putuskan untuk membaca novel online diaplikasi novel favorit ku.


aku pun membaca hingga tak kenal waktu, setelah dua jam membaca akhirnya aku mengantuk. aku taro handphoneku kembali diatas Kanas kemudian aku coba untuk memejamkan mata, tak pakai lama aku pun langsung tertidur dengan pulasnya.


***************************************


"hai mau, Lo ikut juga kemari nih" kata kekasih dari Siska yang baru saja datang menyusul sang kekasih.


"iyaalah, Lo tuh yang ngapain kesini. bikin mood gue tambah rusak aja sih" kata Maura, sedangkan Linda dan Siska hanya terkikik geli melihat tingkah Maura jika bertemu dengan kekasih Siska yang jelas pasti akan mengejek nya karna tak pernah membawa kekasih jika mereka bertemu.


"yee selow aja sih, gue kesini jelas nemuin ayang gue lah. emang elo ga pernah punya ayang" kata kekasih Siska yang membuah maura memutar bola mata jengah.


"ntar kalo gue bawa bawa cowok gue Lo kalah saing baru tau Lo, kicep ntar Lo" jawab Maura dengan sinisnya, kekasih Siska pun hanya membelalakan matanya lebar mendengar penuturan dari Maura.


"heh mana ada juga cowok cakep yang mau Ama cewek judes modelan Lo! yang ada tu cowok rabun matanya hahahhaha" kata kekasih Siska tertawa lebar yang membuat siska dan Linda pun ikut tertawa.


"sialaan Lo, dasar manusia kupret. minggat Lo dari hadapan gue, enek gue liat Lo" kata Maura dengan kesal setelah diledek oleh kekasih dari Siska.

__ADS_1


"hahahaha jelek amat muke Lo, kenapa sih temen Lo yank. mukanye kusut amat kek benang jahit" kata kekasih Siska pada sang kekasih.


"biasalah lah, otaknya sepet rencananya gaada yang pernah berhasil" jawab siska menahan tawa.


"whaaatt, gagal hahahahhahahaa. kasian deh Lo, makanye jadi manusia tuh otaknye yang bner" kata kekasih Siska yang masih saja membuat Maura semakin kesel.


"diem Lo ah" kata Maura dengan ekspresi kesalnya.


"udah udah yank, gimana ntar malem kita jadi kan keluar?" kata Siska pada sang kekasih.


"tentulah sayang, Lo mau kemana? gue bakalan turutin apapun yang Lo mau kali ini" kata kekasih Siska.


"serius?" tanya Siska.


"tentu saja sayang, masa gue bohong" jawab sang kekasih.


"uuuhh makasih ya sayang, Lo emang terbaik deh" kata Siska dengan manja pada sang kekasih, sedangkan Maura dan Linda yang melihatnya hanya memutar bola mata jengah sambil begidik melihat tingkah sang sahabat.


"apa Lo berdua, iri kan?!" tanya Siska dengan masih bergelayut manja pada kekasihnya.


"idiihh,, iri? sama Lo, sama dia? astagaaaaa ngga ada modelan Laen apa sis" kata Linda yang dari tadi hanya diam mendengarkan perdebatan para Sabahatnya.


"yailaaah secara gitu cowok gue emang yang terbaik" kata Siska terus memuji sang kekasih, sang kekasih pun hanya diam tersenyum yang memperlihatkan deretan gigi putihnya.


"iyaa iyaa terserah kalian aja ya" kata Maura memutar bola mata jengah.


waktu mereka di cafe tersebut dihabiskan dengan mengobrol dan saling mengejek satu sama lain, seperti halnya anak kuliahan biasa. tanpa mereka sadari, dari tadi ada yang memperhatikan mereka dari sisi lain cafe tersebut.

__ADS_1


__ADS_2