
kini tibalah dimana Naura dan ketiga temannya akan pindah rumah, mereka tengah berkumpul diruang tamu rumah Rita dengan berbagai barang bawaan yang mereka bawa dari rumah mereka masing-masing.
"udah semua nih sal, Din, na?" tanya Naura pada ketiga temannya.
"udah kok, kita cuma bawa barang seperlunya aja" jawab Nana diangguki oleh dini dan juga Salma.
"yaudah kalo gitu, yuk masukin kedalam mobil mas Bayu. nanti dia yang mau anter kita kerumah besar" kata Naura berjalan lebih dulu membawa dua koper miliknya diikuti oleh ketiga temannya.
"memang mas Bayu ngga berangkat kerja nau?" tanya Salma yang sedari tadi diam.
"masuk laahh, tapi mas Bayu kan bos. jadi bisalah masuk telat telat dikit, lagi pula arah rumah besar kekantor mas Bayu kan searah" kata Naura sambil memasukkan koper-koper tersebut.
"nau ini siapa aja art yang mau kamu bawa?" tanya Rita yang menghampiri Naura yang tengah membereskan koper koper tersebut.
"eemm bi Narti sama mang Jojo mbak, biar mereka yang ikut Naura" jawab Naura dengan yakin.
"kamu yakin nau?" tanya Rita lagi yang langsung diangguki oleh Naura.
"iyaa mbak aku yakin" jawab Naura dengan mantap. Rita pun kembali kedalam rumah setelah menganggukkan kepala.
"bi Narti sama mang Jojo nanti ikut Naura kerumah besar ya, bantu Naura sama bi asih disana. makasih ya udah bantu dirumah ini beberapa hari" kata Rita setelah bertemu dengan kedua orang tersebut.
"tapi Bu, kenapa saya yang harus dipindah kesana? saya udah nyaman dirumah ini" kata bi Narsih membuat Rita menyeritkan kening.
"iyaa bi, soalnya Naura mintanya bibi. kenapa bi, apa bibi keberatan?" tanya Rita menatap bi Narti yang terlihat salah tingkah dipandang oleh Rita.
"ng-ngga kok Bu, baiklah bibi akan bersiap sekarang" kata bi Narti pada akhirnya, sementara mang Jojo hanya mengikuti apa yang menjadi keputusan majikan perempuannya itu.
"kami permisi beberes dulu Bu" kata mang Jojo yang langsung diangguki oleh Rita.
"iyaa silahkan mang, bi" jawab Rita dengan senyum tipis. akhirnya Rita mengetahui siapa yang dimaksud oleh Naura, melihat gelagat yang dikeluarkan oleh bi Narti Rita yakin jika dia lah orang yang akan berniat jahat dalam keluarganya.
Rita pun kembali melangkah kan kaki menuju kedepan untuk melihat kesiapan Naura dan ketiga temannya yang akan pindah dari rumah itu.
"sudah semua dimasukkan ke mobil nau?" tanya Rita pada Naura yang ternyata tengah duduk diruang tamu bersama ketiga temannya.
__ADS_1
"udah kok mbak, tinggal nunggu mas Bayu turun aja" jawab Naura membuat Rita menganggukkan kepala.
"kalo gitu kita sarapan dulu yuk, sebentar lagi juga mas mu turun kok" ajak Rita pada Naura dan ketiga temannya.
keempat remaja tanggung itu pun menganggukan kepala kemudian mengikuti langkah Rita menuju dapur rumah tersebut, terlihat bi Surti yang tengah menata sarapan dimeja makan dibantu dengan bi Lastri disampingnya.
"waaaahh kayanya sarapannya enak nih" kata Naura yang melihat beberapa menu sarapan dimeja makan. ada pancake, ada nasi goreng seafood lengkap dengan telor ceplok, ada juga roti bakar dan segelas susu disetiap tempat yang akan terisi diatas meja makan tersebut.
bi Surti yang mendengar perkataan Naura pun tersenyum menatap anak angkat perempuannya tersebut.
"untuk nak Naura dan teman-teman ibu masakkan makanan kesukaan nak Naura, dimakan ya" kata bi Surti memberikan sepiring nasi goreng seafood dan telor ceplok diatasnya.
"waaahh makasih ya Bu" kata Naura menerima piring berisi nasi goreng seafood tersebut.
"sama-sama" jawab bi Surti dengan senyum mengembang.
"selamat pagi" kata Bayu yang baru saja datang menghampiri dan langsung mengecup kening sang istri yang berada dihadapannya.
"pagi mas/nak/pak" jawab mereka yang berada dimeja makan serentak.
"sarapan yang mana mas?" tanya Rita membuat Bayu menggaruk kepalanya.
"iyaa ibu sengaja buat banyak untuk Naura katanya" jawab Rita membuat Naura tersenyum memperlihatkan deretan gigi putihnya.
"yaudah kalo gitu mas mau pancake nya aja sayang, flanya kasih yang caramel aja ya" jawab Bayu diangguki oleh Rita.
Rita pun mengambilkan pancake untuk sang suami dan menyiramnya dengan Fla caramel yang tercium harum dihidung.
"ayok Nana, Salma, dini dimakan sarapannya jangan bengong aja" kata Bayu membuat Naura dan Rita menatap kearah ketiga teman Naura tersebut.
"hehe iyaa mas, kami bingung mau sarapan apa. soalnya kami biasa sarapan nasi uduk depan gang bukan sarapan seperti ini" jawab Salma dengan menggaruk tengkuknya.
"laah itu kan ada nasi goreng sal, sama kan nasi juga. enak loh ini buatan ibu, emmm" kata Naura menyuapkan sesendok nasi goreng kedalam mulutnya.
"hehe iyaa nasi goreng seafood, biasanya kita beli nasi goreng abang-abang ya na, Din. nasi goreng seafood ini udah mewah banget buat kita" jawab Salma membuat Naura, Rita dan juga Bayu tersenyum kecil menanggapi ocehannya.
__ADS_1
"yaudah sekarang makan lah nasi gorengnya, apa perlu aku ambilin" jawab Naura setelah menghabiskan makanan dimulutnya.
Nana, Salma dan juga dini pun langsung bergantian mengambil nasi goreng yang sedari tadi sudah terlihat menggoda Dimata mereka. melihat tingkah ketiga teman adiknya Bayu pun tersenyum kecil, semantara Naura membulatkan mata karna ketiga temannya saling rebutan untuk mengambil centong nasi tersebut.
"hei, kenapa kalian malah rebutan. gantian dong" kata Naura membuat ketiganya berhenti, lalu mengambil nasi goreng tersebut yang didahului oleh dini yang sudah memegang centong nasi.
"nah gitu kan enak dilihatnya" kata Naura menggelengkan kepala, begitupun Rita, Bayu dan juga bi Surti yang ikut menggelengkan kepala tapi tetep tersenyum melihat tingkah ketiganya.
"Bu, kami sudah siap" kata mang Jojo yang datang bersama bi Narti membawa dua tas besar yang mereka bawa sewaktu baru datang kerumah Rita.
"oohh iyaa mang, kalian berdua sudah sarapan? kalo belum sarapan dulu ya, bi Lastri juga lagi sarapan didapur" kata Rita yang langsung diangguki oleh kedua orang tersebut, Rita terus memperhatikan bi Narti yang terus memandang Bayu dengan tatapan yang sulit diartikan.
"baik Bu" kata mang Jojo membuyarkan tatapan bi Narti. ia pun mengikuti langkah mang Jojo yang berjalan ke dapur dan sarapan bersama bi Lastri dan juga yang lainnya.
"kok kamu bawa bi Narti sama mang Jojo juga nau?" tanya Bayu membuat Rita dan Naura saling pandang.
"nanti biar aku yang jelas kan mas, sebaiknya kita selesaikan sarapan dan kamu segera berangkat ya" jawab Rita membuat dahi Bayu menyerit heran, namun ia tetap menganggukan kepala sebagai jawaban.
"aku udah selesai mbak, aku tunggu diruang tamu ya mas. guys, aku tunggu didepan ya" kata Naura pada Bayu dan ketiga temannya.
mereka pun hanya menganggukan kepala, sementara Bayu mereka heran dengan tingkah sang adik yang menurutnya sangat aneh setelah kedatangan bi Narti dan juga mang Jojo. Bayu mereka ada yang disembunyikan oleh istri dan juga adiknya, sementara ketiga teman Naura yang memang sudah mengetahui sejak awal bahwa ada yang tidak beres dengan pembantu baru Rita pun hanya saling pandang dan menggedikkan bahu.
"anak-anak, apa kalian mau bibi bawakan makanan ini? sayang loh masih banyak" kata bi Surti yang langsung direspon oleh ketiga remaja itu dengan anggukan kepala.
"mau bi kalo ngga merepotkan" jawab Nana dengan kepala tertunduk, bi Surti pun tersenyum menatap Nana.
"ngga sama sekali kok, bentar ya ibu ambil boks makanannya dulu" jawab bi Surti membuat ketiganya tersenyum dan menganggukan kepala.
"kenapa si kok kamu dipindah kerumah besar, jangan jangan kamu buat ulah ya Narti?" terdengar bi Lastri bertanya pada bi Narti ketika bi Surti melangkah mendekat dapur dengan berjalan pelan.
"ngga tau, emang dasarnya aja Bu Rita dan Naura itu yang bikin masalah sama aku. padahal aku ngga berbuat macam-macam loh, jahat ya ternyata majikan kita" jawab bi Narti membuat bibsurti yang mendengar menggelengkan kepala.
"bukan jahat Narti, tapi mungkin Bu Rita kurang srek sama kamu. apalagi tadi kamu jawabnya kurang sopan saat diminta pindah kerumah besar, kamu juga kan tadi denger sendiri kalo non Naura yang memilih kita untuk ikut dia kerumah besar membantu bi asih" jawab mang Jojo dengan bijak.
"yaa tapi kenapa harus aku, kan ada Lastri atau bapak sama ibu. bahkan mereka berdua udah satu paket loh satu pasang" jawab bi Narti mengotot jika Rita yang bersalah karna telah memindahkan kerjaannya.
__ADS_1
"nak Rita dan nak Naura hanya membuang parasit yang akan mengganggu rumah tangganya, maaf ya mang Jojo kamu harus ikut terseret pindah kerumah besar. mang Jojo benar karna nak Rita kurang srek dengan bi Narti makanya Naura minta Rita untuk memindahkan kalian berdua kerumah besar, tapi mang Jojo bukan karna nak Rita juga ngga srek dengan mang Jojo tapi karna mang Jojo disana dibutuhkan untuk tukang kebun" ......
bersambung....