Fitnah Dari Saudara Ipar

Fitnah Dari Saudara Ipar
duaratus17.


__ADS_3

"aman berarti, jadi tetap bisa internetan deh" jawab Naura mengembangkan senyumnya membuat bi Surti menggelengkan kepala tak percaya melihat tingkah kekanakkan Naura.


"nau, nau kamu udah dewasa tapi masih kaya anak kecil aja si nau. lihat tuh Bu Surti sampai geleng-geleng kepala liat tingkah kamu" kata Bayu membuat Naura mengerucutkan bibirnya.


"yaa biarin aja si mas, suka-suka aku lah." jawab Naura dengan sarkas.


"udah gapapa kok nak Bayu, justru ibu senang jika nak Naura masih ceria juga sampai saat ini." jawab bi Surti dengan tersenyum menatap Naura.


"tau nih mas Bayu, ibu aja ngga keberatan kalo aku bermanja-manja dengannya. kenapa mas Bayu yang sewot, kan mas Bayu juga bisa manja-manjaan sama mbak Rita" jawab Naura membuat Bayu memicingkan mata.


"udah-udah kalian ini berdebat terus deh, aku laper mas. belum ada juga apa rest areanya mas?" kata Rita menatap sang suami.


"ntah, pak apa masih lama rest areanya pak?" tanya Bayu pada supir travel tersebut.


"ngga kok pak, mungkin sepuluh menit lagi" jawabnya dengan sopan.


"agak cepet dikit ya pak, istri saya kayanya udah kelaparan" jawab Bayu sedikit terkekeh.


"siap pak" jawabnya membalas kekehan Bayu.


"bapak udah lama jadi supir travel mobil mewah kaya gini pak?" tanya Rita pada supir tersebut.


"udah lumayan lama Bu, mungkin sekitar empat atau lima tahunan. dulu mah belum mewah seperti ini pak, Bu masih mobil biasa" jawabnya dengan nada sopan.


"oohh begitu, berarti semakin berkembang sampai akhirnya menyupiri mobil mewah seperti ini ya pak?" tanya Rita lagi yang dijawab anggukan kepala oleh supir tersebut.


"iyaa pak, Alhamdulillah meskipun persaingan rental travel seperti ini sangat ketat tapi dari pihak travel sendiri mampu mengembangkannya hingga akhirnya ya seperti ini lah" jawabnya dengan senyum mengembang.


"iyaa pak, saya juga tau travel ini dari aplikasi tok tik loh pak. makanya saya tawarin kebetulan juga mas Bayu ini pengen yang travel nyaman dan akhirnya saya deal dengan pihak travel sampai akhirnya bapak dikirim pada kami" jawab Naura yang juga dari tadi mendengarkan percakapan Rita dan juga supir travel tersebut.


"iyaa non, kalo mobil ini memang khusus beserta supir ngga diizinkan keluar tanpa supir" jawab supir tersebut membuat Naura dan juga Rita menganggukan kepala.


"memangnya kenapa pak?" tanya Bayu penasaran.


"saya juga kurang paham pak, mungkin karna mobilnya kelas eksekutif atau VVIP kali ya pak hehehe"jawab supir tersebut sembari terkekeh.


"mungkin juga si pak, tapi pak selama bapak kerja jadi supir travel seperti ini pernah ngga si pak mendapat penyewa yang suka telat mengembalikan mobil atau hal lainnya?" tanya Bayu pada supir travel tersebut.

__ADS_1


"waahh kalo itu mah sangat sering pak, bahkan pernah dua tahun yang lalu ada orang pinjam mobil kekita tapi ngga dipulangin alasannya karna dipakai untuk taksi online ternyata digadaikan pak. walaupun memang selama perjanjian berlangsung dia tetep membayar uang sewa tapi tetap saja itu disalahkan karna melanggar aturan yang berlaku dari travel pak"jawab supir travel tersebut membuat Bayu, Rita dan juga Naura membelalakan mata.


"masa ada yang sampai segitunya pak?kok ngga punya hati banget ya" jawab Rita yang juga diangguki oleh Naura.


"iyaa itulah kesalahan kami pada saat itu pihak travel ngga mengecek langsung ada atau tidak mobil tersebut dialamat yang tertera di KTP peminjam Bu, ya akhirnya kecolongan deh sepeti itu" jawab supir tersebut .


"terus jadi ya gimana dong pak kalo udah begitu?" tanya Naura dengan dahi menyerit.


"yaa akhirnya si peminjam diancam ingin dilaporkan polisi, tapi besoknya setelah ketahuan dia langsung mengembalikan mobil tersebut mbak" jawabnya membuat Rita membulatkan mulutnya.


"pak, pak itu rest areanya udah kelihatan pak. kita berhenti di outlet pizza itu ya pak?" kata Rita yang diangguki oleh supir travel tersebut.


"akhirnya istirahat dah makan juga kita, nau bangunin bapak sama ibu nau. tidur aja ternyata mereka" kata Rita pada Naura.


"pak, Bu ayok bangun kita makan dan istirahat dulu" kata Naura menggoyangkan bahu ibu Rita yang sudah pulas tertidur.


"memang udah sampai dimana nak?" tanya bapak Rita yang lebih dulu terbangun.


"ini masih direst area Cikampek pak, Kitakan mau sholat dan makan dulu juga nanti abis sholat isya baru lanjut jalan lagi" jawab Bayu yang juga diangguki oleh Rita.


"yuk turun sayang" kata Bayu menggandeng Rita yang menggendong keena.


"bapak bangunin ibu dulu ya, ibu ngga mau bangun bangun ini pak" kata Naura yang langsung diangguki oleh bapak Rita.


"yasudah kamu duluan aja biar bapak sama ibu disini dulu sampai ibu bangun" kata bapak Rita dengan senyum.


"yaudah kalo begitu pak, kita dioutlet pizza itu ya pak" kata Naura yang langsung diangguki oleh bapak Rita.


Naura pun mengikuti langkah Bayu dan juga Rita dengan menggandeng tangan bi Surti yang sudah turun dari mobil lebih dulu diikuti oleh supir travel dibelakangnya.


"silahkan" kata pelayan yang membuka kan pintu untuk kelima orang tersebut.


"pak, mau kemana? disini aja bareng" kata Bayu ketika melihat supir travel tersebut memisahkan diri dari keluarganya.


"saya jadi ngga enak ini pak, gapapa saya pisah meja aja" jawabnya dengan memperlihatkan deretan gigi.


"udah gapapa pak, sini biar bareng-bareng kan pasti seru" kata Bayu. mau tak mau supir travel tersebutpun menganggukan kepala dan kembali duduk disebelah kiri Bayu.

__ADS_1


"ayok pesen apa aja yang kalian mau, sayang pesankan bapak sama ibu ya. jangan lupa untuk kita juga nanti kalo lapar lagi dimobil" kata Bayu yang langsung diangguki oleh Rita.


"iyaa mas, tapi kayanya yang dibungkus mending nanti aja mesannya mas pas mau jalan lagi kalo sekarang nanti dingin malah ngga enak" jawab Rita.


"iyaa terserah kamu aja sayang, ibu ayok Bu pilih makanannya" kata Bayu pada ibu Surti yang bingung dengan menu yang ada diatas meja tersebut.


"ibu mau makan apa nak, disini ngga ada nasi biasa. ibu ngga bisa makan makanan seperti ini" jawab ibu Surti.


"maaf ya bu, ibu. bisa pilih nasi goreng kok Bu, atau ada juga spagetti atau pasta. ibu kan bisa makan itu, soalnya Rita lagi pengen banget makan pizza disini Bu" jawab Rita membuat bi Surti tersenyum dan menganggukan kepala.


"iyaa gapapa kok nak, ibu makan nasi goreng juga gapapa yang penting kan makan nasi. baiklah, ibu mau nasi goreng agak pedas ya satu sama minumnya jeruk dingin." kata ibu Surti membuat Rita tersenyum pada akhirnya.


"nah itu bapak sama ibu" kata Naura yang melihat kedua orang tua Rita memasuki outlet pizza tersebut.


"pak, Bu. kalian mau pesan apa?" tanya Rita ketika kedua orangtuanya duduk tepat bersebelahan dengannya.


"apa yaa, emm ibu mau ini aja deh pasta ini sama pizza yang ini" kata ibu Rita menunjuk pizza dengan topping sosis dan juga beef serta pasta seafood.


"minumnya Bu?" tanya Rita.


"minumnya lemon tea aja, adakan?" tanya ibu Rita membuat Rita menganggukan kepala.


"kalo bapak mau pesen apa pak?" tanya Rita pada bapaknya.


"bapak mau spagetti sama nasi goreng ya nak, sama minum ya lemontea juga" jawab bapak Rita yang langsung dicatat oleh Rita.


semuanya pun sudah memesan menu yang mereka inginkan, tak lama pesanan mereka pun datang dan merak mulai menyantap makanan tersebut hingga habis. tersisa Rita yang masih menghabiskan spagetti jumbo yang ia pesan.


"banyak banget makan kamu Rit?" tanya ibu Rita dengan raut wajah heran.


"Rita udah lapar dari tadi Bu, apalagi kan keena asi terus sama Rita ngga pake Asip karna Rita ngga bawa Bu makanya cepet laper begini" jawab Rita membuat ibu nya membutakan mulutnya.


"lagian si pake ngga dibawa segala kamu itu, harusnya bawa aja Rita" jawab ibu Rita yang juga diangguki oleh sang anak.


"gapapa bu, Rita malas karna masih pada beku. lagian Rita juga ngga punya tempatnya untuk bawa kemana-mana Asip" jawab Rita membuat ibunya menganggukan kepala


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2