Fitnah Dari Saudara Ipar

Fitnah Dari Saudara Ipar
seratus64.


__ADS_3

mereka pun terus mengobrol, hingga waktu menunjukkan waktu makan siang. bi Surti yang sudah selesai memasak pun memanggil kelima orang tersebut untuk menyantap makan siang mereka.


"Ayuk makan siang dulu!" ajak bi Surti yang menghampiri kelima orang tersebut.


melihat kedatangan bi Surti mereka pun langsung menatap wanita paruh baya tersebut dengan senyum mengembang.


"iyaa Bu, Ayuk kita makan siang dulu baru lanjutkan mengobrol lagi nanti setelah sholat" jawab Rita mengajak keempat remaja tersebut, kemudian Rita pun melangkahkan kaki menuju ruang makan yang diikuti oleh kelima orang tersebut termasuk dengan bi Surti.


"Ayuk silahkan dimakan, ini masakan bi Surti kalian ga perlu sungkan. Salma, habiskan ya" kata Rita pada Salma yang hanya bisa tersenyum malu.


"ngga usah ditawarin mbak Salma mah pasti bakalan dihabisin sama dia" kata Nana mengejek Salma yang tersenyum masam menatap sahabatnya tersebut.


"sudah jangan begitu, gapapa kok habiskan aja ya sal. ga usah malu-malu" jawab Rita membuat Salma seketika menganggukan kepala.


"iyaa mbak tenang aja, pasti aku habiskan kok" jawab Salma menebar senyum pada Rita dan ketiga temannya.


"hust sudah, ngga baik saling mengejek didepan rejeki kita hari ini" kata bi Surti kepada wanita muda didepannya.


"iyaa bi" jawab keempatnya serempak.


mereka pun memakan makan siangnya dengan tanpa suara, sesekali terdengar suara obrolan dari keempat remaja tersebut. Rita dan bi Surti pun hanya mendengarkan apa yang mereka bicarakan.


"Alhamdulillah kenyang juga" kata Salma mengelus perutnya yang sudah terisi penuh.


"alhamdulillaaahh, semuanya sudah selesai. jadi kita sholat Zuhur dulu ya, biar sholat berjamaah" jawab Rita membuat yang lain pun menganggukan kepala.


"maaf mbak, aku lagi ngga sholat" Jawa dini dengan nada malu.

__ADS_1


"yaudah gapapa, mbak titip keena ya takutnya nanti dia nangis" jawab Rita membuat dini tersenyum dan menganggukan kepala. kemudian dini pun mengambil alih kereta dorong keena yang berada didekat Rita, dini pun mengajak keena duduk didepan tv ruang keluarga. karna ia yakin setelah sholat mereka akan bersama keruang keluarga.


"kita tunggu sini ya keena, nanti pasti mereka kesini kok semuanya" kata dini seolah berbicara dengan keena yang tak bisa merespon apapun.


kurang lebih lima belas menit dini menunggu dengan keena, akhirnya mereka pun telah selesai dan jalan menghampiri keena yang bersama dengan dini.


"rewel ngga dia Din?" tanya Rita setelah sampai dihadapan dini.


"nggalah mbak, tenang aja. keena mana pernah si mbak rewel, dia kan pasti anteng" jawab dini membuat Rita tersenyum.


"ohh Alhamdulillah kalo gitu, makasih ya udah jagain keena" jawab Rita dengan senyum mengembang.


"iyaa sama-sama mbak, jadi habis ini kita mau langsung kekampus?? nanti keburu sore" kata dini disambut anggukan kepala oleh Salma dan juga Nana.


"iyaa tunggu Naura dulu, dia lagi ambil berkas dikamarnya" jawab Nana yang langsung diangguki oleh dini.


"iyaa mbak insyallah, kami juga tau kalo Naura sebetulnya seperti tengah merasakan kecemasan yang berlebihan jadi dia selalu takut jika ada orang baru didalam keluarganya. maaf itu mungkin respon yang diberikan tubuh dan otaknya atas kejadian yang sudah dia lewati kemarin" jawab Nana yang diangguki oleh Salma dan juga dini.


"iyaa maka dari itu, mbak dan mas Bayu mencoba membuatnya nyaman dan juga bahagia disaat seperti ini agar dia tak merasa down. mbak juga sengaja membiarkan dia tinggal dirumah peninggalan keluarga agar dia bisa lebih mandiri dan perlahan bisa melupakan semuanya, mbak cuma berharap semua ini berhasil. mbak minta bantuan kalian dengan itu" jawab Rita membuat ketiganya menganggukkan kepala.


" iyaa mbak pasti, tenang aja kami pasti akan bantu Naura. sebisa mungkin kami akan selalu ada untuk Naura, tapi maaf ya mbak mungkin kami akan merepotkan jika nanti diizinkan tinggal bersama" jawab dini dengan sopan.


"tentu saja, tenang aja. mbak yakin mas Bayu juga ngga masalah apalagi dengan Naura, bahkan mas Bayu aja rela membelikan apapun yang Naura inginkan kemarin termasuk mobil baru untuk Naura. agar Naura ngga merasa mas Bayu membencinya" jawab Rita membuat ketiganya menganggukkan kepala tipis.


"memang Naura sempat berfikir seperti itu mbak?" tanya Salma penasaran.


"tentu saja, bahkan dia bercerita sendiri dengan bi Surti. mbak yakin saat ini dia sedang terguncang, banyak kecemasan dalam dirinya. termasuk ketakutannya akan dibenci oleh mas Bayu karna kelakuan ibu dan juga kakaknya" jawab Rita membuat ketiganya membelalakan mata.

__ADS_1


"kasjhannya Naura" jawab dini dengan nada lirih.


"tapi tolong jangan tunjukkan rasa kasihan kalian didepan Naura, mbak minta tolong sekali" jawab Rita yang langsung diangguki oleh ketiganya.


"apa ngga sebaiknya Naura dibawa ke pskiater aja mbak, aku jadi khawatir sama Naura" jawab Salma membuat Rita langsung menggelengkan kepala.


"ngga segampang itu sal, apalagi kondisinya Naura masih dalam keadaan sehat dan tidak memperlihatkan kecemasannya" jawab Rita membuat ketiganya menganggukkan kepala.


"iyaa benar apa yang dikatakan sama mbak Rita, semoga aja Naura bisa melupakan semua kesaktiannya hingga dia bisa melewati semua ini" jawab Nana dengan senyum mengembang.


"amiinnn" jawab keempatnya serentak.


"waaahh ada apa nih, heboh banget." kata Naura yang baru saja tiba menghampiri keempatnya.


"gapapa kok nau, kamu udah siap buat kekampus. apa semuanya udah disiapin?" tanya Rita pada Naura yang disambut dengan senyum mengembang dan anggukan kepala.


"udah kok mbak, tenang aja. aku pasti udah siapkan semuanya dari kamarin kok mbak" jawab Naura dengan senyum mengembang.


"yaudah kalo gitu, silahkan kalian berangkat gih. jangan lupa langsung pulang ya" jawab Rita.


"siap mbak" jawab keempat serempak membuat Rita menggelengkan kepala.


mereka pun berangkat setelah Naura berpamitan dengan bi Surti sebagai ibu angkatnya, Rita pun mengantarkan mereka hingga kedepan pintu utama. setelah keempatnya tak terlihat Rita pun kembali kedalam rumah dan bercengkrama dengan bi Surti yang datang menghampirinya


________________________________________


selamat tahun baru ya guys🙏 mohon maaf baru bisa update karna masih belum bisa terus megang hp, kondisi masih benar-benar drop banget. ini aja disempatin buat nulis🙏😒

__ADS_1


__ADS_2