Fitnah Dari Saudara Ipar

Fitnah Dari Saudara Ipar
seratus61.


__ADS_3

kemudian Rita pun melangkah kan kaki menuju kamar Naura yang berada dilantai dua, tepat bersebalahan dengan kamar miliknya.


setelah mengetuk beberapa kali naik tak ada jawaban, akhirnya Rita pun masuk kedalam kamar Naura yang memang tidak terkunci tersebut.


"nau, bangun deh" kata Rita membangunkan Naura dengan menggoyangkan tubuhnya.


"apa si mbak, bentar lagi lah. Naura masih ngantuk ni, Naura lagi pms kok mbak jadi libur dulu subuhannya" jawab Naura masih dengan memejamkan mata.


"mbak tau nau, tapi ini disuruh sama masmu untuk bangun. ayok cepet bangun" kata Rita membuat Naura seketika membuka matanya lebar-lebar.


"oiyaa, mas Bayu bilang ia mau memberikan kejutan untukku pagi ini. apa kejutannya udah ada ya mbak?" tanya Naura pada Rita yang hanya terdiam menatap Naura yang masih berbaring.


"iyaa makanya cepat mandi dulu terus turun kebawah, mas Bayu udah nunggu dari tadi. dan semoga kamu ngga shok sama kejutan yang mas Bayu kasih ya" jawab Rita melangkah keluar dari kamar Naura.


sementara Naura yang mendengar perkataan Rita pun menyerit bingung, namun ia tetap bergegas bangun kemudian membereskan tempat tidurnya barulah ia bergegas mandi dan berganti pakaian. setelah semua dirasa beres ia pun menuruni anak tangga dan menemui kakak lelakinya tersebut diruang keluarga.


"ada apa mas? apa benar sudah ada kejutan untukku, kenapa pagi-pagi sekali?" tanya Naura dengan tiba-tiba membuat Rita dan juga Bayu menatapnya dengan terkejut.


"yaampun nau, kamu itu kalo datang bisa ga si salam dulu gitu. kaget loh mbak sama mas mu, untung keena anteng" kata Bayu menegur adiknya itu.


"maaf mas, aku sangat semangat karna mau dapat kejutan. Ayuk mana kejutannya, aku udah ga sabar ini" jawab Naura membuat Rita terkekeh.


"cepat kasih aja mas, aku yakin saat tau apa hadiahnya dia akan terdiam" jawab Rita sambil terkekeh kecil melihat respon Naura.


"memang apa si mas kejutannya, kok mbak Rita sampai ketawa begitu?" tanya Naura penasaran.


"ayok ikut mas kedepan" ajak Bayu pada Naura diikuti oleh Rita dibelakangnya yang menggendong keena.


"nah tutup dulu matanya" kata Bayu ketika sampai didepan pintu rumah utama.


"apaan si mas pake tutup mata segala" jawab Naura mencebikkan bibirnya.


"namanya juga kejutan nau" jawab Bayu yang menutup mata Naura menggunakan dasi miliknya yang belum ia pasang.


"ck, yaudah Ayuk cepatanlah" kata Naura yang langsung dituntun oleh Bayu menuju halaman rumah.

__ADS_1


"nah, nanti dalam hitungan ke tiga mas akan buka tutup mata kamu ya. siap-siap okee" kata Bayu yang langsung diangguki oleh Naura.


"okee satu,,, dua,,, ti,,,,,,,,,,,ga" kata Bayu membuka penutup mata Naura yang langsung membuka matanya dan membelalakan mata melihat kejutan yang diberikan oleh Bayu.


"mo-mobil mas? ini serius?" tanya Naura dengan tampang tak percaya. Bayu pun menganggukan kepala dan tersenyum sebagai jawaban.


"yaampun mas, makasih mas. mas Bayu emang the best banget, makasih banget ya mas" kata Naura dengan air mata haru.


"iyaa sama-sama, ini untuk kamu karna sudah menjadi anak baik selama ini" jawab Bayu memeluk Naura yang terlihat sangat terharu dengan kepedulian terhadapnya.


"tapi maass,, aku kan ga bisa nyetir" kata Naura menundukkan kepala membuat Rita tak sanggup lagi menahan tawanya, ia pun tertawa keras melihat respon Naura yang sesuai dengan ekspektasinya.


"nah kan apa aku bilang mas, hahahaha kamu sih ngga nanya dulu kalo mau bikin kejutan" kata Rita membuat Bayu menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


"iyaa nau maaf ya nau, mas lupa kalo kamu belum bisa nyetir sendiri. emm kalo gitu mobilnya disimpen dulu aja ya, nanti kamu mas kursusin mengemudi" kata Bayu yang langsung diangguki oleh Naura.


"yaudah deh kalo gitu, sayang banget mobilnya ngga bisa dites Drive padahal mobil bagus dan keluaran terbaru" jawab Naura mengerucutkan bibirnya.


"kalo itu mah gampang, sekarang juga kita tes Drive. mas yang akan jadi supirnya kali ini" jawab Bayu membuat mata Naura berbinar.


"tapi kamu kan mau berangkat kerja mas?" tanya Naura kembali membuat Bayu tersenyum kecil.


"hehe aku duduk didepan ya mbak, biar aku tau seluk beluk bentuk mobil sambil lihatin mas Bayu" kata Naura membuat Rita terpaksa menganggukan kepala.


"iyaalah iyaalah, tapi ingat ya kalo udah bisa jangan lupa ajak mbak keluar selalu oake mobil ini" jawab Rita yang langsung diacungi jempol oleh Naura.


"beres mbakk" jawab Naura ceria. setalah semua masuk mobil terkecuali bi Surti yang harus menyiapkan sarapan untuk mereka, ketiga orang tersebut pun meninggalkan pekarangan rumah dengan menggunakan mobil baru milik Naura.


"bagus banget ya mas, makasih ya mas yaampun ngga nyangka dibeliin mobil sama mas Bayu" kata Naura dengan binar bahagia.


"makanya kuliah yang bener nau, jangan kecewakan mas mu. ini semua demi kamu agar kamu semangat kuliahnya" jawab Rita membuat Naura seketika menganggukan kepala.


"pasti itu mbak, ngga mungkin aku mengecewakan mbak dan juga mas Bayu. kalo bukan buat kalian bahagia, siapa lagi yang akan aku buat bahagia" jawab Naura menundukkan kepala.


"iyaa sabar ya nau, kamu harus tunjukkan padaku dan juga mas Bayu kalo kamu memang selalu membahagiakan kami" jawab Rita dengan tersenyum menyemangati Naura.

__ADS_1


"iyaa mbak, aku gapapa kok. ada kalian aja sudah cukup, toh sekarang juga ada bi Surti yang menggantikan peran ibu untuk kita." jawab Naura membuat Rita tersenyum dan menganggukan kepala.


"iyaa cuma menggantikan peran loh, bukan berarti menganggukan posisi ibu. karna posisi ibu kandung ngga akan pernah tergantikan, kamu harus bisa membatasi diri dan menentukan mana yang tepat untuk kamu tentukan" jawab Rita menasehati Naura yang terlihat tersenyum dan menganggukan kepala.


"iyaa mbak, makasih nasehatnya aku pasti bakalan inget apa yang mbak Rita kasih tau sekarang" jawab Naura membuat Bayu gemas dan mengacak-acak kembali rambut sang adik.


"mas Bayu mah kebiasaan deh ngacak-acak rambut aku, kan jadi kusut lagi mas. aku udah mandi loh udah rapi, nanti aku mau kekampus baru." jawab Naura dengan senyum mengembang.


"iyaa hati-hati ya, ingat jangan macam-macam. rencana kamu gimana? apa kamu mau membuka identitas kamu sebagai Adipura atau akan menjadi mahasiswa biasa seperti temen-teman kamu yang lain?!" tanya Bayu pada yang Naura yang terlihat berfikir.


"menjadi seperti mahasiswa biasa ajalah mas, aku kan juga pengen tau siapa yang bener-bener tulus berteman dengan aku sepeti ketiga sahabatku gitu. yaa walaupun mereka agak bar-bar tapi mereka selalu ada tanpa aku minta mas, mereka juga ga Mandang aku dari segi ekonomi" jawab Naura membuat Bayu tersenyum.


"yaudah kalo memang itu kemauan kamu, tapi ingat jika terjadi apa-apa kamu harus beri tahu mas. biar mas yang bertindak" jawab Bayu disambut gelengan kepala oleh Naura.


"yaa ngga gitu juga lah mas, kalo aku ada masalah aku akan berusaha menyelesaikannya sendiri tapi jika aku rasa aku ga bisa menyelesaikannya baru aku akan minta tolong sama mas Bayu" jawab Naura membuat Rita dan Bayu saling pandang melalu kaca tengah.


"kamu serius sama apa yang kamu katakan nau?" tanya Rita memastikan.


"iyaa tentu saja mbak, ke apa memangnya?" tanya Naura penasaran pada respon Rita yang terlihat tak mempercayainya.


"yaa gapapa si, kesambet apa kamu bisa ngomong begitu?" tanya Rita penasaran membuat Naura seketika terkekeh.


"apaan si mbak, aku ngomong bener salah ngomong salah pasti lebih salah lagi." jawab Naura dengan mendengus sebal.


"hehe yaa gapapa, ngga biasanya aja kamu ngomong kaya gitu. tapi kamu bener si, semoga semua kata-kata kamu itu bisa kamu pegang ya nau" jawab Naura sedikit terkekeh.


"hissshh mbak Rita mah selalu gitu" jawab Naura mengerucutkan bibir.


"udah-udah, gimana ni tes drivenya. udah puas belum? kalo udah kita pulang ya?" tanya Bayu pada kedua perempuan tersebut.


"iyaa udah mas, pulang aja nanti mas Bayu kesiangan lagi berangkat kekantor" jawab Naura yang juga diangguki oleh Rita.


"iyaa bener mas, kita langsung pulang aja" jawab Rita membuat Bayu menganggukan kepala dan kembali berjalan menuju kearah kediaman mereka. tak butuh waktu lama, mereka pun sampai dihalaman rumah dan masuk kembali kedalam rumah tersebut yang sudah disambut dengan tatapan dari bi Surti.


"kalian dari mana, ibu cari kok ngga ada" tanya bi Surti pada ketiga orang tersebut.

__ADS_1


"hehe maaf Bu, tadi kami abis tes Drive mobil yang dibelikan mas Bayu" jawab Naura membuat bi Surti terseny dan menganggukan kepala.


"yaudah Ayuk kita sarapan, ibu sudah masak untuk kita" jawab bi Surti, mereka pun langsung melangkah kan kaki menuju ruang makan dan memulai sarapan pagi mereka.


__ADS_2