Istri Lemah Menjadi Kuat

Istri Lemah Menjadi Kuat
Terakhir


__ADS_3

Romeo yang melihatnya segera memijat kepala Saira lembut. Gadis itu terlihat sangat nyaman dengan apa yang dilakukan Romeo pada kepalanya.


"Haruskah aku mencari pasangan juga?" tanya Alyne pada seekor lalat yang kebetulan melintas di depannya.


Saira dan Romeo tertawa mendengar gadis itu mengoceh tanpa henti dengan lalat tersebut. Antara kewarasannya telah menghilang atau memang dia bisa bahasa lalat.


----


Di Indonesia, Izora akan pulang ke rumah dengan menaiki sebuah taksi. Namun, naas baginya karena ia terakhir terlihat pada hari itu. Izora menjadi korban sindikat kejahatan yang menjual gadis muda untuk dijadikan budak ****.


Andri yang menunggu kepulangan Izora menjadi khawatir. Ia mencoba menghubungi ponsel putrinya tapi tidak aktif. Hal itu membuatnya semakin cemas. Ia pergi ke kamar Saira dan memutuskan tidur di sana. Berharap akan mendapat ketenangan untuk sesaat saja.


Kembali ke tempat Saira berada. Ia sudah menemukan sebuah ide untuk menjebak Angelina keluar dari persembunyiannya. Saira segera bangun dan mencuci wajahnya. Kembali menghampiri Romeo yang kini menunggunya di ranjang.


"Papa sangat kaya, dia salah satu orang terkaya di Australia. Kita harus segera kembali ke sana dan Papa memiliki seuah rumah yang jauh dari pemukiman."

__ADS_1


"Apa kita akan menghabiskan waktu berdua saja?" tanya Romeo.


"Romeo, aku berkata serius. Jika di sini, kita tidak bisa leluasa karena bukan warga negara. Di Autralia kita bisa menjalankan misi tanpa perlu khawatir dengan peraturan tertentu karena kita warga di sana."


Romeo kini paham dengan maksud dari kekasihnya. Tapi bagaimana dengan ibunya. Apa dia akan diizinkan pergi bersama Saira. Bahkan saat ini rasa sukanya pada Saira sangat memudar diganti dengan rasa benci.


"Sayang, kalau kita pergi bagaimana dengan Mama?" tanya Romeo bingung.


"Alyne akan mengurusnya. Kita harus segera berbenah."


"Rahasiakan anak kita dari semua orang. Kita anggap dia memang sudah meninggal dunia."


Romeo tidak mengerti, tapi ia tetap menjalankan kemauan Saira. Namun, sebelum pergi Romeo mengajaknya menemui putra mereka. Saira mengangguk dan merasa sangat senang sekaligus cemas. Nyawa putranya bisa dalam bahaya jika ia salah melangkah.


Romeo dan Saira menjenguk putra mereka dengan penyamaran ekstra. Mengingat lawan merek seorang mafia, bukan penjahat biasa. Kapan saja bisa terjadi hal yang tidak diinginkan. Kini mereka sudah sampai di sebuah rumah besar.

__ADS_1


Saira segera masuk bersama dengan Romeo. Sedangkan Alyne ditugaskan untuk menangani ibunya Romeo agar mau diajak kerja sama dan kembali ke Australia.


"Di mana putra kita?" tanya Saira tidak sabaran.


"Dia ada di kamar," ucap Romeo.


Saira mengernyit heran dengan bentuk rumah yang terlihat begitu rumit. Tidak akan mudah keluar dari sana jika tidak menghapal letaknya.


"Kenapa bangunan ini sangat aneh?" tanya Saira tapi Romeo tidak menjawab.


Ia terus berjalan membawa Saira menuju sebuah ruangan. Di sana Romeo menatap wajah Saira datar, tentu saja hal tersebut membuat Saira kebingungan. Lalu muncul sosok gadis dengan pakaian yang sangat seksi. Romeo menghampiri dan menciumnya.


Hal tersebut membuat Saira sangat terluka. Terlebih Romeo menatap gadis itu penuh cinta. Saira menggeleng saat Romeo mulai melakukan apa yang dia lakukan pada Saira. Tangis Saira pecah melihatnya. Kini keduanya mulai lebih liar. Saira berteriak saat keduanya mendesah.


-----

__ADS_1


Gais maaf baru update. sakit perutku kumat,


__ADS_2